MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 30 Januari 2018 12:41
Indeks Kebahagiaan Kaltara di Peringkat Lima, Orang Jomblo Lebih Bahagia
INDEKS KEBAHAGIAAN: Para guru honor di Tarakan meluapkan kebahagiaannya setelah menerima insentif dari Pemkot Tarakan, November tahun lalu. Indeks kebahagiaan penduduk Kaltara cukup tinggi di Indonesia.

PROKAL.CO, TARAKAN – Walapun provinsi termuda di Indonesia, indeks kebahagiaan penduduk di Kaltara ternyata cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2017, indeks kebahagiaan di Bumi Benuanta berada pada peringkat kelima.

Provinsi termuda di Tanah Air ini memilik indeks kebahagiaan dengan angka 73,33 persen. Di tempat pertama hingga keempat masing-masing diduduki Maluku Utara (75,68), Maluku (77,73 persen), Sulawesi Utara (73,57 persen), dan Kalimantan Timur (73,33 persen).

Adapun Indeks Kebahagiaan Indonesia secara keseluhuran berdasarkan hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) tahun ini. Angkanya 70,69 persen.

Kepala Seksi (Kasi) Statistik Sosial BPS Tarakan Anis Setiyorini menjelaskan, yang membuat masyarakat Kaltara paling bahagia, karena mereka lebih dalam memaknai soal hidup.

“Indeks kebahagiaan itu sendiri ada tiga komponen. Dari kepuasan hidup, terus perasaan, dan dari makna hidup. Jadi, dari tiga itu dikalkulasi sehingga ketemu indeks kebahagiaannya,” jelas Anis Setiyorini, Senin (29/1).

Dalam penentuan indeks kebahagiaan ini, lanjutnya, ada sejumlah indikator yang digunakan dalam melakukan survei pengukuran tingkat kebahagiaan. Misal, dari sisi kesehatan apakah ada keluhan atau tidak, apakah punya gangguan kesehatan lain, termasuk disabilitas.

Selain dari sisi kesehatan, juga dari segi pendidikan. Seperti pendidikan terakhir, seberapa puas pendidikan yang dinikmati saat ini. Begitu juga dari segi pekerjaan dan penghasilan yang rata-rata menilai sudah cukup puas dengan yang diperoleh.

Dari segi kehidupan keluarga pun menjadi salah satu indikator. Yakni, seberapa puas dengan keluarga yang dimiliki, termasuk juga kepemilikan rumah dan aset yang ada.

Meski demikian, Anis mengungkapkan bahwa data itu tidak bisa dijadikan patokan bahwa masyarakat Kaltara telah sejahtera. Menurutnya, survei ini dilakukan hanya untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepuasan masyarakat terhadap hidup yang telah dijalaninya.

Menurut Anis, survei dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara dengan mengambil sampel puluhan penduduk di masing-masing daerah melalui metode kuisioner. Kaltara sendiri baru pertama kali masuk survei indeks kebahagiaan penduduk secara terpisah. Sebelumnya, bergabung dengan Kalimantan Timur. 

Anis juga mengungkapkan dari survei tersebut diketahui bahwa tingkat kepuasan masyarakat yang belum menikah alias jomblo lebih besar dibandingkan mereka yang sudah menikah. Namun, hanya selisih tipis saja.

“Yang belum menikah itu punya angka indeks kebahagiaannya 71,53. Tapi kalau yang sudah menikah 71,09,” sebutnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Juli 2018 12:24

Tak Ada Tanda Kekerasan, Mayat Tanpa Identitas Dikebumikan

TANJUNG SELOR - Untuk mendalami penemuan mayat tanpa identitas, Polres Bulungan melakukan autopsi menggandeng…

Senin, 23 Juli 2018 12:16

Karena Putus Asa, Sering Terserang ISPA dan Gangguan Pencernaan

Bagi masyarakat umum sampah adalah benda menjijikan. Sumber penyakit. Pandangan itu tidak berlaku bagi…

Minggu, 22 Juli 2018 11:08

CJH Kaltara Hanya Satu Kloter

TANJUNG SELOR - Jadwal keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Kaltara telah ditentukan, pada 9 Agustus…

Minggu, 22 Juli 2018 11:04

Butuh Keseriusan, Punya Hak yang Sama

Pemerataan pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung tuntas bagi pemerintah. Tidak hanya bagi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:57

Spanduk Selamat Datang Jadi Korban Angin Kencang

DALAM 3 hari mendatang Tarakan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:51

Bocah 9 Tahun Hilang Empat Hari

TANJUNG SELOR - Seorang bocah bernama Bayu, 9 tahun, dilaporkan hilang di hutan di Desa Labuk, Kecamatan…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:41

Pengaturan Lalu Lintas Sudah Matang

PELAKSANAAN Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tinggal…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:38

Mendagri Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thjahjo Kumolo dijadwalkan hadir sekaligus membuka Rapat…

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .