MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 18 Januari 2018 11:53
Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara
DISIAPKAN ATURAN: Truk yang memuat buah kelapa sawit nantinya dilarang melewati jalan umum.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah pusat maupun provinsi. Untuk mengamankan jalan-jalan yang saat ini sedang dibangun agar tidak cepat mengalami kerusakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara sudah mengusulkan dua rancangan peraturan daerah (raperda) ke wakil rakyat.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kaltara Aswandi mengatakan, dua raperda yang diusulkan ke DPRD Kaltara yaitu terkait pengendalian dan pengawasan angkutan jalan, serta penyelenggaraan jalan umum dan jalan khusus untuk batu bara dan kelapa sawit.

Menurutnya, dua raperda yang diusulkan tersebut juga sudah dilakukan kajian naskah akademik. Dalam raperda penyelenggaraan jalan umum dan jalan khusus untuk batu bara dan kelapa sawit, dia menyebutkan sudah dibandingkan dengan beberapa daerah yang memiliki kondisi serupa.

Di dalam raperda itu, untuk perusahaan pertambangan batu bara harus membuat jalur khusus untuk kegiatan operasionalnya. Tidak boleh menggunakan jalan umum. “Kalau mereka melintas jalan umum harus membuat jembatan atau underpass agar tidak mengganggu jalan umum,” tuturnya saat ditemui media ini, Selasa (16/1).

Untuk kelapa sawit, ada dua aturan yang dibuat. Bagi perusahaan yang memiliki kebun inti harus membuat jalan sendiri. Perusahaan kelapa sawit juga harus membangun pabrik crude palm oil (CPO). Sehingga, pengiriman bahan baku CPO tidak harus menggunakan jalan umum. Sebab, untuk membangun jalan khusus membutuhkan biaya yang tinggi.

Sementara itu, untuk kebun plasma bisa menggunakan jalan umum, tetapi dengan izin khusus. Namun, kapasitas angkutan harus mengikuti ketentuan mengenai beban jalan. “Misalnya, kalau beban jalan 8 ton, ya harus 8 ton. Kan, masyarakat tidak ada kewajiban membangun jalan khusus,” jelasnya.

Pada raperda pengendalian dan pengawasan angkutan jalan, lebih ditekankan kepada kendaraan angkutan barang dan material khusus. Kendaraan angkutan yang melintas harus sesuai dengan standar, baik lebar, tinggi, dan beban kendaraan. Sehingga bisa menekan kerusakan jalan akibat kelebihan beban setiap kendaraan angkutan.

“Aturan ini dibuat untuk meminimalisir tingkat kerusakan jalan. Sebab, berdasarkan hasil penelitian, akibat beban yang berlebihan, kerusakan jalan lebih cepat dari perencanaannya. Misalnya, perencanaan pemeliharaan jalan 3 tahun sejak dibangun, ternyata 1 tahun sudah rusak karena terus-menerus kelebihan beban,” paparnya.

Aswandi menambahkan, Kaltara merupakan daerah yang sedang mulai membangun, sehingga perlu dilakukan pengamanan terkait infrastrukturnya, terutama jalan. “Tanpa mereka (pelaku usaha/angkutan) daerah tidak dapat hasil, tapi kalau mereka melanggar terus juga merugikan kita. Jadi harus ada aturan dan sanksi,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…

Minggu, 20 Mei 2018 14:35

Belum Ada Kompetisi, Masyarakat Ingin Banyak Pilihan Maskapai

Transportasi udara menjadi akses paling mudah dan cepat bagi masyarakat di Kalimantan Utara untuk bepergian.…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:55

Sekolah di Pedalaman Dibantu Internet

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan Kaltara patut berbangga, meski provinsi baru, namun sudah mampu…

Jumat, 18 Mei 2018 14:29

Buat Teror lewat Video, Seorang Pria Diciduk Densus 88

TARAKAN – Tak butuh lama bagi personel Densus 88 mengungkap pembuat video ancaman teror dengan…

Jumat, 18 Mei 2018 14:21

Tagih Janji Mendagri, Desak Moratorium DOB Dicabut

TANJUNG SELOR - Moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang masih diberlakukan pemerintah…

Jumat, 18 Mei 2018 14:14

Siapkan Aplikasi Pengaduan, Komitmen Tuntaskan Masalah Pelanggaran

Sebagai pulau yang kaya sumber daya alam, Kalimantan selalu menarik untuk dijadikan daerah eksploitasi.…

Kamis, 17 Mei 2018 13:37

Narkoba dan Miras Jadi Atensi Kapolda

TANJUNG SELOR – Minuman beralkohol atau minuman keras (miras) dan narkoba jenis sabu-sabu hasil…

Kamis, 17 Mei 2018 13:34

2019 Kaltara Bebas Lokalisasi, Tarakan dan Nunukan Jadi Target

TANJUNG SELOR - Rencana penutupan lokalisasi yang ada di Kaltara oleh Dinas Sosial (Dissos) Kaltara…

Kamis, 17 Mei 2018 13:27

Pemimpin Harus Tebar Keberanian, Masyarakat Jangan Apatis

Rentetan aksi terorisme di Pulau Jawa, mulai dari kerusuhan Mako Brimob, pengeboman di Surabaya hingga…

Rabu, 16 Mei 2018 11:42

BUKTI PENGETAP BANYAK..!! Ada 4 Ton BBM Disita Tim Gabungan

TANJUNG SELOR – Tim gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, kejaksaan dan Polisi Pamong Praja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .