MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 17 Januari 2018 13:11
Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata
BERWISATA: Turis asal Hong Kong ketika tiba di Bandara Juwata Tarakan, beberapa waktu lalu. Rencana kedatangan turis Hong Kong pada 25 Januari terancam batal karena difteri.

PROKAL.CO, TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak pada sektor pariwisata. Ini menyusul larangan pemerintah Tiongkok terhadap warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia.

Secara otomatis, rencana kedatangan wisatawan Hong Kong mulai awal tahun ini di Tarakan ditunda sampai kondisi benar-benar aman dari wabah difteri. Itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Tarakan Aleksandra.

Ini tidak lepas pemberitaan yang begitu heboh diterima pemerintah Tiongkok terhadap penyebaran dan dampak penyakit difteri di Indonesia, yang menyebutkan puluhan penderitanya meninggal dunia dan ratusan orang terinfeksi.

“Di sana, China sampai heboh. Bahkan sampai melarang warganya mengunjungi Indonesia. Salah satunya Tarakan,” kata Aleksandra, Selasa (16/1).

Selain Tarakan, turis Hong Kong juga direncanakan berlibur ke objek wisata Berau, Kaltim. Yakni, Pulau Derawan dan pulau-pulau lainnya. Meski di Tarakan hanya transit, sedikit banyak akan berdampak pada perekonomian di Bumi Paguntaka –sebutan Tarakan.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan mereka lebih dahulu akan mengunjungi tempat-tempat wisata di Tarakan. Jauh-jauh hari, Dinas Pariwisata juga telah mempromosikan sejumlah obyek wisata di kota ini seperti Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB), serta rumah adat Baloi Tidung.

Menurut Aleksandra, penundaan ini terjadi menjelang kedatangan turis Hong Kong ke Tarakan. Padahal, sebelumnya mereka sudah memastikan pesawat yang akan ditumpangi. Penundaan ini tidak hanya membuat pemerintah terancam kehilangan pendapatan, tapi juga investor yang sudah mengupayakan kedatangan turis Hong Kong melalui promosi.

“Harusnya terbang tanggal 25 (Januari). Satu kali penerbangan ini hilang. Mereka sudah habis banyak,” ujarnya.

Dikatakan, para investor meminta kepada pemerintah daerah, baik Kaltara maupun Tarakan dan daerah lain untuk mengupayakan jaminan keamanan Indonesia dari wabah difteri agar wisatawan mau datang. Sebab, kondisi sebenarnya tidak seperti yang dihebohkan di Tiongkok.

Di Tarakan sendiri penegasan status kejadian luar biasa (KLB) diharapkan bisa dievaluasi kembali. Sebab, menurut Aleksandra, status tersebut cukup memengaruhi keinginan wisatawan untuk datang.

“KLB itu apa sih? Oke kalau istilah kesehatan, tapi kalau di masyarakat luas, ketika orang China membaca kejadian luar biasa, dikira apa itu? Ini yang saya lihat dari pernyataan investor. Ini mereka yang ngomong,” tuturnya. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 15:02

Warga Diberi Waktu hingga Desember

TARAKAN – Warga yang ingin menyalurkan hak suaranya pada pada pemilihan umum pada tahun depan,…

Rabu, 26 September 2018 14:53

Pelamar CPNS ‘Serbu’ Disdukcapil

TANJUNG SELOR – Kebijakan pemerintah kembali membuka keran penerimaan CPNS pada tahun ini, langsung…

Rabu, 26 September 2018 14:51

Tampil di Seminar Internasional, Gubernur Tawarkan Investasi

SINGAPURA – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan Mr Cherian…

Selasa, 25 September 2018 11:27

Sabu 11 Kg Gagal ke Sulsel

TANJUNG SELOR – Pengungkapan kasus penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dalam jumlah banyak di…

Selasa, 25 September 2018 11:17

Pengembangan Bandara Terbentur Pembebasan Lahan

TANJUNG SELOR – Pembangunan di sektor perhubungan menjadi perhatian pemerintah untuk memperlancar…

Selasa, 25 September 2018 11:14

Warga Bulungan Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden

TANJUNG SELOR – Isu bakal adanya gerakan deklarasi #2019GantiPresiden, disikapi sejumlah warga…

Senin, 24 September 2018 16:09

Berkurang Dua Jamaah

JAMAAH haji Kalimantan Utara telah kembali ke daerah masing-masing. Tarakan dan Bulungan telah tiba…

Senin, 24 September 2018 16:05

Wajib Laporkan Akun Medsos

TANJUNG SELOR – Peserta pemilihan umum 2019 wajib melaporkan akun media sosial (medsos) kepada…

Senin, 24 September 2018 15:13

Warga Kesulitan Air Bersih

TANJUNG SELOR - Warga RT 10 Sungai Urang, Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, mengalami…

Minggu, 23 September 2018 15:09

Kasus Narkoba, Tertinggi di Bulungan

PEREDARAN narkotika semakin marak terjadi. Terlebih lagi, masuknya narkotika dan jalur perlintasannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .