MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 18 Januari 2018 11:53
Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara
DISIAPKAN ATURAN: Truk yang memuat buah kelapa sawit nantinya dilarang melewati jalan umum.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun provinsi. Untuk mengamankan jalan-jalan yang saat ini sedang dibangun agar tidak cepat mengalami kerusakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara sudah mengusulkan dua rancangan peraturan daerah (raperda) ke wakil rakyat.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kaltara Aswandi mengatakan, dua raperda yang diusulkan ke DPRD Kaltara yaitu terkait pengendalian dan pengawasan angkutan jalan, serta penyelenggaraan jalan umum dan jalan khusus untuk batu bara dan kelapa sawit.

Menurutnya, dua raperda yang diusulkan tersebut juga sudah dilakukan kajian naskah akademik. Dalam raperda penyelenggaraan jalan umum dan jalan khusus untuk batu bara dan kelapa sawit, dia menyebutkan sudah dibandingkan dengan beberapa daerah yang memiliki kondisi serupa.

Di dalam raperda itu, untuk perusahaan pertambangan batu bara harus membuat jalur khusus untuk kegiatan operasionalnya. Tidak boleh menggunakan jalan umum. “Kalau mereka melintas jalan umum harus membuat jembatan atau underpass agar tidak mengganggu jalan umum,” tuturnya saat ditemui media ini, Selasa (16/1).

Untuk kelapa sawit, ada dua aturan yang dibuat. Bagi perusahaan yang memiliki kebun inti harus membuat jalan sendiri. Perusahaan kelapa sawit juga harus membangun pabrik crude palm oil (CPO). Sehingga, pengiriman bahan baku CPO tidak harus menggunakan jalan umum. Sebab, untuk membangun jalan khusus membutuhkan biaya yang tinggi.

Sementara itu, untuk kebun plasma bisa menggunakan jalan umum, tetapi dengan izin khusus. Namun, kapasitas angkutan harus mengikuti ketentuan mengenai beban jalan. “Misalnya, kalau beban jalan 8 ton, ya harus 8 ton. Kan, masyarakat tidak ada kewajiban membangun jalan khusus,” jelasnya.

Pada raperda pengendalian dan pengawasan angkutan jalan, lebih ditekankan kepada kendaraan angkutan barang dan material khusus. Kendaraan angkutan yang melintas harus sesuai dengan standar, baik lebar, tinggi, dan beban kendaraan. Sehingga bisa menekan kerusakan jalan akibat kelebihan beban setiap kendaraan angkutan.

“Aturan ini dibuat untuk meminimalisir tingkat kerusakan jalan. Sebab, berdasarkan hasil penelitian, akibat beban yang berlebihan, kerusakan jalan lebih cepat dari perencanaannya. Misalnya, perencanaan pemeliharaan jalan 3 tahun sejak dibangun, ternyata 1 tahun sudah rusak karena terus-menerus kelebihan beban,” paparnya.

Aswandi menambahkan, Kaltara merupakan daerah yang sedang mulai membangun, sehingga perlu dilakukan pengamanan terkait infrastrukturnya, terutama jalan. “Tanpa mereka (pelaku usaha/angkutan) daerah tidak dapat hasil, tapi kalau mereka melanggar terus juga merugikan kita. Jadi harus ada aturan dan sanksi,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 15:02

Warga Diberi Waktu hingga Desember

TARAKAN – Warga yang ingin menyalurkan hak suaranya pada pada pemilihan umum pada tahun depan,…

Rabu, 26 September 2018 14:53

Pelamar CPNS ‘Serbu’ Disdukcapil

TANJUNG SELOR – Kebijakan pemerintah kembali membuka keran penerimaan CPNS pada tahun ini, langsung…

Rabu, 26 September 2018 14:51

Tampil di Seminar Internasional, Gubernur Tawarkan Investasi

SINGAPURA – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan Mr Cherian…

Selasa, 25 September 2018 11:27

Sabu 11 Kg Gagal ke Sulsel

TANJUNG SELOR – Pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dalam jumlah banyak di…

Selasa, 25 September 2018 11:14

Warga Bulungan Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

TANJUNG SELOR – Isu bakal adanya gerakan deklarasi #2019GantiPresiden, disikapi sejumlah warga…

Senin, 24 September 2018 16:09

Berkurang Dua Jamaah

JAMAAH haji Kalimantan Utara telah kembali ke daerah masing-masing. Tarakan dan Bulungan telah tiba…

Senin, 24 September 2018 16:05

Wajib Laporkan Akun Medsos

TANJUNG SELOR – Peserta pemilihan umum 2019 wajib melaporkan akun media sosial (medsos) kepada…

Senin, 24 September 2018 15:13

Warga Kesulitan Air Bersih

TANJUNG SELOR - Warga RT 10 Sungai Urang, Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, mengalami…

Minggu, 23 September 2018 15:09

Kasus Narkoba, Tertinggi di Bulungan

PEREDARAN narkotika semakin marak terjadi. Terlebih lagi, masuknya narkotika dan jalur perlintasannya…

Minggu, 23 September 2018 15:08

Dana APK Belum Ditentukan

TANJUNG SELOR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara akan membuat jadwal untuk kampanye terbuka. Mengingat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .