MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 01 Februari 2018 13:57
Sertijab Danyon Disusupi Teroris
TIM KHUSUS: Aksi tim Gultor dalam melumpuhkan teroris di acara sertijab Danyonif Rider 613/Raja Alam, Rabu (31/1).

PROKAL.CO, TARAKAN – Acara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri Rider 613 Raja Alam dari Mayor Inf Anang Sofyan Effendhy kepada Mayor Inf Fardin Wardhana, Rabu (31/1), disusupi teroris.

Semula, proses sertijab yang dihadiri Komandan Brigif 24 Bulungan Cakti Kolonel Inf Jones Sasmita itu berjalan lancar. Namun, di pengujung acara tiba-tiba beberapa orang dengan membawa senjata menahan tamu yang hadir.

Dengan bermaksud menjadikan sandera, kelompok teroris itu berniat meminta uang tebusan guna mendanai kegiatan mereka dalam merongrong kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sandera kemudian dibawa dan disekap di sebuah rumah kecil tanpa penghuni, tidak jauh dari panggung tempat tamu undangan duduk. Di luar rumah itu dijaga beberapa kelompok teroris bersenjata lainnya. 

Sambil menunggu uang tebusan yang diminta, para penyandera itu terus menembakan senjata ke udara untuk menakut-nakuti tamu undangan agar segera memberikan uang tebusan.

Namun, bukannya memenuhi keinginan teroris, Yonif Rider 613/Raja Alam justru mengirimkan satu unit pasukan khususnya, yakni Tim Gultor untuk melumpuhkan musuh, berdasarkan perintah dari Pangdam VI/Mulawarman karena merasa wilayahnya terancam.

Sekira pukul 11.58 Wita, satu unit mobil serta kendaraan roda dua yang membawa Tim Gultor dengan senjata lengkap langsung menuju titik sasaran. Atas perintah Danyonif Raider 613/RJA, Tim Gultor dengan cepat bertindak guna mengatasi aksis teror tersebut. 

Melalui operasi mobil udara dan infiltrasi darat tim bergerak secara cepat, senyap dan tepat mendekati sasaran tanpa diketahui musuh. Secara jelas, aksi pasukan Gultor dalam pembebasan tawanan terus dilakukan dengan menggunakan teknik dan taktik infiltrasi darat dan udara, senyap dan fast ropping.

Saling serang pun terus terjadi. Namun, berkat keahlian Tim Gultor yang sudah dilatih teknik melumpuhkan teroris, setelah beberapa menit baku tembak, penjagaan musuh dapat dilumpuhkan.

Tim Gultor segera melaksanakan pembebasan serta evakuasi sandera. Dan, langsung melakukan penghancuran terhadap lokasi musuh.

Kejadian di atas merupakan atraksi yang disajikan prajurit Yonif Brigif 613/Raja Alam untuk menghibur tamu undangan. Namun, sejatinya Tim Gultor memang sudah dibentuk khusus menangani ancaman teroirs.

“Yang baju hitam itu adalah pasukan penanggulangan teroris (Gultor). Jadi, Batalyon Rider ini didik punya kemampuan, pembebasan tawanan, itu yang dimiliki satuan ini,” ujar Komandan Brigif 24/Bulungan Cakti Kolonel Inf Jones Sasmita usai serah terima jabatan.

Dijelaskan, Tim Gultor sendiri merupakan prajurit yang terpilih dan dilatih khusus untuk menangani teroris. Mereka berlatih di markas Kopassus di Batujajar.  Sebenarnya, bukan hanya Yonif Rider 613/Raja Alam saja, rider di bawah satuannya juga memiliki Tim Gultor. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 14:10

Digerebek saat Siapkan Paket Sabu

TARAKAN – Lama menjadi incaran kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan karena…

Rabu, 21 Februari 2018 14:04

Merasa Ditipu, 12 Warga asal Sorong Kabur

TARAKAN – Sebanyak 12 orang warga asal Sorong, Papua Barat jadi korban penipuan perusahaan kelapa…

Rabu, 21 Februari 2018 13:56

Pihak Sekolah Ngaku Kecolongan

TARAKAN – Merasa kecolongan dengan kejadian pencurian anting-anting empat siswa, pihak SD Utama…

Rabu, 21 Februari 2018 13:54

Panwaslu Minta Keterangan Saksi, Hariyadi: Bisa Mengancam Elektabilitas Pasangan Nomor 4

TARAKAN – Keterlibatan dua kepala dinas di lingkungan Pemkot Tarakan yang berfoto bersama calon…

Selasa, 20 Februari 2018 11:57

Target Lebih Banyak Serap Pencaker

TARAKAN – Pelaksanaan job fair yang dilakukan Pemkot Tarakan dengan melibatkan beberapa perusahaan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:54

Ngaku Guru Tari, Embat Anting-Anting Pelajar

TARAKAN – Orangtua yang memakaikan anak-anaknya perhiasan emas, harus waspada. Kemarin (19/2),…

Selasa, 20 Februari 2018 11:38

BKPPD Tunggu Hasil Panwaslu

BADAN Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Tarakan juga telah mendapatkan informasi adanya…

Selasa, 20 Februari 2018 11:36

Dua Kadis Acungkan Salam Khas Paslon, Terancam Kena Sanksi Pidana

TARAKAN – Sanksi yang bisa diterima dua kepala dinas di Pemkot Tarakan berinisial BS dan SW cukup…

Senin, 19 Februari 2018 12:33

Internet Putus Gara-Gara Longsor

TARAKAN – Jaringan internet lagi-lagi dikeluhkan warga Kalimantan Utara sejak beberapa hari terakhir.…

Senin, 19 Februari 2018 11:05

Paslon Komitmen Hindari Perselisihan

TARAKAN – Setelah mengikuti deklarasi tolak money politic dan politisasi SARA pada Rabu (14/2)…

Desak Pusat Realisasikan DOB Apau Kayan

BPK Ingatkan soal Utang Proyek

Belum Temukan Pelanggaran

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

Internet Putus Gara-Gara Longsor

Warga Filipina Diproses Imigrasi

Paslon Komitmen Hindari Perselisihan

Arief Diberi Tugas Awasi ASN

Target Lebih Banyak Serap Pencaker

Ngaku Guru Tari, Embat Anting-Anting Pelajar
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .