MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Sabtu, 27 Januari 2018 14:05
Dukung Kemudahan Investasi
Marten Sablon

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Aturan daerah yang tidak ramah investor kembali menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Presiden kembali mengingatkan soal banyaknya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan mengimbau agar kepala daerah dan legislatif tidak banyak membuat peraturan yang nantinya akan memperumit pertumbuhan ekonomi.

 

Jokowi mengatakan, saat ini, Indonesia memiliki banyak aturan dan persyaratan yang akhirnya menghambat masuknya investasi di Indonesia.

 

Penekanan Presiden itu pun mendapat dukungan Ketua DPRD Kaltara Marten Sablon. Menurutnya, Kaltara juga dalam proses membangun dan sedang diminati oleh investor dalam maupun luar negeri. Karena itu, kata dia, banyaknya investor yang berminat menanamkan modalnya di provinsi bungsu ini perlu didukung dengan regulasi yang tidak menyulitkan.

 

Untuk urusan percepatan izin ini, Presiden juga memerintahkan kepala daerah untuk membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas mengawasi seluruh proses perizinan sampai keluar izin. Itu diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha.

 

Sulitnya pengurusan izin di daerah memang sudah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Dengan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dan pemerintah daerah membatasi pembuatan perda diharapkan akan mempermudah proses masuknya investasi dan mendongkrak ekonomi.

 

"Ini supaya perizinan jadi tidak berbelit-belit," ujar Marten, Kamis (25/1) lalu.

 

Marten menuturkan, saat ini, baru ada 10 daerah yang sudah membentuk satgas tersebut, termasuk di dalamnya adalah Kaltara. Pembentukan satgas ini juga masih di tingkat provinsi dan diharapkan di kabupaten/kota juga bisa segera membentuk satgas.

 

"Kami mendorong agar Pemprov segera berkomunikasi dengan kabupaten atau kota agar segera membentuk satgas ini," imbuhnya.

 

Politikus Partai Demokrat ini mengatakan, dengan banyaknya minat investasi ke Kaltara dan ditambah kemudahan perizinan, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang akhirnya berdampak pada berkurangnya angka pengangguran, karena terbukanya lapangan kerja dari investasi. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:39

Pengembang Mulai Lirik Kaltara

TANJUNG SELOR – Ibu kota Kalimantan Utara mulai dilirik para pengembang untuk membangun perumahan.…

Selasa, 06 Februari 2018 14:54

Izin AXA Life Indonesia Dicabut

TARAKAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin operasional PT AXA Life Indonesia (ALI).…

Senin, 05 Februari 2018 16:24

DAK Fisik Kaltara Turun

TANJUNG SELOR - Dana alokasi khusus (DAK) fisik untuk Kaltara pada tahun ini mengalami penurunan bila…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:56

Pelindo Lanjutkan Kerja Sama

TARAKAN – Di tengah ancaman kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) menyusul akan diambilalihnya…

Jumat, 02 Februari 2018 13:52

Investor Belanda Jajaki Peluang Investasi

TARAKAN – Potensi yang dimiliki kabupaten/kota di Kaltara tidak hanya dilirik para pemodal dalam…

Jumat, 02 Februari 2018 13:43

DKP Akan Silaturahmi ke Pemkot

KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara Amir Bakrie menyatakan dalam waktu dekat akan bersilaturahmi…

Jumat, 02 Februari 2018 13:41

Penyumbang PAD Miliaran Rupiah, Pelabuhan Tengkayu II yang Akan Beralih ke Pemprov

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan sepertinya masih berpikir panjang untuk bisa melepas tiga aset…

Senin, 29 Januari 2018 10:26

Tak Sesuai HET, Bisa Disanksi

TARAKAN – Kepala Dinas Perdagagan Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Tarakan Tajuddin Tuwo mengakui…

Senin, 29 Januari 2018 10:18

Perda Zonasi Pengaruhi Investasi

TANJUNG SELOR - Pemprov dan DPRD Kaltara sudah menyepakati 13 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang…

Minggu, 28 Januari 2018 14:39

BUMDes Bisa Jadi Penyalur Pupuk

TANJUNG SELOR – Pemerintah memberikan subsidi pupuk kepada petani dalam rangka meningkatkan produksi…

LUMAYAN..!! Tol Udara Kaltara Dijatah Rp 5 M

Pasokan Kebutuhan Pokok Tersendat, Biaya Hidup di Apau Kayan Semakin Mahal

Produk Unggulan Belum Tembus Pasar Ekspor

Beras Malaysia Dipasok ke Tarakan

Harga Cabai Semakin ‘Pedas’
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .