MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 18 Januari 2018 11:58
HET Beras Dicuekin Pedagang
TAK SESUAI HET: Harga beras di pasaran mengalami kenaikan. Beras premium dijual hingga Rp 20 ribu/kg.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kenaikan harga beras tidak hanya terjadi di Tarakan, di Tanjung Selor, Bulungan, harga beras pun tak lagi sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Untuk diketahui, HET beras medium Rp 9.950/kg dan premium Rp 13.300/kg. Harga tersebut untuk wilayah Kalimantan yang ditetapkan pemerintah pada awal September tahun lalu.

Dari pantauan Bulungan Post, harga beras di Pasar Induk Tanjung Selor melonjak. Ayu, salah seorang pedagang di pasar terbesar di ibu kota Kaltara itu, juga mengaku adanya kenaikan harga beras.

“Harga beras premium Rp 20 ribu per kilo (kilogram) dari sebelumnya Rp 15 ribu,” ujarnya saat ditemui media ini, Rabu (17/1).

Sementara harga beras medium, diakuinya mengalami kenaikan Rp 1.000. Yakni, dari Rp 12 ribu/kg menjadi Rp 13 ribu/kg.

Pedagang beras lainnya, Aldi, juga mengaku ada kenaikan harga. Untuk kemasan 10 kilogram dari Rp 130 ribu menjadi Rp 140 ribu. Sedangkan kemasan 20 kilogram dijualnya Rp 250.000 dari sebelumnya Rp 240.000.

“Untuk agen pemasok biasanya rata–rata pedagang Pasar Induk mendatangkan langsung dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Harga cenderung tidak normal diperkirakan semenjak seminggu yang lalu,” ujarnya.

Sedangkan Agus, pedagang beras di tempat yang sama, mengaku sejak harga beras naik, pembeli pun menurun. “Terkadang pembeli memaksa saya untuk menjual dengan harga yang normal,” akunya.

Sementara itu, Arifuddin, Kabid Pedagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disprindakop) dan UMKM Kalimantan Utara mengatakan, kenaikan harga beras pada awal tahun ini karena dampak kurangnya pasokan dari luar daerah seperti Jawa.

“Tetapi perlahan mengalami penurunan dan harga kembali normal. Apalagi minggu yang akan datang sudah memasuki waktu panen,” ujarnya. (*/wan/fen)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 14:42

Dewan Minta Pengawasan Elpiji Melon Diperketat

TARAKAN – Banyaknya keluhan yang dilontarkan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram…

Selasa, 11 September 2018 15:29

Hanya Muncul saat Ada Bantuan, Disperindagkop Ajukan untuk Dibubarkan

TANJUNG SELOR - Pembentukan sejumlah koperasi tidak lagi berlandaskan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.…

Senin, 10 September 2018 15:09

Rp 100 Miliar untuk Pelaku Usaha

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UKM)…

Senin, 10 September 2018 15:04

Sulit Tentukan HET Daging Ayam

TANJUNG SELOR – Belum adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) ayam, jadi celah pedegang menetapkan…

Senin, 10 September 2018 15:03

Ongkos Angkut Disetarakan Harga dengan SOA

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara tengah menyusun rancangan…

Senin, 10 September 2018 14:48

Harga Masih Anjlok

MESKI kurs dolar menguat dan diprediksi sebagian pengamat ekonomi lokal, bakal berdampak positif terhadap…

Senin, 10 September 2018 14:46

Produksi Tambak Udang Masih Jauh dari Harapan

TARAKAN – Potensi budidaya tambak diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor yang membangkitkan…

Jumat, 07 September 2018 14:21

Berhemat, Solusi Hadapi Melemahnya Rupiah

NILAI tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribu per USD 1, membuat masyarakat kian panik. Namun, kenaikan…

Jumat, 07 September 2018 14:17

Dolar Naik, Momentum Genjot Ekspor

TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto bersyukur,…

Kamis, 06 September 2018 17:27

Budidaya Rumput Laut Perlu Diatur

BUDIDAYA rumput laut di Kaltara cukup menjanjikan. Beberapa petani rumput laut, baik di Tarakan maupun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .