MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 12 Februari 2018 09:40
Pertumbuhan Ekonomi Ditarget 6,76 Persen
PEMBANGUNAN KANTOR: Konstruksi merupakan salah satu aspek penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi Kaltara.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara kembali menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim-Kaltara melalui situs resminya juga mencatat total pertumbuhan ekonomi Kaltara pada tahun lalu berada di angka 6,59 persen.

Secara kuantitas, angka yang tercatat ini lebih tinggi apabila dibandingkan capaian 2016 sebesar 3,75 persen. Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kaltara Frederick Ellia Gugkang, Pemprov Kaltara telah menargetkan kenaikan pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

Dalam RPJMD tersebut, pada 2021 atau di akhir masa jabatan Gubernur Irianto Lambrie, pertumbuhan ekonomi Kaltara ditargetkan mencapai 8,76 persen. Adapun tahun ini, Kaltara menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen.

Arah kebijakan dalam RPJMD Kaltara di tahun ini untuk mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi, yakni dengan mempercepat pembangunan ekonomi yang didukung oleh infrastruktur. Sasaran akhirnya adalah menjadikan Kaltara sebagai daerah perbatasan dengan memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing.

Untuk mencapai target tersebut, semua organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut untuk bekerja dengan maksimal. Sehingga, Kaltara akan memiliki modal kuat dalam menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonominya setiap tahunnya.

“Kaltara di tahap awal fokus pada pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi. Selanjutnya, meningkatkan kualitas sumber daya manusianya,” tutur Frederick, pekan lalu.

Berdasarkan data BPS Kaltim-Kaltara, sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi Kaltara masih ditopang sektor pertambangan dan penggalian (1,55 persen). Kemudian, disusul sektor konstruksi (1,01 persen) dan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan (0,96 persen). Sektor pertambangan, khususnya batu bara, masih tertinggi karena adanya peningkatan ekspor dan proyeksi harganya yang stabil tahun ini.

“Namun, Kaltara tetap memberikan perhatian untuk sektor lainnya yang juga mendukung perumbuhan ekonomi. Jadi, tidak hanya mengandalkan sektor pertambangan, tapi juga sektor lainnya,” ujar Frederick.

Sementara itu, menurut Kepala Bagian Perekonomian Biro Perekonomian Setprov Kaltara Hasan Basri, selama ini perkembangan ekonomi Kaltara juga masih dipengaruhi dua sektor yang cukup mendominasi, yakni pertambangan dan perkebunan.

Dia menjelaskan, dua sektor tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap pergerakan ekonomi di provinsi bungsu ini. Apalagi, harga batu bara dan kelapa sawit sedang dalam tren kenaikan. Selain itu, harga minyak dan gas bumi juga sedang membaik.

“Sebagian besar masyarakat kita masih tergantung dari dua sektor itu (pertambangan dan perkebunan). Kenaikan harga batu bara dan CPO (crude palm oil) juga memengaruhi ekonomi Kaltara,” ungkapnya.

Selain sektor pertambangan dan perkebunan, adanya program pembangunan yang sedang giat dilakukan di Kaltara, baik dari pusat maupun pemerintah daerah, juga ikut mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Di antaranya proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara ikut meningkatkan daya beli masyarakat. Proyek-proyek tersebut juga berperan dalam menyerap banyak tenaga kerja. (rus/fen)

 

Target Pertumbuhan Ekonomi Kaltara (Dalam RPJMD 2016-2021)

                                                      2017  2018  2019 2020 2021

Kabupaten Bulungan                    4,24   4,07   3,91   3,76   3,62

Kabupaten Malinau                       7,77   7,86   8,95   8,15   8,33

Kabupaten Nunukan                     1,63   2,72   3,82   4,91   6

Kabupaten Tana Tidung               7        7,5      8          8,5      8,76

Kota Tarakan                                7,16   7,22   7,28   7,34   7,4

Kalimantan Utara                           6,21   6,76   7,37   8,04   8,76

Sumber: Bappeda Litbang Kaltara


BACA JUGA

Senin, 11 Juni 2018 14:55

Subsidi Penerbangan Kargo Rp 3,5 Miliar

SETELAH menggelontorkan dana untuk subsidi penerbangan perintis bagi warga pedalaman dan perbatasan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:09

Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil

TANJUNG SELOR - Jelang Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Tanjung…

Jumat, 08 Juni 2018 15:06

Tambah 20 Ribu Tabung Elpiji

TARAKAN - Jelang Hari Raya Idulfitri, konsumsi masyarakat di Bumi Paguntaka­-sebutan Kota Tarakan-…

Jumat, 08 Juni 2018 14:59

Sertifikasi, Pemilik Tambak Tak Aktif

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara mencatat sejak Maret hingga awal Juni…

Jumat, 08 Juni 2018 14:42

Direksi PT MKJ Diseleksi Juli

PERATURAN daerah (Perda) tentang pembentukan PT Migas Kaltara Jaya (MKJ) sudah disahkan pada akhir Februari…

Kamis, 07 Juni 2018 15:15

Siapkan Kebutuhan Protein Masyarakat

TARAKAN – Perminataan masyarakat terhadap kebutuhan daging sapi maupun ayam yang meningkat saat…

Rabu, 06 Juni 2018 15:25

THR Cair, Warga Tebus Barang Gadai

TANJUNG SELOR – Mulai didapatkannya tunjangan hari raya (THR), membuat sebagian masyarakat yang…

Rabu, 06 Juni 2018 15:08

Menteri Desak Inalum Realisasi Investasi

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut B Panjaitan meminta agar realisasi Kawasan…

Selasa, 05 Juni 2018 16:16

Disperindag Jual dengan Harga Agen

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop…

Minggu, 03 Juni 2018 16:32

Jembatan Udara Berguna Pasarkan Produk Perbatasan

TANJUNG SELOR – Tahun ini, Kalimantan Utara mendapatkan program jembatan udara dari pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .