MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 09 Februari 2018 14:11
RUED dan RUKD Ditarget Tuntas Juni
RUED KALTARA: Pertemuan membahas RUED dan RUKD Kaltara hingga 2050 di Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (7/2).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Penyusunan Rencana Umum Energi Daerah (RUED) dan Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) Kaltara ditargetkan tuntas Juni tahun ini. Nantinya, RUED dan RUKD akan ditetapkan dalam peraturan daerah (Perda).

 

Membahas terkait penyusunan RUED dan RUKD Kaltara 2018-2050, Rabu (7/2), digelar rapat dengan menghadirkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Termasuk PT PLN (Persero), Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lain.

 

Rapat di ruang pertemuan Kantor Gubernur Kaltara, itu dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekprov Kaltara H Syaiful Herman dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi.

 

Syaiful mengatakan, penyusunan RUED dan RUKD Kaltara diharapkan selesai pada Juni 2018. Saat ini, melalui Dinas ESDM sebagai leading sector bersama OPD terkait sedang mengumpulkan data-data untuk melengkapi RUED dan RUKD yang sementara dalam proses penyusunan.

 

“Dalam pengumpulan data nanti, kita melibatkan beberapa pihak terkait seperti PLN, BPS, Pertamina, dan beberapa lainnya. Kita sangat memerlukan data-data jumlah penduduk, kebutuhan BBM, pertumbuhan kendaraan bermotor dan lain-lainnya. Karena menunjang keakuratan RUED dan RUKD Kaltara,” kata Syaiful.

 

Tak hanya itu, lanjutnya, dalam penyusunan RUKD dan RUED Kaltara diperlukan juga RUKD dan RUED kabupaten/kota. “Harus disinkronkan antara RUKD dan RUED kabupaten/kota dengan provinsi. Termasuk juga kita sinkronkan dengan RUEN (Rencana Umum Energi Nasional) dan RUKN (Rencana Umum Kelistrikan Nasional),” jelasnya.

 

Syaiful menegaskan, RUED dan RUKD merupakan hal yang sangat penting. Utamanya RUED sebagai acuan untuk memprediksi dan target kebutuhan energi di Kaltara hingga 2050 mendatang. Sedangkan RUKD menjadi acuhan untuk mengetahui kebutuhan listrik di Kaltara.

 

“Dengan adanya RUED, bisa kita asumsikan kebutuhan energi untuk Kaltara per tahun berapa. Termasuk di dalamnya ada rencana pembangunan PLTA, PLTU, kebutuhan BBM, gas dan lainnya. Jadi sangat penting. Makanya dalam rapat tadi saya minta agar ESDM mempercepat penyusunan RUKD dan RUED ini. Targetnya Juni sudah selesai dalam bentuk Perda,” jelasnya.

 

Dikatakan, di samping mengumpulkan data, yang tak kalah penting dalam penyusunan RUED dan RUKD adalah menyiapkan kajian akademisnya. Untuk itu, kata Syaiful, pihaknya akan melibatkan tenaga ahli, baik di bidang hukum, ekonomi dan energi. “Dalam penyusunan RUED ini kita juga mendapat pendampingan dari Dewan Energi Nasional (DEN). Sehingga, kita optimis bisa selesai sesuai target Juni nanti,” ujarnya.

 

Syaiful menambahkan, penyusunan RUED Kaltara juga merupakan kepentingan daerah menuju target kebutuhan energi bagi masyarakat. Selain itu, sebagaimana target nasional adalah pemanfaatan energi terbarukan untuk mengurangi dampak lingkungan atas pemanfaatan energi fosil yang masih mendominasi saat ini.

 

“Terkait penyusunan RUED Provinsi Kaltara tersebut yang mencakup seluruh daftar energi cakupan wilayah Kaltara, jika dikelola dengan maksimal diperkirakan bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan daerah, bahkan regional Kalimantan dan nasional. Sebab Kaltara memiliki kandungan energi yang bersumber dari batu bara, fosil, air, panas bumi, angin dan energi matahari,” kata Syaful.

 

Dengan adanya RUED, daerah bisa mengantisipasi terjadinya krisis energi dengan mempersiapkan kebutuhan energi yang bisa dimanfaatkan ke depan. (humas)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 15:13

3 Desa Akan Dibentuk Destana

TANJUNG SELOR – Guna mendeteksi dini dan respon cepat penanggulangan bencana, Badan Nasional Penanggulangan…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:53

Petugas Kelelahan, Anggaran Kurang

TANJUNG SELOR - Permasalahan sampah di Pasar Induk Tanjung Selor yang merupakan pusat perdagangan di…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:20

Pendapatan Daerah Dikoreksi, Naik 2,49 Persen

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur H Udin Hianggio yang mewakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie menghadiri…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:19

Kaltara Utus 5 Tenaga Kesehatan

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara pada tahun ini mengirimkan 5 tenaga kesehatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:17

Kasus Hukum Tak Lebih dari 5 Persen

TANJUNG SELOR – Berdasarkan kasus hukum yang dialami oleh rumah tangga dari hasil Survei Ketahanan…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:15

Rp 100 M untuk Bantu Permodalan UMKM

JAKARTA – Sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan usaha kecil menengah, Pemprov Kaltara mencarikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:13

Gubernur Terima Penghargaan Tertinggi Pramuka

JAKARTA – Upacara HUT ke-57 Gerakan Pramuka yang secara nasional digelar di Lapangan Gajah Mada…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:23

Realisasi Fisik Sudah 34,92 Persen

TANJUNG SELOR – Pada 2018, berdasarkan catatan Biro Pembangunan Sekretariat Provinsi (Setprov)…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:22

Tahap III, Pelabuhan SDF Telan Rp 10 M

TANJUNG SELOR – Pengembangan Pelabuhan Tengkayu I atau SDF di Kota Tarakan, kini telah memasuki…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:21

Gubernur Minta MoU Tak Sekadar Seremonial

BOGOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie atas nama Pemerintah Provinsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .