MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 24 Januari 2018 12:11
Tak Setor Pajak Konsumen, BPRPD Bakal Sita Barang Berharga
Mariyam

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Pengelolaan Retribusi dan Pajak Daerah (BPRPD) Tarakan meingatkan pengusaha hotel, restoran, supermarket dan tempat-tempat hiburan segera menyetorkan pajak konsumen 10 persen.

Itu ditegaskan mengingat BPRPD menerima laporan bahwa masih terdapat sejumlah pengusaha yang belum menyerahkan pajak konsumen. Padahal, mereka sudah menarik dari pengunjung.

Kepala BPRPD Tarakan Mariyam menegaskan, pihaknya tidak segan menyita barang-barang berharga pengusaha jika tidak mengindahkan peringatan dari Pemkot Tarakan. Karena hal itu memang amanah dari konsumen yang harus disetorkan kepada pemerintah daerah.

“Kami bisa menyita barang apa saja yang senilai dengan yang tidak dia setorkan ke kami,” ujarnya, Selasa (23/1).

Namun, sanksi itu diberlakukan secara bertahap. Awalnya berupa surat peringatan. Jika sampai tiga kali dilayangkan tidak juga dipatuhi, maka pihaknya berhak menyita barang-barang pengusaha untuk dilelang.

Untuk melakukan penyitaan, pihaknya sudah meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Tarakan. Selain itu, dibantu juga aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).  

Tidak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan 10 tenaga pajak yang terlatih untuk melakukan pemeriksaan. Mereka punya kewenangan penuh terhadap tugasnya. Sehingga, diharapkan penagihan terhadap pajak-pajak konsumen ini bisa maksimal.

Agar masyarakat mengetahui tempat-tempat hiburan, hotel, restoran dan supermarket yang sudah menyetorkan pajak konsumen dan tidak, pihaknya juga akan menempelkan stiker di tempat-tempat usaha tersebut.

Namun, upaya ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama pihaknya menyiapkan 100 stiker dan sudah disebarkan sejak dua bulan lalu. Terbatasnya jumlah stiker mengingat harganya cukup mahal dan dipesan di luar Tarakan. 

“Misalnya, kemarin saya masuk ke Inul Vista, ternyata dia kemarin pakai porporasi 10 persen. Berarti dia benar menggunakan bil yang sudah kami porporasi. 10 persen ini kan masyarakat yang membayar. Tinggal bagaimana pengusaha ini menyetorkan ke kami,” tuturnya. 

Mengenai setorannya, Mariyam menyerahkan sepenuhnya kepada pemilik usaha. Ia hanya menuntut kejujuran pengusaha untuk menyerahkan sesuai apa yang ditarik dari konsumen.

BPRPD Tarakan sendiri pada tahun ini meningkatkan pelayanan terhadap sektor retribusi dan pajak daerah. Sebab, kata Mariyam, Pemkot Tarakan menargetkan pencapaian PAD dari dua sektor itu sekitar Rp 140 miliar. Jumlah itu naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 108 miliar. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 11 Mei 2018 13:40

Harga Semen Bakal Seragam

TARAKAN – Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop) Tarakan Tajuddin…

Kamis, 10 Mei 2018 14:28

ADUH..ADUH..!! Gimana Nih, Harga TBS Terus Anjlok

TANJUNG SELOR – Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terus terjadi di Kalimantan…

Kamis, 10 Mei 2018 14:14

Pasokan Elpiji Melon Berkurang

TANJUNG SELOR - Ketersediaan tabung gas elpiji 3 kilogram mengalami kekosongan dalam beberapa hari terakhir,…

Rabu, 09 Mei 2018 16:49

Banyak Penunggak Pajak di Tarakan dan Nunukan

TARAKAN – Potensi pendapatan negara melalui sektor pajak di Kaltara Tarakan dan Nunukan sangat…

Selasa, 08 Mei 2018 13:49

Pelaku UMKM Harus Kreatif

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah…

Senin, 07 Mei 2018 13:22

HIDUP TAMBAH SUSAH..!! Harga Kebutuhan Pokok Perlahan Melonjak

TARAKAN - Jelang Ramadan harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar di Kota Tarakan mengalami…

Senin, 07 Mei 2018 13:01

Masih Stagnan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus menggenjot program food estate yang dicanangkan sejak 2011…

Sabtu, 05 Mei 2018 13:03

Kuatkan Rupiah di Perbatasan, Ini Caranya...

TARAKAN – Adanya undang-undang yang mewajibkan penggunakan mata uang rupiah di wilayah Negara…

Jumat, 27 April 2018 13:27

Satgas Pangan Diminta Awasi Stok dan Harga

TARAKAN – Seiring fokus pemerintah pusat dalam menjaga ketersediaan pangan serta kestabilan harga…

Jumat, 27 April 2018 13:10

PAD Hanya Sumbang 19,11 Persen

TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi Kaltara berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .