MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 19 Januari 2018 11:25
Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas
Frederick Ellia Gugkang

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan yang direncanakan sebesar Rp 5 miliar untuk revisi Perda Rancana tata Ruang Wilayah (RTRW), saat ini masih dalam proses.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kaltara Frederick Ellia Gugkang mengatakan, tetap mengupayakan pemberian bankeu tersebut dalam waktu dekat. Bankeu Rp 5 miliar itu tidak hanya untuk revisi RTRW, tapi juga Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Paling lambat Maret. Tetapi kami upayakan bisa secepatnya agar Pemkab Bulungan bisa mulai mengerjakan revisi RTRW dan RDTR tersebut,” ujar Frederick, Kamis (18/1).

Namun, Frederick mengatakan, ada kemungkinan bankeu untuk Pemkab Bulungan tersebut mengalami pengurangan. Sebab, Rp 5 miliar untuk revisi RTRW dan RDTK dinilai terlalu besar. Itu, kata dia, berkaca dari penyusunan RTRW Kaltara pada 2016 yang hanya menghabiskan anggaran sekira Rp 1 miliar.

“Jadi, akan kami tinjau lagi. Mungkin sekitar Rp 2 miliar. Tapi ini masih belum pasti ya. Kalau memang punya anggaran, ya (tetap) segitu, kalau perlu dikurangi, ya dikurangi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, revisi RTRW bisa diselesaikan paling lama satu tahun. Pemkab sendiri diberi waktu dalam delapan bulan ke depan untuk melakukan revisi. Yang membuat lama, kata Frederick, adalah pembahasan peraturan daerah (Perda).

Revisi RTRW Bulungan ini sendiri perlu dilakukan dengan menyesuaikan RTRW Kaltara. Selain itu, ada beberapa proyek strategis nasional di Bulungan yang lokasinya akan ditetapkan perlu disesuaikan dengan RTRW Bulungan. Di antaranya pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), dan kota baru mandiri (KBM).

Di dalam RTRW Kaltara, KIPI Mangkupadi-Tanah Kuning ditetapkan di Kecamatan Tanjung Palas Timur. KIPI membutuhkan luas lahan mencapai 25 ribu hektare, sementara dalam RTRW Bulungan hanya 3 ribu hektare. Sehingga, perlu ada penambahan luas dalam RTRW Bulungan.

“Sebenarnya, mereka (Pemkab Bulungan) akan lebih gampang (revisi RTRW), karena sudah diakomodir di RTRW provinsi, mereka tinggal ikut saja,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan Pemprov sudah menyiapkan lahan tukar guling untuk area hak guna usaha (HGU) perusahaan perkebunan yang masuk kawasan industri. Luasan lahan tukar guling disesuaikan dengan lahan yang masuk KIPI.

“Tidak jauh dari situ juga. Untuk perusahaan yang sudah melakukan penanaman, sudah ada perhitungan untuk penggantiannya, tidak dibabat begitu saja,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 13:59

Mahasiswa Desak Revisi UU MD3, Buruh Tuntut Gaji Sesuai UMK

TANJUNG SELOR – Disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 mendapat reaksi dari…

Rabu, 21 Februari 2018 13:50

Ingatkan Pasokan Gas untuk PLTG

PEMBANGUNAN PLTG diharapkan bisa selesai tepat waktu dan segera mengalirkan listrik ke masyarakat. Meski…

Rabu, 21 Februari 2018 13:42

Pembangkit 29 MW di Bulungan

TANJUNG SELOR – Pembangunan pembangkit listrik di Kalimantan Utara mendapatkan perhatian dari…

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

Gunakan Arsitektur Tradisional, Setiap Bangunan Punya Nama

Pelimpahan Aset Dipantau BPK

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

RS Tipe B Butuh 23 Dokter
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .