MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 07 Februari 2018 14:17
Ketinggian Air hingga 1,5 Meter

Banjir di Desa Sungai Urang

SUNGAI MELUAP: Banjir yang merendam RT 10 Desa Sungai Urang, kemarin (6/2). Selain rumah warga, banjir juga merendam sekolah.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bulungan sejak Senin (5/2) malam, membuat permukiman warga di RT 10 Desa Sungai Urang, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan terendam banjir dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1,5 meter pada Selasa (6/2) pagi.

Selain merendam puluhan rumah warga, banjir juga merendam bangunan SD, SMP, gereja dan sawah warga. “Air (banjir) mulai naik sekitar jam lima,” ujar Palewi, ketua setempat saat ditemui Bulungan Post.

Sementara itu, Bahrun, warga setempat, mengaku hampir setiap tahun Desa Sungai Urang terendam banjir akibat meluapnya sungai saat hujan mengguyur dengan deras. Namun, banjir kemarin menurutnya tidak seperti biasa.

“Biasanya itu hanya setinggi lutut orang dewasa. Dulu tahun 2015 juga pernah banjir, tapi 2018 ini yang paling besar,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan Ali Fatoka mengatakan, warga yang terendam banjir telah dievakuasi ke tenda-tenda yang telah didirikan di lokasi aman. Selain itu, dia juga mengaku warga pun telah disuplai makanan dan minuman.

“Sudah ada juga dikasih selimut dan sembako,” ujarnya.

Selain banjir, huja deras yang mengguyur Desa Sungai Urang dan sekitarnya, juga menyebabkan tanah longsor di tiga titik hingga menutupi badan jalan poros Bulungan-Kabupaten Tana Tidung.

Akibatnya, arus lalu lintas dari Bulungan maupun Kabupaten Tana Tidung sempat terhambat beberapa jam. Setelah instansi terkait dari Pemprov Kaltara menurunkan alat berat untuk menggusur longsoran tanah, arus lalu lintas kembali lancar.

Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Tanjung Palas, tidak begitu mendapat respons dari Bupati Bulungan Sudjati. Dia menganggap bahwa banjir yang merendam di Desa Sungai Urang belum parah.

“Asal tidak seperti (banjir, Red) yang terjadi di Jakarta, tidak masalah,” ujarnya.

Terkait longsor, dia mengaku sudah menerima laporan dari camat Tanjung Palas. Dikatakan, longsor bukan hanya terjadi kemarin, namun satu hari sebelumnya juga terjadi longsor. “Kemarin (Senin) juga sempat longsor, tapi sudah diatasi. Itu waktu ada kunjungan dari DPRD Malinau,” ujarnya saat ditemui di Bandara Tanjung Harapan.

Dia mengatakan, tim dari BPBD Bulungan sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan. Di antaranya membuka akses jalan yang membuat arus lalu lintas sempat terhenti karena tanah longsor memenuhi seluruh badan jalan.

Ditanya soal wilayah Bulungan yang memiliki potensi banjir dan longsor berdasarkan informasi BPBD Kaltara, Sudjati menyebut BPBD Bulungan juga sudah memiliki peta rawan bencana. Peta rawan bencana itu digunakan sebagai langkah antisipasi serta penanganan khusus ketika terjadi bencana.

Sementara itu, soal upaya Pemkab Bulungan melakukan penanganan terhadap longsor di jalan tersebut, Sudjati menyatakan bahwa jalan tersebut statusnya adalah jalan nasional. Sehingga bukan kewenangan dari Pemkab untuk melakukan penanganan terhadap longsor. Namun, pihaknya tetap turut serta melakukan penanganan sementara agar arus lalu lintas di jalan itu kembali lancar. (*/wan/rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 13:59

Mahasiswa Desak Revisi UU MD3, Buruh Tuntut Gaji Sesuai UMK

TANJUNG SELOR – Disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 mendapat reaksi dari…

Rabu, 21 Februari 2018 13:52

Wujudkan Transparansi Pemerintahan

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar organisasi perangkat daerah berinovasi,…

Rabu, 21 Februari 2018 13:50

Ingatkan Pasokan Gas untuk PLTG

PEMBANGUNAN PLTG diharapkan bisa selesai tepat waktu dan segera mengalirkan listrik ke masyarakat. Meski…

Rabu, 21 Februari 2018 13:42

Pembangkit 29 MW di Bulungan

TANJUNG SELOR – Pembangunan pembangkit listrik di Kalimantan Utara mendapatkan perhatian dari…

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

Gunakan Arsitektur Tradisional, Setiap Bangunan Punya Nama

Pelimpahan Aset Dipantau BPK

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

RS Tipe B Butuh 23 Dokter
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .