MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 08 Februari 2018 12:27
Korban Banjir Terserang Gatal-Gatal

Relokasi Tergantung Kesediaan Warga

PASCABANJIR: Sejumlah warga membersihkan lumpur sisa banjir yang terjadi pada Selasa (6/2).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Banjir yang merendam satu RT di Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan, sudah terlihat surut sejak Rabu (7/2) pagi. Akitivitas masyarakat setempat pun kembali normal.

Hanya saja, akibat banjir warga setempat harus bekerja ekstra membersihkan lumpur maupun sampah yang terbawa banjir. Pantauan media ini, tampak personel Tagana, PMI, Brimob, dan Babinsa gotong royong membersihkan rumah-rumah warga, gereja, bangunan SD dan SMP yang sehari sebelumnya terendam banjir.

Benjamin Riwu, warga yang sedang membersihkan rumahnya dari lumpur setebal sekira 1 sentimeter, mengaku pasrah karena musibah banjir yang sempat merendam rumahnya. “Akan tetapi saya bersyukur kepada pemerintah yang langsung turun ke lapangan, serta peduli untuk membantu,” ujarnya.

Tak hanya menyisakan persoalan sampah, banjir pada Selasa (6/2), juga menyebabkan warga terserang penyakit gatal-gatal. Namun, salah seorang petugas kesehatan, Puspa Dewi, mengaku pihaknya sudah memberikan pengobatan.

“Tapi kami masih terus mengecek (warga yang sakit). Apalagi ada warga yang terkena penyakit,” ujarnya.

Selain itu, warga setempat juga terancam gagal panen. “Seharusnya bulan ini kami memasuki masa panen. Karena musibah banjir ini, mungkin banyak tanaman yang mati,” ujar Uyang.

Abdul Hamid, Lurah Tanjung Palas Hilir yang ditemui media ini, mengaku belum mengetahui kerugian yang dialami warganya pascabanjir. Sementara itu, Palewi Eli Itang, ketua RT setempat, mengaku air perlahan surut sudah terlihat sejak Selasa sore.

“Air (banjir, Red)-nya mulai habis sekitar jam 4 subuh,” ujar Palewi.

Bupati Bulungan Sudjati yang dikonfirmasi terpisah, menyatakan tim dari Dinas Sosial sudah turun kembali ke lokasi banjir untuk melakukan penanganan. Namun, untuk petugas yang disiagakan di lokasi banjir tidak ada.

Ditanya soal saran dari DPRD Bulungan agar Pemkab merelokasi warga yang tinggal di Sungai Urang, Bupati menyatakan hal itu bisa saja dilakukan. Tetapi, yang paling penting adalah kesediaan warga sendiri untuk direlokasi ke tempat lain yang lebih aman dan bebas banjir.

“Kalau warganya mau direlokasi, kita relokasi. Tapi kami minta kesediaan masyarakat soal lahannya, karena Pemkab tidak bisa melakukan pembebasan. Dan, nanti jangan diklaim-klaim lahannya seperti pembangunan SMA, begitu bangunan jadi terus diklaim,” ujar Sudjati.

Dia juga mengatakan, banyak warga yang memang senang tinggal di pinggir sungai. Sebab, kata dia, warga lebih mudah beraktivitas, termasuk dalam hal mandi cuci kakus (MCK) hingga buang sampah.

“Sebenarnya, banjir ini hanya rob saja, bukan seperti di Jakarta yang deras betul. Jadi, begitu ada pasang akhirnya banjir,” terangnya.

Sementara itu, untuk penanganan banjir di Tanjung Selor, Sudjati mengatakan, bakal dilakukan perbaikan saluran drainase yang dilakukan oleh satuan kerja dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebab, selama ini sistem drainase yang menjadi penyebab banjir.

“Manajemen tata kelola air yang perlu diperbaiki. Satker yang akan perbaiki, kami tidak bisa karena anggaran. Perencanaannya dari kami dan sudah diserahkan ke satker,” ujarnya. (*/wan/rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 16:11

DLH Duga karena Sakit dan Stres

TARAKAN – Kondisi dua dari tiga beruang di hutan kota Sawah Lunto, Kelurahan Pamusian, Tarakan…

Kamis, 20 September 2018 16:05

Tenaga Pendidik Paling Banyak Tersedia di Malinau

KUOTA formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Malinau sudah dirilis. Sebanyak…

Kamis, 20 September 2018 16:03

Formasi Diumumkan Serentak lewat Website

TANJUNG SELOR – Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemprov Kaltara maupun 4 kabupaten…

Rabu, 19 September 2018 14:29

Tingkatkan Infrastruktur, Ekonomi Membaik

TANJUNG SELOR - Dalam beberapa tahun terakhir, Pemprov Kaltara fokus pembangunan infrastruktur untuk…

Rabu, 19 September 2018 14:24

Diharapkan Bakal Jadi Tulang Punggung Pertamina

Potensi minyak bumi di Kalimantan Utara kini tidak lagi hanya bertumpu pada eksplorasi di Tarakan dan…

Rabu, 19 September 2018 14:19

Beruang Madu di Sawa Lunto Kurus

TARAKAN - Beruang madu yang terdapat di Sawa Lunto atau lebih dikenal hutan kota oleh masyarakat Tarakan…

Rabu, 19 September 2018 14:17

Barang Ilegal Masuk Menggunakan Kapal Nelayan

PENGAWASAN terhadap barang-barang ilegal dari Tawau, Malaysia, dilakukan secara ketat oleh aparat keamanan…

Rabu, 19 September 2018 14:15

Kekerasan terhadap Perempuan Memprihatinkan

TANJUNG SELOR - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise menyatakan,…

Selasa, 18 September 2018 14:44

Warga Filipina Bawa Sabu 5 Kg

TANJUNG SELOR – Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infantri…

Selasa, 18 September 2018 14:42

Dua WNI yang Diculik Belum Terdeteksi

TANJUNG SELOR – Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia telah menindaklanjuti penculikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .