MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 23 Januari 2018 12:00
Petahana Masih Unggul

PROKAL.CO, TARAKAN – Partai-partai politik telah memutuskan dukungannya kepada bakal calon yang akan bertarung pada Pilkada Tarakan. Pasangan Sofian Raga-Sabar Santuso diusung PAN, PKS, Gerindra dan PBB.

Sementara itu, pasangan Khairul-Effendhi Djuprianto diusung Demokrat, NasDem dan Hanura. Sedangkan pasangan Badrun-Ince A Rifai diusung PDIP dan Golkar.

Melihat dari perolehan suara pada pileg 2014 lalu, pasangan Sofian-Sabar dengan 4 partai pengusung unggul dibanding pasangan lain yang maju melalui jalur partai politik.

Dari 4 parpol pengusung Sofian-Sabar, total perolehan sebanyak 37.092 suara sah. Sedangkan perolehan parpol pengusung pasangan Khairul-Effendhi sebanyak 27.102 suara sah. Perolehan parpol pengusung pasangan Badrun-Ince sebanyak 24.505 suara sah.

Meski melihat pada perolehan suara di pileg 2014 bakal calon petahana, yakni Sofian Raga unggul di atas bakal calon lainnya, pengamat politik dari Universitas Borneo Tarakan, Hariyadi Hamid melihat semua bakal calon memiliki keunggulan masing-masing untuk memenangkan pertarungan.

Baginya, kunci utama memenangkan pertarungan adalah bagaimana meramu strategi dan membeberkan program-program tepat sasaran yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Secara normatif kalau saya melihat keempat pasang calon (satu calon independen, Umi Suhartini-Mahruddin Mado) ini kalau ditetapkan KPU nantinya, punya peluang yang relatif hampir sama. Dan, saya juga melihat kecenderungan beberapa angka survei selisihnya tidak terlalu jauh,” ujar Hariyadi Hamid, Jumat (19/1). 

“Kata kuncinya tetap ada dua hal yang harus dilakukan. Bagaimana mereka meramu strategi yang kreatif dan inovatif terkait strategi kampanye, strategi sosialisasi, dan sebagainya. Termasuk melobi tokoh kunci. Kemudian yang kedua janji-janji yang mereka tawarkan. Kalau kita bilang visi dan misi,” lanjutnya.    

Menurutnya, bakal calon yang diusung partai politik, tentu saja memiliki peluang lebih besar dibandingkan lewat independen. Karena mereka didukung infrastrukur partai yang menjangkau hingga ke level masyarakat paling bawah.

Sofian-Sabar Santuso, misalnya. Dengan diusung empat partai politik, kata dia, peluang menggaet suara lebih banyak terbuka lebar. Dengan catatan seluruh mesin partai yang dimilikinya bergerak sesuai harapan.

Selain memiliki basis konstituen, lanjutnya, beberapa partai pengusung pasangan tersebut memiliki basis ideologi, serta infrastruktur partai yang jelas dari tingkat pusat hingga daerah. Seperti PAN, Gerindra dan PKS.

“Kalau secara partai politik, tentu yang paling banyak mendapatkan dukungan partai adalah Sofian Raga dan Sabar Santuso,” ujarnya.

Namun, ia juga berpikiran tidak mesti partai yang memiliki infrastruktur dan ideologi kuat bisa menggiring pemilihnya untuk memilih bakal calon yang diusung. Menurutnya, kembali lagi pada strategi yang diramu tim pemenangan masing-masing calon.

Sementara itu, meski hanya diusung tiga partai politik, Hariyadi Hamid menilai pasangan Khairul–Effendhi pun bisa menjadi pesaing berat petahana. Karena dia melihat Khairul-Effendhi didukung tokoh-tokoh hebat.

Informasi yang diperolehnya pun, parpol pengusung Khairul-Effendhi relatif memiliki infrastruktur yang kuat hingga ke bawah. Karena di pileg 2014 Demokrat berada di bawah PAN sebagai parpol dengan perolehan suara terbanyak. (Selengkapnya lihat infografis)

“Keunggulan Partai Demokrat kalau di Tarakan mereka mempunyai infrastruktur yang sangat baik. Sehingga saya melihat mereka punya potensi untuk mempertahankan basis, lalu kemudian mengalihkan basis itu kepada calon yang mereka usung,” bebernya.

Sementara pasangan Badrun–Ince, dia juga menyatakan tidak bisa dianggap sepele, meski hanya diusung dua parpol. Karena menurutnya, dua parpol pengusung Badrun-Ince merupakan parpol besar.

“Di pasangan Badrun–Ince dia memiliki PDIP yang memiliki kekuatan, yang selama ini kita lihat kader-kadernya militan secara nasional. Walaupun di daerah sedikit menjadi PR, karena kendalanya PDIP pernah mengalami konflik yang cukup menganggu. Tapi ketika mereka bisa mengembalikan konflik itu tidak ada lagi, lalu bisa mengumpulkan basis konstituen dan kader yang tidak berpindah ke partai lain, ini bisa menjadi peluang yang sangat bagus. Tinggal Badrun–Ince mamaksimalkan secara infrastuktur partai politik yang dia miliki. Termasuk Golkar,” bebernya.

Secara terpisah, tim pemenangan Sofian–Sabar optimistis bisa memenangkan pilkada nanti. Ketua tim pemenangan Rudi Hartono menegaskan, koalisi partai yang mengusung Sofian-Sabar sudah solid dan siap bergerak.

“Dengan 9 kursi ditambah 1 partai pendukung, artinya sudah lebih jika berbicara infrastrukur partai pengusung. Jadi, masalah koalisi tidak perlu diragukan, kami solid,” ujarnya kepada media ini, Senin (22/1).

Rudi bahkan menargetkan di pilkada nanti pasangan yang diusung partainya bisa menang minimal 35 persen suara yang diperoleh dari basis konstituen partai-partai pengusung. 

Selain dari sisi kekuatan partai, pria yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Tarakan ini menegaskan, program yang akan diusung Sofian–Sabar sudah mantap.

Tim pemenangan Khairul–Effendhi juga optimistis bisa menggungguli petahana dan pasangan lain dengan keunggulan struktur partai hingga ke level paling bawah.

Menurut ketua tim pemenangan Khairul-Effendhi, Mudain, partai koalisi sudah bergerak hingga ke tingkat paling bawah. Tambahan parpol pendukung, yakni PPP dan PSI, juga membuat Mudain semakin optimistis.

Dengan kekuatan partai yang ada, Mudain yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltara menargetkan bisa meraih 50 ribu hingga 60 ribu suara untuk Khairul-Effendhi.

“Karena kami yakin partai koalisi yang memiliki perwakilan di parlemen intens berkomunikasi di dapil masing-masing,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 15:40

Kenakalan Remaja Bikin Resah

TARAKAN – Keluhan masyarakat terkait maraknya kelompok remaja yang melakukan balap liar di malam…

Jumat, 22 Juni 2018 15:30

Ratusan Warga Serbu Kantor Disdukcapil

WAKTU libur yang panjang bagi aparatur sipil negara (ASN), membuat pelayanan sempat terhenti. Akibatnya,…

Jumat, 22 Juni 2018 15:08

Pemkot Tarakan Bersikap Tegas, Beri Sanksi Dua ASN Terlibat Politik

TARAKAN - Hari pertama masuk kerja pascacuti bersama, Kamis (21/6), Pemerintah Kota Tarakan langsung  menjatuhkan…

Kamis, 21 Juni 2018 15:13

Jalan di Perumahan PNS Rusak

TARAKAN – Pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terutama soal infrastruktur masih…

Kamis, 21 Juni 2018 15:12

Pajak Tiket Bioskop Dipatok 35 Persen

TARAKAN – Beroperasinya bioskop XXI pascalibur Lebaran, terancam batal. Padahal, masyarakat Bumi…

Kamis, 21 Juni 2018 14:51

Sidak Hari Pertama Kerja

DALAM rangka mengawasi kinerja aparatur sipil negara (ASN), Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan…

Jumat, 15 Juni 2018 14:59

Ini Pesan Plt Wali Kota Tarakan di Moment Idulfitri

TARAKAN - Hari Raya Idulfitri menjadi momentum bagi umat Islam untuk saling bermaaf-maafan. Tak terkecuali…

Kamis, 14 Juni 2018 14:23

Motoris Negatif Gunakan Narkoba, Penyebab Kecelakaan Speedboat Masih Diselidiki

TARAKAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan mulai memeriksa saksi-saksi…

Selasa, 12 Juni 2018 15:20

YAELAA..!! Desak-Desakan di Pelabuhan, Warga Tercebur ke Laut

TARAKAN – Padatnya aktivitas arus mudik di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan sejak beberapa hari ini,…

Senin, 11 Juni 2018 14:59

Asri Santosa: Maskapai dan Agen Taat Aturan

MENINDAKLANJUTI dugaan kenaikan harga tiket pesawat, stakeholder melakukan inspeksi mendadak (sidak)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .