MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 12 Februari 2018 09:40
Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 6,76 Persen
PEMBANGUNAN KANTOR: Konstruksi merupakan salah satu aspek penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara kembali menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim-Kaltara melalui situs resminya juga mencatat total pertumbuhan ekonomi Kaltara pada tahun lalu berada di angka 6,59 persen.

Secara kuantitas, angka yang tercatat ini lebih tinggi apabila dibandingkan capaian 2016 sebesar 3,75 persen. Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kaltara Frederick Ellia Gugkang, Pemprov Kaltara telah menargetkan kenaikan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

Dalam RPJMD tersebut, pada 2021 atau di akhir masa jabatan Gubernur Irianto Lambrie, pertumbuhan ekonomi Kaltara ditargetkan mencapai 8,76 persen. Adapun tahun ini, Kaltara menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen.

Arah kebijakan dalam RPJMD Kaltara di tahun ini untuk mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi, yakni dengan mempercepat pembangunan ekonomi yang didukung oleh infrastruktur. Sasaran akhirnya adalah menjadikan Kaltara sebagai daerah perbatasan dengan memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing.

Untuk mencapai target tersebut, semua organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut untuk bekerja dengan maksimal. Sehingga, Kaltara akan memiliki modal kuat dalam menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonominya setiap tahunnya.

“Kaltara di tahap awal fokus pada pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi. Selanjutnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusianya,” tutur Frederick, pekan lalu.

Berdasarkan data BPS Kaltim-Kaltara, sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi Kaltara masih ditopang sektor pertambangan dan penggalian (1,55 persen). Kemudian, disusul sektor konstruksi (1,01 persen) dan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (0,96 persen). Sektor pertambangan, khususnya batu bara, masih tertinggi karena adanya peningkatan ekspor dan proyeksi harganya yang stabil tahun ini.

“Namun, Kaltara tetap memberikan perhatian untuk sektor lainnya yang juga mendukung perumbuhan ekonomi. Jadi, tidak hanya mengandalkan sektor pertambangan, tapi juga sektor lainnya,” ujar Frederick.

Sementara itu, menurut Kepala Bagian Perekonomian Biro Perekonomian Setprov Kaltara Hasan Basri, selama ini perkembangan ekonomi Kaltara juga masih dipengaruhi dua sektor yang cukup mendominasi, yakni pertambangan dan perkebunan.

Dia menjelaskan, dua sektor tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap pergerakan ekonomi di provinsi bungsu ini. Apalagi, harga batu bara dan kelapa sawit sedang dalam tren kenaikan. Selain itu, harga minyak dan gas bumi juga sedang membaik.

“Sebagian besar masyarakat kita masih tergantung dari dua sektor itu (pertambangan dan perkebunan). Kenaikan harga batu bara dan CPO (crude palm oil) juga memengaruhi ekonomi Kaltara,” ungkapnya.

Selain sektor pertambangan dan perkebunan, adanya program pembangunan yang sedang giat dilakukan di Kaltara, baik dari pusat maupun pemerintah daerah, juga ikut mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Di antaranya proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara ikut meningkatkan daya beli masyarakat. Proyek-proyek tersebut juga berperan dalam menyerap banyak tenaga kerja. (rus/fen)

 

Target Pertumbuhan Ekonomi Kaltara (Dalam RPJMD 2016-2021)

                                                      2017  2018  2019 2020 2021

Kabupaten Bulungan                    4,24   4,07   3,91   3,76   3,62

Kabupaten Malinau                       7,77   7,86   8,95   8,15   8,33

Kabupaten Nunukan                     1,63   2,72   3,82   4,91   6

Kabupaten Tana Tidung               7        7,5      8          8,5      8,76

Kota Tarakan                                7,16   7,22   7,28   7,34   7,4

Kalimantan Utara                           6,21   6,76   7,37   8,04   8,76

Sumber: Bappeda Litbang Kaltara


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 12:52

Banyak Wajib Pajak Tak Patuh

TARAKAN – Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Tarakan Fery Choly…

Senin, 10 Desember 2018 12:51

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Wanti-wanti terhadap rencana investasi di Kalimantan Utara,…

Senin, 10 Desember 2018 12:50

Non Pertambangan Kurang Dilirik Eksportir

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara tidak hanya memiliki potensi di…

Senin, 10 Desember 2018 09:57

Infrastruktur Pengaruhi Geliat Ekonomi

TANJUNG SELOR – Salah satu poin di Rencana Pembangunan Jangka…

Minggu, 09 Desember 2018 11:24

Kabupaten dan Kota Diinstruksikan Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:37

Oktober, Serapan 61,7 Persen

SERAPAN anggaran Pemkab Bulungan hingga Oktober lalu sebesar Rp 797,7…

Jumat, 07 Desember 2018 11:38

Akan Tambah Produksi Bawang Merah

TANJUNG SELOR – Bawang merah akan dijadikan komoditas unggulan oleh…

Jumat, 07 Desember 2018 11:32

Pertanian dan Perkebunan Berpotensi Dikembangkan

TANJUNG SELOR – Pengembangan sektor pertanian dan perkebunan di Kalimantan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:31

PPN dan PPh Hanya Dongkrak 10 Persen

TARAKAN – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tarakan masih harus…

Jumat, 07 Desember 2018 11:29

Perusahaan Wajib Patuh

SETELAH disepakati antara serikat buruh dan Asosiasi Pengusaha Seluruh Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .