MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 28 Januari 2018 14:39
BUMDes Bisa Jadi Penyalur Pupuk
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah memberikan subsidi pupuk kepada petani dalam rangka meningkatkan produksi hasil pertanian, termasuk di Kabupaten Bulungan.

Setiap desa sudah ada penyuluh yang bertugas menyusun kebutuhan petani setiap bulannya. Selain itu, ada pula penyalur yang menyalurkan pupuk ke kelompok tani.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian (Dispertan) Bulungan Rosnaningsih mengatakan, selama ini penyaluran pupuk subsidi ke petani sudah ada penyalurnya. Namun, setiap kelompok hanya perlu mengganti biaya ongkos kirim ke panyalur karena yang disubsidi hanya pupuk. Sementara tidak ada subsidi transportasi.

“Karena per kelompok, jadi bisa ditanggung bersama. Kan sudah ada subsidi pupuknya,” tutur Rosnaningsih, beberapa hari lalu.

Selama ini, penyaluran pupuk di Bulungan masih normal dan belum ada laporan penyalur yang nakal menjual pupuk subsidi ke selain kelompok tani. Apalagi, kata dia, penyalur juga mendapatkan insetif dari Pemkab. Namun, jika ada laporan penyalur yang nakal, penyaluran pupuk akan dikembalikan ke penyuluh di wilayah masing-masing.

Rosnaningsih menambahkan, badan usaha milik desa (BUMDes) jika ingin menjadi penyalur pupuk untuk petani juga dipersilakan. Tetapi, dia mengatakan, tidak akan memberikan izin ataupun melarang jika ada BUMDes yang akan memanfaatkan kesempatan itu. Syaratnya, harus ada kesepakatan antara BUMDes dengan semua anggota kelompok tani.

“Karena harga subsidi kan tidak boleh dinaikkan harganya. Kalau mau ambil ongkos angkut, silakan dibicarakan di internal dengan kelompok tani, asal anggota kelompok tani tidak ribut. Tanggung jawab ada pada kelompok tani,” terangnya.

Menurutnya, tidak masalah jika petani harus berkorban sedikit untuk biaya ongkos angkut karena ditanggung bersama. Sebab, jika kelompok tani diminta mengambil sendiri juga tetap harus mengeluarkan biaya transportasi.

Untuk tahun ini, Rosnaningsih mengaku belum mengetahui berapa jumlah kebutuhan pupuk petani di Bulungan. Pasalnya, masih menunggu laporan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun dan ditangani oleh penyuluh.

“Kebutuhan pupuk 2018 masih dihitung, karena itu kan berdasarkan laporan per bulan oleh msing-masing penyuluh. Begitu masuk laporan, baru diketahui berapa kebutuhannya setiap bulan,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 10 September 2018 15:09

Rp 100 Miliar untuk Pelaku Usaha

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UKM)…

Senin, 10 September 2018 15:04

Sulit Tentukan HET Daging Ayam

TANJUNG SELOR – Belum adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) ayam, jadi celah pedegang menetapkan…

Senin, 10 September 2018 15:03

Ongkos Angkut Disetarakan Harga dengan SOA

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara tengah menyusun rancangan…

Senin, 10 September 2018 14:48

Harga Masih Anjlok

MESKI kurs dolar menguat dan diprediksi sebagian pengamat ekonomi lokal, bakal berdampak positif terhadap…

Senin, 10 September 2018 14:46

Produksi Tambak Udang Masih Jauh dari Harapan

TARAKAN – Potensi budidaya tambak diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor yang membangkitkan…

Jumat, 07 September 2018 14:21

Berhemat, Solusi Hadapi Melemahnya Rupiah

NILAI tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribu per USD 1, membuat masyarakat kian panik. Namun, kenaikan…

Jumat, 07 September 2018 14:17

Dolar Naik, Momentum Genjot Ekspor

TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto bersyukur,…

Kamis, 06 September 2018 17:27

Budidaya Rumput Laut Perlu Diatur

BUDIDAYA rumput laut di Kaltara cukup menjanjikan. Beberapa petani rumput laut, baik di Tarakan maupun…

Kamis, 06 September 2018 17:21

Agustus, Tarakan Alami Deflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam mengendalikan inflasi, masih terjaga.…

Kamis, 06 September 2018 17:16

Dolar Melonjak, Hindari Belanja Barang Impor

TARAKAN - Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika yang mencapai puncaknya dalam dua hari terakhir,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .