MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 18 Januari 2018 12:04
Warga Kembali Temukan Mortir Aktif, Daya Ledak hingga 1 Kilometer
TEMUAN MORTIR: Anggota Detasemen C Pelopor Satbrimob mengevakuasi mortir di RT 14 Kelurahan Kampung Satu/Skip, Rabu (17/1).

PROKAL.CO, TARAKAN – Mortir peninggalan Perang Dunia II satu per satu ditemukan di Tarakan. Rabu (17/1), seorang warga mortir di Jalan Pulau Bangka RT 14, Kelurahan Kampung Satu/Skip.

Adalah Safaruddin (51) yang menemukan ketika sedang membersihkan tanah di belakang rumahnya, sekira pukul 10.00 Wita. Saat menggali menggunakan sekop, tidak sengaja menggesek benda berbahan besi itu. 

"Pas saya lihat, memang betul ada bom (mortir). Langsung saya telepon polisi. Memang di sini sekitar tahun 2015 sudah ada 7 temuan, sama yang ini sudah 8 yang saya temukan dengan jenis yang sama," ungkap pria yang akrab disapa Udin itu.

Sementara itu, Kepala Detasemen C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim AKBP Henzly Moningkey melalui Kanit Subden Gegana IV Iptu Muhammad Nur, menyebutkan mortir yang ditemukan Safaruddin memiliki panjang 33 sentimeter, diameter tengah 27 sentimeter, diameter belakang 14 sentimeter, diameter depan 11 sentimeter, serta ekor atau kipas dengan ukuran 23 sentimeter.

Ia pun mengakui kalau mortir tersebut masih aktif jika melihat dari tampilannya berwarna hijau. Sepengetahuannya, mortir jenis ini memiliki daya ledak radius 200 meter hingga 1 kilometer.

Muhammad Nur menyatakan wilayah tempat tinggal Safaruddin diduga banyak tersimpan mortir sisa PD II dan sudah beberapa kali pihaknya melakukan evakuasi di tempat itu. Sebab, di belakang rumahnya ada bunker peninggalan PD II.

"Kami juga tidak tahu, apakah ini bunker Jepang atau Belanda. Tapi, biasanya mortir ini sengaja untuk diledakkan di dekat bunker oleh musuh," tuturnya.

“Kalau ada lagi warga yang menemukan benda mirip mortir atau yang bisa membahayakan, segera melapor ke kantor kepolisian terdekat. Jangan pindahkan sendiri tanpa ditangani yang ahli, karena bisa berakibat fatal,” imbaunya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 15:04

Pariwisata Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

TARAKAN - Naik turunnya ekonomi nasional yang dipengaruhi perekonomian dunia, perlu disiati dengan mengkaji…

Selasa, 25 September 2018 12:02

Perusahaan Jerman Tertarik Investasi Air Bersih

TARAKAN – Persoalan air bersih yang kerap menjadi keluhan warga Tarakan, menarik minat perusahaan…

Selasa, 25 September 2018 11:26

APBD-P untuk Bayar Utang

TARAKAN – DPRD Tarakan akhirnya memanggil Pemerintah Kota untuk mempertanyakan draf Kebijakan…

Selasa, 25 September 2018 11:25

Nyaleg, Kursi Wawali Kosong

TARAKAN – Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat resmi mundur dari jabatannya, bersamaan…

Selasa, 25 September 2018 11:19

Awas Salah Pilih! Inilah Ciri-Ciri Daging Ayam Segar

TARAKAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan mengimbau masyarakat agar lebih…

Senin, 24 September 2018 16:36

Pengendara Sepeda Kehilangan Kaki

TARAKAN – Salah seorang warga yang bersepeda menuruni jalan menanjak di kawasan Mamburungan, Kecamatan…

Senin, 24 September 2018 16:25

Begadang Berujung Kecelakaan

TARAKAN - Kecelakaan tunggal terjadi di RT 11 Mamburungan, sekira pukul 15.00 Wita, Ahad (23/9). Sebuah…

Senin, 24 September 2018 16:18

Baznas Incar Zakat Profesi Wakil Rakyat

TARAKAN – Guna menambah penerimaan, Badan Amil Zakat Infak dan Sedekah Nasional (Baznas) Tarakan…

Senin, 24 September 2018 16:15

Gang Kerang Bersalin Beton

TARAKAN – Warga di RT 17 Kelurahan Lingkas Ujung tidak lama lagi bisa beraktivitas dengan fasilitas…

Senin, 24 September 2018 16:12

Terduga Teroris Akan Jalani Persidangan

TERDUGA teroris berinisial AS yang menebar ancaman lewat video berdurasi 2 menit 50 detik pada Mei lalu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .