MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Kamis, 08 Februari 2018 12:41
Pelayanan Publik Jadi Perhatian DPR RI

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Persoalan pelayanan publik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus menjadi perhatian anggota Komisi II DPR RI Hetifah.

Hetifah menilai peningkatan pelayanan publik sangat membutuhkan peran aparatur sipil negara (ASN). Dia mencontohkan, persoalan pelayanan publik di beberapa daerah pedalaman dan perbatasan di Kaltim dan Kaltara. Terkendala dikarenakan minimnya jumlah ASN. 

"Potret pelayanan publik di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar yang tampaknya masih sangat ketinggalan," ujarnya, Selasa, (6/2).

Wilayah perbatasan di Kaltara seperti di Kabupaten Nunukan, lanjutnya, masalah pelayanan publik erat kaitannya dengan ASN. "Saya mohon Pak Menteri (Pendayagunaan Aparatur Negara) terus mendorong agar memberi perhatian, karena (Kaltara, Red) ini provinsi baru," ujarnya. 

Dia juga mengatakan, soal perlunya pemerintah pusat memperhatikan tenaga honorer. Terutama yang sudah mengabdi lama di daerah harus diberikan kekhususan jika mengikuti seleksi calon pengawai negeri sipil. 

“Kami di daerah Kaltara inginnya ada afirmasi. Nanti kalau ada pengangkatan agar diprioritaskan mereka-mereka yang sudah mengabdi lama di daerah setempat," ujarnya. 

Terkait permasalahan itu, Kemenpan-RB sebenarnya sudah memberikan perhatian lebih terhadap daerah-daerah di perbatasan seperti Kaltara. Apalagi, saat penerimaan CPNS tahun lalu, pengajuan yang diusulkan Pemprov Kaltara sangat detail dan sesuai kebutuhan. 

Bahkan, kata dia, dari penuturan Menpan-RB belum ada provinsi selain Kaltara yang diberi formasi untuk penerimaan CPNS 2017. Dia menilai Gubernur Kaltara proaktif pengajuan ke Kemenpan-RB secara rasional juga dapat diterima.

Selain itu, politisi Golkar ini juga menyoroti soal kelembagaan di Kaltim dan Kaltara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurutnya, saat ini BPN Kaltara masih menyatu dengan Kaltim. Untuk membentuk Kanwil BPN Kaltara sangat membutuhkan jumlah ASN yang memadai.

“Padahal kita punya target sertifikasi tanah yang banyak. Kalau diminta ke ASN daerah untuk membentuk BPN di Kaltara masih kekurangan ASN," ujarnya. (uno/fen) 


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:26

Jumlah Printer KTP-el Belum Ideal

TANJUNG SELOR – Jumlah printer untuk pencetakan KTP-el di Dinas…

Selasa, 11 Desember 2018 10:00

DPTHP-2 Bertambah 64 Pemilih

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan telah usai…

Selasa, 11 Desember 2018 09:55

Realisasi DAK Capai 90,7 Persen

TANJUNG SELOR – Pencairan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan…

Senin, 10 Desember 2018 12:57

Sertifikasi Nelayan Tersisa 1 Persen

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mendapatkan kuota sebanyak 600 nelayan…

Senin, 10 Desember 2018 12:48

Tahun Depan Bertambah

KABUPATEN Bulungan akan kembali kedatangan warga transmigrasi pada tahun depan.…

Senin, 10 Desember 2018 12:46

Waspada Diabetes Melitus

PENYAKIT diabetes melitus perlu diwaspadai masyarakat. Karena menurut Ketua Ikatan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:30

Tim Saber Pungli ‘Bidik’ Pelayanan Publik

TANJUNG SELOR – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli)…

Minggu, 09 Desember 2018 11:26

Penghargaan Tak Berbanding Lurus dengan Kondisi Pasar

TANJUNG SELOR – Penghargaan Pasar Tertib Ukur diperoleh Kabupaten Bulungan…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:45

Dishub Akan Gelar Ramp Check

TANJUNG SELOR - Dalam rangka mempersiapkan angkutan Natal dan tahun…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:40

ASN Diwanti-wanti soal Gratifikasi

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menegaskan kepada seluruh aparatur sipil…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .