MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 20 Januari 2018 12:45
Puluhan Hektare Sawah Terendam, Petani Terancam Gagal Panen
SUNGAI MELUAP: Puluhan hektare sawah di Tanjung Palas Timur terancam gagal panen akibat terendam banjir sejak Jumat (19/1) dinihari.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hujan yang mengguyur Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir, membuat beberapa desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur kebanjiran. Antara lain Desa Tanjung Agung, Wonomulyo hingga Sajau. Banjir diduga terjadi karena meluapnya volume air dari hulu Sungai Sajau.

Berdasarkan pantauan media ini di Desa Wonomulyo, banjir tak hanya merendam rumah-rumah warga, tapi juga area perkebunan dan pertanian milik masyarakat. Bahkan, luas area pertanian yang terendam banjir mencapai puluhan hektare.

Di RT 5 Desa Wonomulyo, banjir juga menggenangi jalan sepanjang lebih dari 150 meter. Hal ini membuat banyak kendaraan “mengular” cukup panjang karena tidak bisa melewati genangan air yang tingginya mencapai lebih 50 sentimeter.

Yang paling merasakan dampak dari genangan air di jalan adalah para sopir pengangkut kelapa sawit. Ada lebih dari 30 truk bermuatan buah kelapa sawit dan puluhan kendaraan lain memilih menunggu air hingga surut untuk melintas. Ramainya jalan akibat banjir ini juga menjadi tontonan warga yang tinggal di sepanjang jalan di RT tersebut.

Kardi, warga setempat, mengatakan banjir sudah terjadi sejak Jumat (19/1) dinihari. Menurutnya, banjir yang terjadi di wilayahnya bukan merupakan hal baru, karena memang sering terjadi ketika di hulu sungai terjadi hujan deras. Dikatakan, ketinggian air mencapai puncaknya sekitar pukul 12.00 Wita.

“Setelah itu biasanya mulai surut, apalagi kalau di hulu sudah tidak hujan,” terang pria paruh baya asal Kediri, Jawa Timur ini.

Hal senada juga diutarakan Supar, saat media ini mengecek persawahan yang tergenang air di RT 6. Pria asal Sragen, Jawa Tengah ini menjelaskan, persawahan yang tergenang air karena lokasinya yang dekat dengan Sungai Sajau. Sehingga, ketika meluap air dengan cepat ke sawah masyarakat. Yang paling parah terkena banjir adalah sawah yang paling dekat dengan sungai.

“Ini (banjir, Red) tidak terlalu besar. Yang paling besar banjir itu ada siklus setiap delapan tahun sekali. Sawah-sawah ada yang baru tanam, ada juga yang sudah berbunga. Kalau sudah berbunga, habislah sudah, rugi,” tuturnya.

Supar juga menunjukkan sawah-sawah yang terkena banjir di RT 6 tersebut. Di beberapa titik, ketinggian air bahkan sudah merendam seluruh tanaman padi warga.

Sementara Suyadi, Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan mengatakan, dari sekitar 25 hektare lahan yang digarap oleh kelompoknya, sekitar 9 hektare dilaporkan terendam air. Namun, kondisi tersebut nampaknya sudah bersahabat dengan masyarakat di Desa Wonomulyo.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi yang memantau kondisi banjir, mengatakan informasi dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Bulungan area persawahan di Desa Wonomulyo yang terendam banjir sekitar 20 hektare. Sementara, di Desa Tanjung Agung luasnya mencapai 70 hektare.

Pihaknya tetap memantau kondisi yang ada saat ini sambil menunggu laporan dari instansi terkait di Kabupaten Bulungan. Pasalnya, wilayah yang terkena banjir merupakan kewenangan Pemkab Bulungan. Namun, beberapa instansi sudah terlihat menurunkan personel untuk siaga terhadap banjir tersebut. Selain Tagana Bulungan, ada juga PMI Bulungan dan personel TNI.

Andi mengatakan, untuk area pertanian yang terendam berdasarkan informasi, sebagian besar didominasi lahan persawahan. Namun, ada juga tanaman lain seperti kacang tanah, cabai dan lainnya. “Untuk padi, meski terendam, asalkan tidak sampai rebah tanamannya, tidak masalah. Masih bisa tumbuh. Tapi kalau sudah rebah pasti habis sudah, tidak bisa bertahan,” ungkapnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 15:02

Warga Diberi Waktu hingga Desember

TARAKAN – Warga yang ingin menyalurkan hak suaranya pada pada pemilihan umum pada tahun depan,…

Rabu, 26 September 2018 14:53

Pelamar CPNS ‘Serbu’ Disdukcapil

TANJUNG SELOR – Kebijakan pemerintah kembali membuka keran penerimaan CPNS pada tahun ini, langsung…

Rabu, 26 September 2018 14:51

Tampil di Seminar Internasional, Gubernur Tawarkan Investasi

SINGAPURA – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan Mr Cherian…

Selasa, 25 September 2018 11:27

Sabu 11 Kg Gagal ke Sulsel

TANJUNG SELOR – Pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dalam jumlah banyak di…

Selasa, 25 September 2018 11:17

Pengembangan Bandara Terbentur Pembebasan Lahan

TANJUNG SELOR – Pembangunan di sektor perhubungan menjadi perhatian pemerintah untuk memperlancar…

Selasa, 25 September 2018 11:14

Warga Bulungan Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

TANJUNG SELOR – Isu bakal adanya gerakan deklarasi #2019GantiPresiden, disikapi sejumlah warga…

Senin, 24 September 2018 16:09

Berkurang Dua Jamaah

JAMAAH haji Kalimantan Utara telah kembali ke daerah masing-masing. Tarakan dan Bulungan telah tiba…

Senin, 24 September 2018 16:05

Wajib Laporkan Akun Medsos

TANJUNG SELOR – Peserta pemilihan umum 2019 wajib melaporkan akun media sosial (medsos) kepada…

Senin, 24 September 2018 15:13

Warga Kesulitan Air Bersih

TANJUNG SELOR - Warga RT 10 Sungai Urang, Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, mengalami…

Minggu, 23 September 2018 15:09

Kasus Narkoba, Tertinggi di Bulungan

PEREDARAN narkotika semakin marak terjadi. Terlebih lagi, masuknya narkotika dan jalur perlintasannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .