MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 08 Februari 2018 12:24
Mual-Mual setelah Makan di Kantin

Diduga Keracunan Makanan

DIDUGAAN KERACUNAN: Salah seorang siswa SMPN 2 yang akan dirujuk ke rumah sakit setelah mendapat penanganan medis di puskesmas, kemarin (7/2).

PROKAL.CO, TARAKAN – Musibah mewarnai dunia pendidikan di Tarakan pada Rabu (7/2) pagi. Puluhan siswa SMPN 2 Tarakan diduga keracunan makanan. Itu diketahui dari gejala-gejala yang dirasakan siswa.

Awalnya mereka merasakan pusing, mual lalu muntah-muntah setelah memakan makanan dari kantin sekolah. Salah satu korban, Nur Fitrah mengakui hal itu. Awalnya, ia menyantap makanan di kantin tersebut ketika sedang istirahat jam belajar, sekira pukul 10.00 Wita. Namun, ia baru merasakan gejala ketika masuk kembali ke ruang kelas. 

"Awalnya dari kantin Kaya (nama kantin sekolah). Waktu itu makan nasi uduk. Nasinya memang kayak warna hitam. Setelah itu masuk kelas lalu kami belajar. Perut saya kayak lain-lain," ujar Nur Fitrah usai mendapatkan pengobatan di Puskesmas Karang Rejo. 

Pelajar lain, Dea Arsy juga mengaku melihat sejumlah temannya-temannya merasakan gejala-gejala keracunan di dalam kelas, setelah makan di kantin sekolah selepas istirahat. "Pertama saya lihat sekitar 5 orang. Awalnya mereka pusing, habis itu sakit perut," ungkapnya. 

Setelah 5 siswa tersebut, menyusul beberapa siswa lagi yang merasakan gejala serupa di kelas lain. Mereka lalu dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk mendapatkan pertolongan pertama. 

Namun, karena jumlah korban makin bertambah serta kurangnya tenaga medis dan fasilitas perawatan, pihak sekolah membawa siswa ke Puskesmas Karang Rejo. Informasi yang diperoleh media ini, salah salah satu petugas kesehatan yang sempat memeriksa korban di sekolah, Ilya mengaku ada puluhan siswa SMPN 2 yang diduga keracunan. 

"Ada sekitar 43 siswa yang ditangani mulai jam setengah 11. Keluhannya muntah-muntah, pusing," kata Ilya.

Namun, dirinya belum berani memastikan siswa keracunan makanan. Namun, melihat gejalanya ia menilai mirip dengan gejala keracunan seperti merinding disertai mual, muntah, berkeringat dan pusing.

Dia juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan sudah mengambil sampel makanan yang diduga mengandung racun untuk dibawa ke laboratorium.  Di antaranya nasi uduk, ayam dan aneka lauk lain. 

Dari pantauan Bulungan Post di Puskesmas Karang Rejo, kemarin siang, sebagian besar siswa dipulangkan ke rumah masing-masing, karena kondisinya telah membaik. Namun, sedikitnya 6 siswa harus mendapatkan perawatan intensif ke sejumlah rumah sakit terdekat, karena kondisinya yang belum membaik.

Hingga berita ini dirilis, pihak Puskesmas Karang Rejo belum bisa merilis jumlah korban keseluruhan maupun yang dibawa ke rumah sakit, serta penyebabnya. Mereka masih mendata korban satu per satu. Namun, media ini sempat mendapatkan nama-nama korban dari hasil pendataan yang dilakukan pihak sekolah. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 13:59

Mahasiswa Desak Revisi UU MD3, Buruh Tuntut Gaji Sesuai UMK

TANJUNG SELOR – Disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 mendapat reaksi dari…

Rabu, 21 Februari 2018 13:52

Wujudkan Transparansi Pemerintahan

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar organisasi perangkat daerah berinovasi,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:50

Ingatkan Pasokan Gas untuk PLTG

PEMBANGUNAN PLTG diharapkan bisa selesai tepat waktu dan segera mengalirkan listrik ke masyarakat. Meski…

Rabu, 21 Februari 2018 13:42

Pembangkit 29 MW di Bulungan

TANJUNG SELOR – Pembangunan pembangkit listrik di Kalimantan Utara mendapatkan perhatian dari…

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

Gunakan Arsitektur Tradisional, Setiap Bangunan Punya Nama

Pelimpahan Aset Dipantau BPK

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

RS Tipe B Butuh 23 Dokter
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .