MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KOMBIS

Jumat, 02 Februari 2018 14:00
Muhammad Iqbal Pimpinan DPD Gaklimdo Kaltara
TERBENTUK: Pengurus DPD Gaklimdo Kalimantan Utara periode 2018–2023 dilantik oleh Ketua Umum DPP Gaklimdo Ir Noerhadi Darmakoesoema di Hotel Galaxy, Rabu (31/1).

PROKAL.CO, TARAKAN – Para instalatur kelistrikan di Kalimantan Utara kini telah memiliki asosiasi yang bisa menampung aspirasi mereka dalam memudahkan pekerjaan di bidang kelistrikan. Melalui Musyawarah I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Kontraktor Kelistrikan dan Mekanikal Indonesia (Gaklimdo) Kalimantan Utara yang berlangsung di Hotel Galaxy Tarakan, Rabu (31/1), Muhammad Iqbal terpilih menjadi ketua umum masa bakti 2018–2023.

Pria yang sebelumnya menjabat Ketua DPC Gaklimdo Tarakan ini tanpa menemui pesaing berarti dalam pemilihan tersebut. Melalui musyawarah mufakat, seluruh peserta sepakat mengamanahkan jabatan itu kepadanya.

“Saya terpilih secara aklamasi,” ujar Iqbal ditemui Bulungan Post.

Iqbal pun langsung diamanahkan menyusun kepengurusan. Ia pun telah membentuk pengurus lengkap. Untuk mendampinginya dalam melaksanakan tugas, Iqbal mempercayakan Zainuddin Udo sebagai Sekretaris DPD Gaklimdo Kaltara. Kepengurusan DPD Gaklimdo Kaltara dilantik Ketua Umum DPP Gaklimdo Ir Noerhadi Darmakoesoema.

Usai terpilih, Iqbal mengingatkan kepada para instalatur kelistrikan agar dalam melaksanakan pekerjaannya selalu menaati aturan yang belaku. Hal itu ditegaskannya mengingat masih ada sejumlah instalatur kelistrikan di Bumi Benuanta yang belum memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU).

Padahal, sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan dalam mendapatkan pekerjaan. Sesuai aturan yang ditetapkan melalui Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).

“Kalau tidak ada SBU otomatis tidak bisa dapat pekerjaan di pemerintahan maupun swasta,” jelasnya.

Dengan memiliki sertifikat tersebut, instalatur dinilai telah memiliki keahlian di bidangnya karena setifikat tersebut merupakan pengakuan formal atas keahliannya di bidang itu. Sehingga tidak perlu lagi diragukan dalam menyelesaikan pekerjaan.  

Iqbal sendiri mengaku belum mengetahui berapa banyak instalatur kelistrikan yang tersebar di Kalimantan Utara. Namun, ia memperkirakan jumlahnya tidak mencapai 100 perusahaan. Tidak seperti pengusaha jasa konstruksi yang mencapai ratusan perusahaan. (sos/mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 24 November 2015 19:48

Kaltara Boyong Piala Bergilir

<p><strong>JAKARTA</strong> &ndash; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .