MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 09 Februari 2018 13:48
PT KHE Segera Mobilisasi Peralatan
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Progres pembangunan PLTA di Kecamatan Peso, Bulungan yang dilakukan PT Kayan Hidro Energy (KHE) tinggal menyelesaikan beberapa hal sebelum bisa benar-benar dimulai pembangunannya. Baik proses perizinan hingga pembebasan lahan.

Dikatakan Kepala Biro Pembangunan Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara Risdianto, untuk masalah izin, PT KHE saat ini sudah hampir menyelesaikan seluruhnya untuk melakukan pembangunan tahap pertama. Hanya satu perizinan yang belum keluar, yakni izin keamanan bendungan atau sertifikasi bendungan yang ditangani Balai Bendungan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Hingga saat ini, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) terus mendorong Balai Bendungan untuk segera memproses, karena kan melalui sidang-sidang mereka. Itu saja, itu dari sisi izinnya,” ujarnya, Kamis (8/2).

Sementara, berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan di lapangan, proses pinjam pakai lahan juga sudah dilakukan oleh PT KHE. Soal lahan ini, terkait lokasi konstruksi bendungan dan lainnya.

Dikatakan, terkait lahan PT KHE tinggal memproses relokasi dan pembebasan lahan dua desa, yakni Long Leju dan Long Peleban. PT KHE menargetkan lahan yang akan dibebaskan seluas 120 hektare.

“Hingga kini, lahan yang sudah dilakukan transaksi pembebasan lahan sekitar 80 hektare atau sekitar 70 persen,” sebutnya.

Sementara, 30 persen lahan yang belum dibebaskan masih dilakukan negosiasi antara pemilik lahan dengan perusahaan. Sejauh ini, harga yang sudah disepakati adalah Rp 10 juta per hektare. “Jadi, ini tetap diproses. Pemkab hanya memfasilitasi, begitu juga Pemprov. Tapi, pada hakikatnya kembali ke mereka (PT KHE),” imbuhnya.

Persoalan lokasi ini, lanjutnya, sangat penting bagi PT KHE untuk mulai membangun pusat perkantoran dan penumpukan material. Meski begitu, dengan lokasi yang saat ini sudah dibebaskan, berdasarkan hasil diskusi dengan PT Inalum, dia mengatakan, pihak perusahaan akan melakukan kegiatan yang bersifat simultan.

“Sambil menunggu izin keamanan bendungan terbit dan melengkapi lahan yang belum dibebaskan, mereka akan memobilisasi peralatan dan material untuk pembangunan PLTA tahap I 900 MW,” bebernya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Provinsi Kaltara Syaiful Herman menekankan agar pihak perusahaan berkoordinasi dengan tim yang sudah dibentuk Pemprov. Sehingga, segala proses pembangunan bisa lancar dengan koordinasi yang baik. “Perusahaan juga harus berkoordinasi dengan kabupaten selaku yang punya wilayah,” singkatnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 13:59

Mahasiswa Desak Revisi UU MD3, Buruh Tuntut Gaji Sesuai UMK

TANJUNG SELOR – Disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 mendapat reaksi dari…

Rabu, 21 Februari 2018 13:52

Wujudkan Transparansi Pemerintahan

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar organisasi perangkat daerah berinovasi,…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:02

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

TANJUNG SELOR – Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 20 Sentra Kelautan…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:59

Rela Antre demi Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Masyarakat di daerah perbatasan membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, terutama…

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

Gunakan Arsitektur Tradisional, Setiap Bangunan Punya Nama

Pelimpahan Aset Dipantau BPK

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

RS Tipe B Butuh 23 Dokter
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .