MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 07 Februari 2018 14:17
Ketinggian Air hingga 1,5 Meter

Banjir di Desa Sungai Urang

SUNGAI MELUAP: Banjir yang merendam RT 10 Desa Sungai Urang, kemarin (6/2). Selain rumah warga, banjir juga merendam sekolah.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bulungan sejak Senin (5/2) malam, membuat permukiman warga di RT 10 Desa Sungai Urang, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan terendam banjir dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1,5 meter pada Selasa (6/2) pagi.

Selain merendam puluhan rumah warga, banjir juga merendam bangunan SD, SMP, gereja dan sawah warga. “Air (banjir) mulai naik sekitar jam lima,” ujar Palewi, ketua setempat saat ditemui Bulungan Post.

Sementara itu, Bahrun, warga setempat, mengaku hampir setiap tahun Desa Sungai Urang terendam banjir akibat meluapnya sungai saat hujan mengguyur dengan deras. Namun, banjir kemarin menurutnya tidak seperti biasa.

“Biasanya itu hanya setinggi lutut orang dewasa. Dulu tahun 2015 juga pernah banjir, tapi 2018 ini yang paling besar,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan Ali Fatoka mengatakan, warga yang terendam banjir telah dievakuasi ke tenda-tenda yang telah didirikan di lokasi aman. Selain itu, dia juga mengaku warga pun telah disuplai makanan dan minuman.

“Sudah ada juga dikasih selimut dan sembako,” ujarnya.

Selain banjir, huja deras yang mengguyur Desa Sungai Urang dan sekitarnya, juga menyebabkan tanah longsor di tiga titik hingga menutupi badan jalan poros Bulungan-Kabupaten Tana Tidung.

Akibatnya, arus lalu lintas dari Bulungan maupun Kabupaten Tana Tidung sempat terhambat beberapa jam. Setelah instansi terkait dari Pemprov Kaltara menurunkan alat berat untuk menggusur longsoran tanah, arus lalu lintas kembali lancar.

Musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Tanjung Palas, tidak begitu mendapat respons dari Bupati Bulungan Sudjati. Dia menganggap bahwa banjir yang merendam di Desa Sungai Urang belum parah.

“Asal tidak seperti (banjir, Red) yang terjadi di Jakarta, tidak masalah,” ujarnya.

Terkait longsor, dia mengaku sudah menerima laporan dari camat Tanjung Palas. Dikatakan, longsor bukan hanya terjadi kemarin, namun satu hari sebelumnya juga terjadi longsor. “Kemarin (Senin) juga sempat longsor, tapi sudah diatasi. Itu waktu ada kunjungan dari DPRD Malinau,” ujarnya saat ditemui di Bandara Tanjung Harapan.

Dia mengatakan, tim dari BPBD Bulungan sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan. Di antaranya membuka akses jalan yang membuat arus lalu lintas sempat terhenti karena tanah longsor memenuhi seluruh badan jalan.

Ditanya soal wilayah Bulungan yang memiliki potensi banjir dan longsor berdasarkan informasi BPBD Kaltara, Sudjati menyebut BPBD Bulungan juga sudah memiliki peta rawan bencana. Peta rawan bencana itu digunakan sebagai langkah antisipasi serta penanganan khusus ketika terjadi bencana.

Sementara itu, soal upaya Pemkab Bulungan melakukan penanganan terhadap longsor di jalan tersebut, Sudjati menyatakan bahwa jalan tersebut statusnya adalah jalan nasional. Sehingga bukan kewenangan dari Pemkab untuk melakukan penanganan terhadap longsor. Namun, pihaknya tetap turut serta melakukan penanganan sementara agar arus lalu lintas di jalan itu kembali lancar. (*/wan/rus/fen)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…

Minggu, 20 Mei 2018 14:35

Belum Ada Kompetisi, Masyarakat Ingin Banyak Pilihan Maskapai

Transportasi udara menjadi akses paling mudah dan cepat bagi masyarakat di Kalimantan Utara untuk bepergian.…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:55

Sekolah di Pedalaman Dibantu Internet

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan Kaltara patut berbangga, meski provinsi baru, namun sudah mampu…

Jumat, 18 Mei 2018 14:29

Buat Teror lewat Video, Seorang Pria Diciduk Densus 88

TARAKAN – Tak butuh lama bagi personel Densus 88 mengungkap pembuat video ancaman teror dengan…

Jumat, 18 Mei 2018 14:21

Tagih Janji Mendagri, Desak Moratorium DOB Dicabut

TANJUNG SELOR - Moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang masih diberlakukan pemerintah…

Jumat, 18 Mei 2018 14:14

Siapkan Aplikasi Pengaduan, Komitmen Tuntaskan Masalah Pelanggaran

Sebagai pulau yang kaya sumber daya alam, Kalimantan selalu menarik untuk dijadikan daerah eksploitasi.…

Kamis, 17 Mei 2018 13:37

Narkoba dan Miras Jadi Atensi Kapolda

TANJUNG SELOR – Minuman beralkohol atau minuman keras (miras) dan narkoba jenis sabu-sabu hasil…

Kamis, 17 Mei 2018 13:34

2019 Kaltara Bebas Lokalisasi, Tarakan dan Nunukan Jadi Target

TANJUNG SELOR - Rencana penutupan lokalisasi yang ada di Kaltara oleh Dinas Sosial (Dissos) Kaltara…

Kamis, 17 Mei 2018 13:27

Pemimpin Harus Tebar Keberanian, Masyarakat Jangan Apatis

Rentetan aksi terorisme di Pulau Jawa, mulai dari kerusuhan Mako Brimob, pengeboman di Surabaya hingga…

Rabu, 16 Mei 2018 11:42

BUKTI PENGETAP BANYAK..!! Ada 4 Ton BBM Disita Tim Gabungan

TANJUNG SELOR – Tim gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, kejaksaan dan Polisi Pamong Praja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .