MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 19 Januari 2018 11:33
Buka Tiga Sumur di Bunyu

Tahun Ini, Pertamina Target 4.400 BOPD

PENYUMBANG DBH: Salah satu rig yang beroperasi di Pulau Bunyu. Tahun ini, Pertamina membuka tiga sumur untuk mengejar target 4.400 BPOP.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – PT Pertamina EP Field Bunyu berencana melakukan pengeboran 3 sumur yang ada di wilayah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Energy Nunukan Company (PHENC). Yakni, Keris 1, Parang 2, dan Parang 3 yang berada di Pulau Bunyu.

Menurut Spesialis Pratama Dukungan Bisnis Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) Bambang Ariato Kurniawan, tiga titik tersebut merupakan bagian dari 16 sumur yang ada di Pulau Bunyu. Semua titik itu berada pada daerah yang sebelumnya sudah dikembangkan oleh Pertamina.

“Diharapkan akan ada peningkatan produksi migas ke depan, khususnya bagi Pertamina EP. Target tahun 2018 adalah sebesar 4.400 barel oil per day (BOPD),” ujar Bambang usai pertemuan antara perwakilan SKK Migas dengan Bupati Bulungan Sudjati, Kamis (18/1).

Bambang menyebutkan, sejak 1 Januari tahun ini, produksi minyak sudah mencapai 110 persen. Untuk pengeboran tiga sumur tersebut, Bambang menyatakan akan dimulai pada Maret mendatang.

“Kami minta dukungan ke Bupati untuk memberikan kemudahan-kemudahan kegiatan di Bunyu. Misalnya, advokasi dan sosialisasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Bambang mengatakan, wilayah yang akan dilakukan pengeboran diberikan waktu untuk eksplorasi paling lama 10 tahun dan eksploitasi 20 tahun. Semakin lama waktu eksplorasi, biaya akan semakin besar. Saat ditemukan cadangan migas yang ekonomis, biaya operasional akan jadi beban pemerintah melalui APBN.

“Untuk itu, kami minta dukungan Bupati agar bisa dipermudah. Jadi, waktu eksplorasi tidak lama dan biaya jadi lebih kecil. Sehingga, akan berdampak juga pada penerimaan pemerintah pusat dan ke daerah melalui dana bagi hasil (DBH),” terangnya.

Bupati Bulungan Sudjati menyatakan pihaknya mendukung kegiatan pengeboran yang dilakukan, khususnya di Pulau Bunyu. Dia berharap tak hanya Pemkab yang mendukung, tapi juga oleh masyarakat sekitar area operasi perusahaan. Karena dia menilai ada dampak positif bagi masyarakat dan daerah dari kegiatan tersebut.

Selain menambah pendapatan asli daerah (PAD), juga akan ada multiplier effect bagi masyarakat. Di antaranya terserapnya banyak tenaga kerja dan pergerakan ekonomi masyarakat di sekitar. “Katering-katering bisa jalan dan dampak positif lainnya bagi masyarakat,” ujar Sudjati.

Dia menambahkan, sektor pertambangan, termasuk migas masih menjadi pendorong utama perekonomian di Bulungan. Untuk itu, Sudjati mengaku mendukung dan siap mem-backup kegiatan yang dilakukan Pertamina.

“Apalagi CSR (coorporate social responsibility) Pertamina selama ini juga sudah bagus. Baik kesehatan maupun pendidikan dan sebagainya,” sebutnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 14:42

Dewan Minta Pengawasan Elpiji Melon Diperketat

TARAKAN – Banyaknya keluhan yang dilontarkan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram…

Selasa, 11 September 2018 15:29

Hanya Muncul saat Ada Bantuan, Disperindagkop Ajukan untuk Dibubarkan

TANJUNG SELOR - Pembentukan sejumlah koperasi tidak lagi berlandaskan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.…

Senin, 10 September 2018 15:09

Rp 100 Miliar untuk Pelaku Usaha

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UKM)…

Senin, 10 September 2018 15:04

Sulit Tentukan HET Daging Ayam

TANJUNG SELOR – Belum adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) ayam, jadi celah pedegang menetapkan…

Senin, 10 September 2018 15:03

Ongkos Angkut Disetarakan Harga dengan SOA

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara tengah menyusun rancangan…

Senin, 10 September 2018 14:48

Harga Masih Anjlok

MESKI kurs dolar menguat dan diprediksi sebagian pengamat ekonomi lokal, bakal berdampak positif terhadap…

Senin, 10 September 2018 14:46

Produksi Tambak Udang Masih Jauh dari Harapan

TARAKAN – Potensi budidaya tambak diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor yang membangkitkan…

Jumat, 07 September 2018 14:21

Berhemat, Solusi Hadapi Melemahnya Rupiah

NILAI tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribu per USD 1, membuat masyarakat kian panik. Namun, kenaikan…

Jumat, 07 September 2018 14:17

Dolar Naik, Momentum Genjot Ekspor

TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto bersyukur,…

Kamis, 06 September 2018 17:27

Budidaya Rumput Laut Perlu Diatur

BUDIDAYA rumput laut di Kaltara cukup menjanjikan. Beberapa petani rumput laut, baik di Tarakan maupun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .