MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 10 Februari 2018 13:02
BTA Wewenang Pusat, Pemprov Tunggu Ketua Menteri Sabah Bahas Kapal Kayu

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Indonesia dan Malaysia sedang melakukan peninjauan ulang terhadap perjanjian perdagangan lintas batas negara.

Salah satu yang menjadi fokus dalam perjanjian perdagangan lintas batas ini adalah terkait revisi border trade agreement (BTA) yang besar nilai transaksinya saat ini 600 ringgit Malaysia (RM). Sebagai provinsi yang berbatasan dengan Malaysia, Kaltara juga memiliki kepentingan dan perjanjian perdagangan lintas batas ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Frederick Ellia Gugkang mengatakan, pembahasan BTA merupakan kewenangan pemerintah pusat. Menurut informasi yang diterimanya, proses revisi BTA tersebut masih dilakukan antara Indonesia dan Malaysia.

Revisi BTA Indonesia-Malaysia merupakan hal yang sangat penting karena BTA yang ditandatangani pada 1970 sudah tidak dapat mengakomodasi aktivitas perdagangan perbatasan di wilayah perbatasan kedua negara. “Dulu maksimal transaksi RM 600, sekarang uang segitu dapat apa? Tapi berapa batas maksinal transaksi sekarang saya belum tahu,” ujar Frederick, Kamis (8/2) lalu.

Lulusan S-2 University of Georgia, Amerika Serikat ini menuturkan, pihak Malaysia sudah setuju adanya revisi BTA. Pembicaraannya, dilakukan antara pemerintah pusat dengan Kerajaan Malaysia, bukan dengan Sabah. “Dengan adanya revisi, keuntungan jika batasnya ditambah, barang bawaan bisa lebih banyak,” tambahnya.

Sementara, Pemprov Kaltara sedang berupaya melakukan pembicaraan dengan Sabah terkait persetujuan penggunaan kapal kayu dari Nunukan ke Tawau. Frederick menyebut seharusnya Gubernur Kaltara Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan Ketua Menteri Sabah Y.A.B. Tan Sri Datuk Seri Panglima Musa Haji Aman pada Januari lalu.

“Namun, pertemuan itu tidak terlaksana karena mereka sedang sibuk mengurusi pemilihan umum,” terangnya.

Penggunaan kapal kayu yang selama ini digunakan masyarakat perbatasan ke Tawau, Malaysia dilarang karena tidak sesuai dengan standar tentang kapal yang seharusnya terbuat dari besi.

Namun, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltara Hartono menyebut masyarakat di Sebatik, Nunukan, sebenarnya tidak perlu khawatir untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok, meski kapal kayu dilarang ke Malaysia. Pasalnya, pemerintah sudah memberikan banyak program untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perbatasan.

Pemerintah sudah menyiapkan tol laut untuk mengirim barang langsung ke Sebatik dan Nunukan. Selain itu, Bulog juga sudah menyuplai berbagai bahan kebutuhan pokok ke dua wilayah tersebut. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:53

Proses Seleksi Sekprov Independen

TANJUNG SELOR – Untuk proses pendaftaran calon pejabat madya di lingkup Pemprov Kaltara beberapa…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:51

Jalur Keluarga Miskin Paling Diminati

TARAKAN — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:43

Keterbatasan Anggaran Jadi Penyebab Kesulitan Perbaiki Jalan Penghubung Tiga Desa

TANJUNG SELOR - Jalan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan yang rusak…

Jumat, 22 Juni 2018 15:23

Kasus Bayi Terus Dikembangkan, Polisi Sempat Panggil Sejumlah Terduga

TARAKAN – Walaupun masih belum menemukan titik temu, namun Kepolisian tetap optimistis dapat menangkap…

Jumat, 22 Juni 2018 15:09

Empat Pegawai Bolos Kerja

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan akan memberikan sanksi terhadap aparatur sipil…

Jumat, 22 Juni 2018 15:06

Evaluasi Kepadatan Transportasi

TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran 2018 diklaim berjalan lancar dan aman. Meski masih…

Kamis, 21 Juni 2018 14:52

Perbanyak Silaturahmi, Jenguk Senior yang Sakit

Momen Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh seluruh umat muslim untuk bersilaturahmi. Tak kecuali Gubernur…

Kamis, 21 Juni 2018 14:49

Jalur Udara Pun Penuh

MASA libur panjang Hari Raya Idulfitri berakhir kemarin (20/6). Para pekerja sudah harus kembali ke…

Kamis, 21 Juni 2018 14:46

Transportasi Air Masih Primadona

TANJUNG SELOR – Transportasi air masih menjadi primadona bagi masyarakat Bumi Benuanta-sebutan…

Jumat, 15 Juni 2018 08:57

Ribuan Umat Islam Padati Baitul Izzah

TARAKAN - Cuaca mendung yang sempat menyelimuti langit di Kota Tarakan pada Jumat (15/6), tidak menghentikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .