MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Sabtu, 27 Januari 2018 14:05
Dukung Kemudahan Investasi
Marten Sablon

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Aturan daerah yang tidak ramah investor kembali menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Presiden kembali mengingatkan soal banyaknya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan mengimbau agar kepala daerah dan legislatif tidak banyak membuat peraturan yang nantinya akan memperumit pertumbuhan ekonomi.

 

Jokowi mengatakan, saat ini, Indonesia memiliki banyak aturan dan persyaratan yang akhirnya menghambat masuknya investasi di Indonesia.

 

Penekanan Presiden itu pun mendapat dukungan Ketua DPRD Kaltara Marten Sablon. Menurutnya, Kaltara juga dalam proses membangun dan sedang diminati oleh investor dalam maupun luar negeri. Karena itu, kata dia, banyaknya investor yang berminat menanamkan modalnya di provinsi bungsu ini perlu didukung dengan regulasi yang tidak menyulitkan.

 

Untuk urusan percepatan izin ini, Presiden juga memerintahkan kepala daerah untuk membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawasi seluruh proses perizinan sampai keluar izin. Itu diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

 

Sulitnya pengurusan izin di daerah memang sudah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Dengan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dan pemerintah daerah membatasi pembuatan perda diharapkan akan mempermudah proses masuknya investasi dan mendongkrak ekonomi.

 

"Ini supaya perizinan jadi tidak berbelit-belit," ujar Marten, Kamis (25/1) lalu.

 

Marten menuturkan, saat ini, baru ada 10 daerah yang sudah membentuk satgas tersebut, termasuk di dalamnya adalah Kaltara. Pembentukan satgas ini juga masih di tingkat provinsi dan diharapkan di kabupaten/kota juga bisa segera membentuk satgas.

 

"Kami mendorong agar Pemprov segera berkomunikasi dengan kabupaten atau kota agar segera membentuk satgas ini," imbuhnya.

 

Politikus Partai Demokrat ini mengatakan, dengan banyaknya minat investasi ke Kaltara dan ditambah kemudahan perizinan, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang akhirnya berdampak pada berkurangnya angka pengangguran, karena terbukanya lapangan kerja dari investasi. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 21 November 2018 11:34

Malaysia Berang Barang Subsidi Beredar di Kaltara

TANJUNG SELOR – Penjualan barang bersubsidi asal Malaysia di wilayah…

Selasa, 20 November 2018 14:06

Harga TBS Kelapa Sawit Anjlok

TANJUNG SELOR – Berdasarkan catatan triwulan I tahun ini, harga…

Senin, 19 November 2018 12:46

Perkebunan Sawit Ancam Lahan Pertanian

TANJUNG SELOR - Luas lahan pertanian di Kalimantan Utara terancam…

Minggu, 18 November 2018 14:27

UKM Kaltara Kalah dari Segi Pemasaran

PEMASARAN produk masih menjadi kendala sebagian pelaku usaha kecil menengah…

Minggu, 18 November 2018 14:25

Utang Pemprov Dicicil Tiga Tahun

LEMBAGA pembiayaan yang merupakan badan usaha milik negara di bawah…

Minggu, 18 November 2018 14:23

KEE Masuk Lahan Perluasan Kebun Sawit

TANJUNG SELOR – Kawasan hutan di wilayah Kabupaten Bulungan memiliki…

Sabtu, 17 November 2018 02:16

Stok Bahan Pokok Mencukupi

TANJUNG SELOR – Ketersediaan bahan pokok seperti beras, jagung, cabai besar,…

Jumat, 16 November 2018 10:39

Intensifkan Pengawasan Malam Hari

TARAKAN – Aktivitas nelayan pukat pada malam hari di sekitar…

Jumat, 16 November 2018 10:20

Harga Anjlok karena Stok Melimpah

TARAKAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai persoalan anjloknya…

Kamis, 15 November 2018 10:28

Lulusan Teknik Industri Bakal Banyak Dicari

TANJUNG SELOR – Kepala Seksi Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .