MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 11 Februari 2018 14:49
Petugas Avsec Nyambi Jadi Kurir Narkoba

Ngaku Sering Bantu Loloskan Sabu-Sabu

BAWA SABU-SABU: Oknum petugas Avsec, AR (dua dari kiri) saat tiba Bandara Juwata Tarakan, Ahad (10/2). Foto kanan, barang bukti yang diamankan dari AR.

PROKAL.CO, TARAKAN – Di tengah gencarnya aparat keamanan maupun pihak lain memerangi narkoba, tindakan tidak terpuji justru ditunjukkan oknum petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan berinisial AR (48).

Oknum petugas Avsec yang berstatus sebagai PNS itu berhasil ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim saat tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan pada Kamis (8/2), sekira pukul 07.15 Wita. AR membawa 1 kilogram sabu-sabu.

“Pada saat dilakukan penangkapan didapat barang bukti sabu di badannya, kurang lebih 1 kilogram. Kemudian tersangka kami bawa ke Mapolda untuk dilakukan pengembangan,” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Akhmad Shaury di Bandara Juwata Tarakan, Ahad (10/2).

Keberhasilan menangkap AR, beber perwira polisi berpangkat melati tiga ini, berkat informasi dari personel Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Polres Tarakan bahwa akan ada pengirimian narkoba ke Balikpapan, beberapa hari lalu.

Namun, jauh sebelum itu, pihaknya memang sudah mengincar AR, berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat. Kemudian, dilakukan penyelidikan hingga akhirnya AR dijadikan sebagai target operasi oleh Dir Reserse Narkoba Polda Kaltim.

“Kita tahu bagi Bandara Juwata Tarakan ini dijadikan titik penting atau pintu gerbang penting peredaran manusia atau barang. Ternyata kami peroleh fakta bahwa di sini relatif sangat mudah narkoba keluar masuk di sini,” jelasnya.

Sehari sebelum penangkapan, Rabu (7/2), anggotanya meningkatkan penyelidikan dengan mengecek semua manifes dari setiap maskapai yang tiba di Balikpapan, mulai pagi hingga malam hari.

Karena tidak membuahkan hasil, penyelidikan dilanjutkan Kamis pagi dengan kegiatan yang sama. Hingga tibalah AR yang menumpangi pesawat Lion Air menginjakkan kaki di bandara Balikpapan sekira pukul pukul 07.00 Wita.

Tanpa banyak pertimbangan lagi, AR langsung diringkus dan di bawa ke dalam sebuah mobil yang telah disiapkan. Hasil penggeledahan ditemukan sekitar 1 kilogram sabu di dalam bajunya.

Menurut Akhmad Shaury, AR mengaku sebagai kurir sabu. Namun, pihaknya masih mengembangkan lebih lanjut darimana barang haram tersebut diperolehnya. Karena itu, untuk kepentingan penyidikan, AR diamankan di Mapolda Kaltim di Balikpapan. 

Selain mencari siapa pemilik sesungguhnya terhadap barang haram tersebut, pihaknya juga menyelidiki kemungkinan adanya orang-orang ikut membantu meloloskan AR bersama sabunya dari Bandara Juwata Tarakan. 

“Ini pertanyaan yang kami harus jawab bersama. Ini pertanyaan yang harus kami gali, kenapa bisa lolos oleh aparat yang mempunyai tugas dan tanggung jawab di bidang pengamanan. Semua pihak yang terlibat akan kami periksa,” tuturnya.

Namun, menurut Akhmad Shaury, berdasarkan keterangan AR, dia sudah sering membantu meloloskan sabu dari Bandara Juwata Tarakan sejak 2010, tidak hanya ke Kaltim, tapi juga di luar Kaltim.

Hanya saja, Akhmad Shaury enggan membeberkan upah yang diterima AR dari hasil kurir sabu. Selain itu, AR juga positif pengguna narkoba. AR sendiri akan dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) UU Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bandara Juwata Tarakan M Auriyadin Saleh, membenarkan bahwa AR adalah PNS di Bandara Juwata Tarakan sebagai petugas Avsec.

“Yang bersangkutan sebagai tersangka benar adalah pegawai Bandara Juwata Tarakan sebagai tenaga Avsec. Dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepegawaian bahwa yang bersangkutan tidak dalam rangka izin dan dinas, akan tetapi urusan pribadi. Untuk itu, kami serahkan kepada pihak berwajib untuk proses selanjutnya dan kami menunggu perkembangan selanjutnya,” ujarnya.

Di pihak lain, salah satu porter Bandara Juwata Tarakan yang tak mau disebutkan namanya, mengaku tak heran jika AR terlibat narkoba, karena sudah lama bermain-main dengan sabu-sabu.

“Sudah lama dulu makai sejak 2010,” ujar petugas porter tersebut. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:14

PDAM Tuntut Kerugian Kehilangan Air

TARAKAN – Galian jaringan gas (jargas) rumah tangga yang banyak…

Selasa, 11 Desember 2018 10:01

Mantan Pejabat KTT Dijebloskan ke Rutan

TANJUNG SELOR – Mantan pejabat Pemkab Tana Tidung berinisial M,…

Senin, 10 Desember 2018 12:59

Ular Piton Masuk Permukiman

TARAKAN – Ular piton yang biasa terlihat di RT 18…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:49

Pemkot Akan Godok Regulasi Forum CSR

TARAKAN – Pemerintah Tarakan dinilai berhasil dalam mengnyinergikan antara program…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:43

Pagar Tembok Timpa Pengendara

TARAKAN – Pagar tembok salah satu bangunan di RT 09…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:41

Tunggu Kebijakan Wali Kota Baru

TARAKAN - Peraturan pemerintah tentang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja…

Jumat, 07 Desember 2018 11:01

Program OKE Masuk di APBD 2019

TARAKAN – Pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto yang resmi memimpin Tarakan pada…

Kamis, 06 Desember 2018 14:34

Kasus Fortunsius Bakal Ada Tersangka

TARAKAN – Penyelidikan terhadap tenggelamnya tugboat atau kapal penarik ponton…

Kamis, 06 Desember 2018 14:30

Jamin SK untuk Dapat Pinjaman Bank

TARAKAN – Bukan menjadi hal baru jika PNS di lingkungan…

Rabu, 05 Desember 2018 10:27

GIMANA NIH...!! Jumlah Kapal Patroli Belum Ideal

TARAKAN – Wilayah perairan Kalimantan Utara yang cukup luas dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .