MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 24 Januari 2018 12:11
Tak Setor Pajak Konsumen, BPRPD Bakal Sita Barang Berharga
Mariyam

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Pengelolaan Retribusi dan Pajak Daerah (BPRPD) Tarakan meingatkan pengusaha hotel, restoran, supermarket dan tempat-tempat hiburan segera menyetorkan pajak konsumen 10 persen.

Itu ditegaskan mengingat BPRPD menerima laporan bahwa masih terdapat sejumlah pengusaha yang belum menyerahkan pajak konsumen. Padahal, mereka sudah menarik dari pengunjung.

Kepala BPRPD Tarakan Mariyam menegaskan, pihaknya tidak segan menyita barang-barang berharga pengusaha jika tidak mengindahkan peringatan dari Pemkot Tarakan. Karena hal itu memang amanah dari konsumen yang harus disetorkan kepada pemerintah daerah.

“Kami bisa menyita barang apa saja yang senilai dengan yang tidak dia setorkan ke kami,” ujarnya, Selasa (23/1).

Namun, sanksi itu diberlakukan secara bertahap. Awalnya berupa surat peringatan. Jika sampai tiga kali dilayangkan tidak juga dipatuhi, maka pihaknya berhak menyita barang-barang pengusaha untuk dilelang.

Untuk melakukan penyitaan, pihaknya sudah meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Tarakan. Selain itu, dibantu juga aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).  

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan 10 tenaga pajak yang terlatih untuk melakukan pemeriksaan. Mereka punya kewenangan penuh terhadap tugasnya. Sehingga, diharapkan penagihan terhadap pajak-pajak konsumen ini bisa maksimal.

Agar masyarakat mengetahui tempat-tempat hiburan, hotel, restoran dan supermarket yang sudah menyetorkan pajak konsumen dan tidak, pihaknya juga akan menempelkan stiker di tempat-tempat usaha tersebut.

Namun, upaya ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama pihaknya menyiapkan 100 stiker dan sudah disebarkan sejak dua bulan lalu. Terbatasnya jumlah stiker mengingat harganya cukup mahal dan dipesan di luar Tarakan. 

“Misalnya, kemarin saya masuk ke Inul Vista, ternyata dia kemarin pakai porporasi 10 persen. Berarti dia benar menggunakan bil yang sudah kami porporasi. 10 persen ini kan masyarakat yang membayar. Tinggal bagaimana pengusaha ini menyetorkan ke kami,” tuturnya. 

Mengenai setorannya, Mariyam menyerahkan sepenuhnya kepada pemilik usaha. Ia hanya menuntut kejujuran pengusaha untuk menyerahkan sesuai apa yang ditarik dari konsumen.

BPRPD Tarakan sendiri pada tahun ini meningkatkan pelayanan terhadap sektor retribusi dan pajak daerah. Sebab, kata Mariyam, Pemkot Tarakan menargetkan pencapaian PAD dari dua sektor itu sekitar Rp 140 miliar. Jumlah itu naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 108 miliar. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 13 Agustus 2018 16:17

Pemasaran Tergantung Jenis Tanaman

TANJUNG SELOR - Kalimantan Utara mempunyai potensi untuk pengembangan sektor pertanian. Karena memiliki…

Senin, 13 Agustus 2018 16:04

Penjual Hewan Ternak Dianggap Mengganggu

TARAKAN – Penjual hewan kurban jelang Lebaran Iduladha mulai bermunculan di beberapa tempat. Keberadaan…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:16

Pasar Jelarai Tunggu Sambungan Listrik dan Air

TANJUNG SELOR – Pasar Jelarai Selor belum bisa dimanfaatkan oleh pedagang yang sudah mendaftar…

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:45

Harga Ikan Bawal Bisa Melejit

TUNTUTAN ekonomi memaksa nelayan harus tetap turun melaut meski cuaca dan ombak masih belum bersahabat. …

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:44

Batasi Pasokan Ikan dari Tawau, Hanya Bergantung dari Berau

TARAKAN – Ikan layang masih tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salah satu komoditi…

Rabu, 08 Agustus 2018 15:04

Harga Udang Makin Tak Jelas

TARAKAN - Permasalahan harga udang pokok yang tidak jelas sesuai selama ini menjadi tuntutan para petani…

Selasa, 07 Agustus 2018 13:47

Piutang Jaminan Reklamasi Capai Rp 177 M

TARAKAN – Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Minggu, 05 Agustus 2018 14:39

Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Kebanjiran Pesanan

TARAKAN - Menjelang Idul Adha beberapa pesanan sapi di Tarakan meningkat. Hal tersebut terlihat ramainya…

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:59

Disdagkop Bantah Elpiji Melon Langka

TARAKAN - Beberapa hari ini, keberadaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) kosong. Masyarakat pun harus…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:36

Kenaikan Harga Ayam Ancam Inflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kaltara menekan inflasi yang naik pada Juni lalu hingga 2,71…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .