MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Jumat, 09 Februari 2018 14:03
Kemenag Pantau Pemilik Izin PPIU
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Mencuatnya persoalan pelayanan biro perjalanan umrah dan haji, tak menyurutkan berbagai pihak mengajukan izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Saat ini, tidak kurang dari 800 PPIU telah diterbitkan di seluruh wilayah Indonesia. Banyaknya pemegang izin PPIU itu, Kantor Wilayah Kemenag Kaltara pun selalu memantau pemegang izin PPIU yang berpotensi mengalami masalah dengan keberangkatan calon jemaah. 

Apalagi, ada beberapa biro perjalanan yang sudah mengajukan surat rekomendasi ke Kanwil Kemenag Kaltara sebagai persyaratan penerbitan izin oleh Dirjen PHU Kemenag RI. 

Dikatakan Kepala Kanwil Kemenag Kaltara Suriansyah, dari hasil verifikasi tim masih ada terdapat beberapa syarat yang belum lengkap. Sehingga, untuk sementara rekomendasi masih belum dapat diterbitkan. 

"Kepada pihak pemohon untuk terus melengkapi persyaratan kemudian dapat menjadi bahan penerbitan izin dari Dirjen PHU," ujarnya, kemarin (8/2). 

Sebagaimana diketahui, Kemenag juga melakukan finalisasi perbaikan regulasi umrah. Regulasi ini, kata dia, sekarang sedang tahap harmonisasi sebelum ditetapkan dan selanjutnya disosialisasikan. Regulasi yang akan disahkan nanti akan dapat menghindarkan jemaah dari hal-hal yang merugikan.

"Ada beberapa hal yang akan diatur seperti harga referensi, pembatasan masa pendaftaran, pengawasan yang lebih ketat dan penetapan sanksi yang lebih tegas, dan lain-lain,” sebutnya. 

Dia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mendaftar dan memilih travel umrah. Termasuk mencermati harga yang ditawarkan dari biro perjalanan. "Jangan terkecoh berumrah dengan harga murah, bahkan ada yang di bawah Rp 20 juta," ujarnya. 

Selain itu, dia juga menyarankan agar warga meminta perjanjian tertulis ketika mendaftar yang ditandatangani kedua belah pihak. Perjanjian itu memuat hak dan kewajiban para pihak. Mulai dari akad yang harus jelas antara jemaah dan penyelenggara. 

"Biro perjalanan juga jangan hanya berorientasi pada keuntungan. Tapi lebih pada layanan yang memuaskan jemaah. Kemudian komunikasi yang intensif dengan jemaah mulai dari saat persiapan agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penipuan dan lainnya," ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:26

Jumlah Printer KTP-el Belum Ideal

TANJUNG SELOR – Jumlah printer untuk pencetakan KTP-el di Dinas…

Selasa, 11 Desember 2018 10:00

DPTHP-2 Bertambah 64 Pemilih

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah usai…

Selasa, 11 Desember 2018 09:55

Realisasi DAK Capai 90,7 Persen

TANJUNG SELOR – Pencairan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan…

Senin, 10 Desember 2018 12:57

Sertifikasi Nelayan Tersisa 1 Persen

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mendapatkan kuota sebanyak 600 nelayan…

Senin, 10 Desember 2018 12:48

Tahun Depan Bertambah

KABUPATEN Bulungan akan kembali kedatangan warga transmigrasi pada tahun depan.…

Senin, 10 Desember 2018 12:46

Waspada Diabetes Melitus

PENYAKIT diabetes melitus perlu diwaspadai masyarakat. Karena menurut Ketua Ikatan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:30

Tim Saber Pungli ‘Bidik’ Pelayanan Publik

TANJUNG SELOR – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)…

Minggu, 09 Desember 2018 11:26

Penghargaan Tak Berbanding Lurus dengan Kondisi Pasar

TANJUNG SELOR – Penghargaan Pasar Tertib Ukur diperoleh Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Dishub Akan Gelar Ramp Check

TANJUNG SELOR - Dalam rangka mempersiapkan angkutan Natal dan tahun…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:40

ASN Diwanti-wanti soal Gratifikasi

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menegaskan kepada seluruh aparatur sipil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .