MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Sabtu, 03 Februari 2018 12:56
Pelindo Lanjutkan Kerja Sama

Lahan Peti Kemas Jadi Sumber PAD Tarakan

SUMBER PAD: Kerja sama pemanfaatan lahan di sekitar Pelabuhan Malundung untuk penumpukan peti kemas kembali dilanjutkan Pelindo dengan Pemkot Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Di tengah ancaman kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) menyusul akan diambilalihnya sejumlah asetnya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kota Tarakan masih punya harapan di sektor lain.

Misal, Jumat (2/2), dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pelindo IV Cabang Tarakan terkait kelanjutan pemanfaatan lahan Pemkot untuk area peti kemas hingga dua tahun ke depan.

Kelanjutkan kerja sama yang sudah berjalan sejak belasan tahun ini sangat menguntungkan bagi Pemkot Tarakan. Karena dengan sistem bagi hasil, Pemkot mendapatkan hingga 80 persen dari kerja sama ini.

“Sesuai ketentuan ada namanya bagi hasil. Pemkot selaku pemilik lahan mendapatkan 80 persen, kami (PT Pelindo IV) cuma 20 persen,” ujar Direktur Operasi PT Pelindo IV Riman S Duyo.

Namun, Riman enggan menyebutkan berapa nominal bagi hasil yang mampu disetor kepada Pemkot Tarakan selama ini. Namun, bagi PT Pelindo IV meski hanya mendapat sedikit keuntungan dalam kerja sama tersebut, Riman mengaku pihaknya tidak keberatan. Karena ada sisi lain yang bisa dipetik. Yakni, peran lahan itu sendiri yang berada di tengah kota. Karena merupakan lahan penghubung yang sejak dibangun hingga sekarang menjadi andalan PT Pelindo IV dalam melakukan aktivitas bongkar muat peti kemas. 

Dan dengan luas lahan 5 ribu meter persegi tersebut, mampu menggerakkan ekonomi Tarakan karena letaknya berada di tengah kota. Sehingga, memudahkan pergerakan peti kemas ke berbagai tujuan. Karena itu pihaknya merasa tetap diuntungkan cukup banyak dari kerja sama tersebut.

Bahkan, data PT Pelindo IV Cabang Tarakan jumlah peti kemas yang tertampung di lahan tersebut dalam dua tahun terakhir terus meningkat. Pada 2016 sebanyak 32 ribu. Sementara pada 2017 sebanyak 35 ribu.

Apalagi jika jembatan Bulungan–Tarakan (Bulan) sudah jadi. Riman memperkirakan bisnis peti kemas semakin menjanjikan karena lalu lintas ke daratan Kalimantan sudah bisa terhubung lewat fasilitas tersebut. Tentu akan berdampak pada kebutuhan peti kemas.

Wali Kota Tarakan Sofian Raga menyambut baik kelanjutan kerja sama ini. Tidak hanya berdampak positif bagi PAD Tarakan, tapi juga mendukung visi Kota Tarakan menjadi salah satu kota perdagangan lewat transportasi laut di Pelabuhan Malundung.

“Harapan kami bagaimana Pelabuhan Malundung ini bisa eksis dan kita bisa menyaksikan kapal-kapal yang nanti melaksanakan ekspor dari pelabuhan ini,” ujarnya.

Menurutnya, Pelabuhan Malundung punya potensi menjadi pelabuhan ekspor, karena berada di utara Indonesia serta masuk Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. “Tarakan sebenarnya adalah pulau terluar yang mempunyai infrastruktur yang bisa memberikan layanan ekspor maupun impor dari berbagai negara,” jelasnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 10 September 2018 15:09

Rp 100 Miliar untuk Pelaku Usaha

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UKM)…

Senin, 10 September 2018 15:04

Sulit Tentukan HET Daging Ayam

TANJUNG SELOR – Belum adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) ayam, jadi celah pedegang menetapkan…

Senin, 10 September 2018 15:03

Ongkos Angkut Disetarakan Harga dengan SOA

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara tengah menyusun rancangan…

Senin, 10 September 2018 14:48

Harga Masih Anjlok

MESKI kurs dolar menguat dan diprediksi sebagian pengamat ekonomi lokal, bakal berdampak positif terhadap…

Senin, 10 September 2018 14:46

Produksi Tambak Udang Masih Jauh dari Harapan

TARAKAN – Potensi budidaya tambak diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor yang membangkitkan…

Jumat, 07 September 2018 14:21

Berhemat, Solusi Hadapi Melemahnya Rupiah

NILAI tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribu per USD 1, membuat masyarakat kian panik. Namun, kenaikan…

Jumat, 07 September 2018 14:17

Dolar Naik, Momentum Genjot Ekspor

TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto bersyukur,…

Kamis, 06 September 2018 17:27

Budidaya Rumput Laut Perlu Diatur

BUDIDAYA rumput laut di Kaltara cukup menjanjikan. Beberapa petani rumput laut, baik di Tarakan maupun…

Kamis, 06 September 2018 17:21

Agustus, Tarakan Alami Deflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam mengendalikan inflasi, masih terjaga.…

Kamis, 06 September 2018 17:16

Dolar Melonjak, Hindari Belanja Barang Impor

TARAKAN - Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika yang mencapai puncaknya dalam dua hari terakhir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .