MANAGED BY:
SELASA
11 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 21 Januari 2018 13:46
Jadi Langganan Setiap Tahun

Banjir Berangsur Surut

LANGGANAN: Pekarangan rumah warga di Desa Wonomulyo yang masih terendam banjir, kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Banjir yang menggenangi beberapa desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Jumat (19/1) lalu, berangsur surut, kemarin (20/1).

Hanya beberapa wilayah yang masih menyisakan genangan air. Jalan raya yang ada di RT 5 Desa Wonomulyo yang sebelumnya tergenang air setinggi lebih 50 sentimeter, juga sudah tak berbekas.

Pantauan Bulungan Post di Desa Wonomulyo, Sabtu (20/1), genangan air hanya terlihat pada bagian bawah rumah warga yang letaknya agak rendah. Selain itu, area persawahan yang sebelumnya tergenang, sebagian sudah surut dan sebagian masih ada yang tergenang, khususnya yang berada di tepi Sungai Sajau.

Menurut Kepala Desa Wonomulyo Muhammad Abadi, pada saat banjir, Jumat lalu, dari 15 RT di wilayahnya, 9 RT tergenang banjir. Yakni, RT 4, RT 5, RT 6, RT 7, RT 8, RT 11, RT 13, RT 14, dan RT 15. Setiap RT yang tergenang, rata-rata 50 persen wilayahnya terdampak banjir tersebut.

"Banjir paling tinggi sekitar 2 meter di RT 7. Ada 9 KK (kepala keluarga) yang sempat mengungsi ke rumah saudara atau tetangganya yang lebih tinggi. Tapi saat ini sudah kembali ke rumahnya," tutur pria yang akrab disapa Abadi ini.

Abadi mengatakan, warganya sudah akrab dengan banjir seperti yang terjadi. Pasalnya, sejak puluhan tahun lalu banjir memang menjadi langganan datang ke Wonomulyo. Sebelum wilayahnya kebanjiran, dirinya dan warga lain sudah melakukan pemantauan pada Kamis (18/1) malam. Sebab, sejak saat ini air sudah terlihat naik ke permukiman warga.

"Kami sudah beritahukan warga bahwa air sungai naik. Puncaknya adalah saat usai salat Jumat, tapi setelah itu mulai surut lagi. Banjir seperti ini memang sudah biasa bagi warga, kalau di hulu sungai (Sajau) hujan dan air laut pasang, pasti di sini banjir. Dalam satu tahun rata-rata bisa 1-3 kali," bebernya.

Terkait lahan pertanian yang terdampak banjir, pria yang menjabat Kades Wonomulyo hingga 2019 ini menjelaskan, totalnya lebih dari 20 hektare, baik padi maupun sayuran. Untuk kerugian yang dialami petani diperkirakan puluhan juta rupiah.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BRI untuk meminta keringanan pembayaran kredit masyarakat, karena banjir ini. Sebab, rata-rata warga di sini punya utang ke BRI melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat)," sebutnya.

Abadi menuturkan, banjir yang terjadi merupakan akibat wilayah hulu Sungai Sajau yang sudah rusak karena aktivitas perkebunan kelapa sawit yang membabat hutan guna membuka lahan. Akibatnya, kata dia, arus sungai menjadi tidak normal karena banyak pohon yang ditebang dibuang ke sungai.

Dia berharap pemerintah daerah, baik Pemkab Bulungan maupun Pemprov Kaltara bisa melakukan normalisasi sungai. Sehingga, bisa meminimalkan dampak kepada masyarakat, khususnya para petani. Apalagi, Desa Wonomulyo merupakan sentra penghasil sayuran di Kabupaten Bulungan.

Bahkan, dia menyebut sudah tiga tahun Wonomulyo tidak tersentuh bantuan dari Pemkab Bulungan maupun Pemprov Kaltara. "Kami juga berharap dibuatkan drainase dari permukiman penduduk sepanjang 200 meter ke arah sungai dan penambahan tinggi jalan. Kami sudah mengusulkan hal ini sejak 2007 lalu, saat saya masih jadi aparat desa, hingga kini belum direalisasikan. Selain itu, kami juga berharap bantuan bibit dan pupuk untuk petani, tidak perlu dikasih uang, itu yang dibutuhkan masyarakat," terangnya.

Meski banjir sudah surut, desa dengan 411 KK (1.483 jiwa) ini masih ada kemungkinan kembali mengalami banjir. Pasalnya, wilayah Bulungan masih diguyur hujan yang pada Jumat malam hingga Sabtu dinihari. "Ya masih ada kemungkinan naik karena sudah mulai terlihat pergerakan air, tapi kami harapkan air tidak naik lagi," ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 10:08

Diskominfo Kejar Target Nasional

TANJUNG SELOR – Pemerintah menargetkan pada 2020 mendatang tidak ada…

Selasa, 11 Desember 2018 10:02

Pemprov Raih Predikat Kepatuhan Tinggi

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kaltara menerima penghargaan anugerah predikat kepatuhan…

Senin, 10 Desember 2018 09:58

Sembilan Kali Penyelundupan Kepiting Digagalkan

TANJUNG SELOR – Bisnis ilegal kepiting bertelur, masih sulit dihentikan.…

Minggu, 09 Desember 2018 11:32

Sembilan Titik Rawan Laka

TANJUNG SELOR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltara memetakan…

Minggu, 09 Desember 2018 11:07

Dua OPD Pemprov Naik Status

TANJUNG SELOR – Terjadi perubahan tipe organisasi perangkat daerah (OPD)…

Minggu, 09 Desember 2018 11:05

Sembilan Peserta SKB Tak Hadir

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Pemprov…

Minggu, 09 Desember 2018 11:03

Kaltara Di-deadline 14 Desember

TANJUNG SELOR – Pembahasan APBD Kaltara 2019 telah difasilitasi Direktorat…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:35

Intensitas Hujan Masih Normal

INTENSITAS hujan di Bulungan terus mengalami peningkatan. Namun, menurut data…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:31

9.743 Peserta Tunggak Iuran BPJS

TANJUNG SELOR – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Bulungan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:14

APBD Kaltara Difasilitasi Kemendagri

TANJUNG SELOR – Penetapan bersama APBD Kaltara 2019 yang belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .