MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 17 Januari 2018 13:11
Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata
BERWISATA: Turis asal Hong Kong ketika tiba di Bandara Juwata Tarakan, beberapa waktu lalu. Rencana kedatangan turis Hong Kong pada 25 Januari terancam batal karena difteri.

PROKAL.CO, TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak pada sektor pariwisata. Ini menyusul larangan pemerintah Tiongkok terhadap warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia.

Secara otomatis, rencana kedatangan wisatawan Hong Kong mulai awal tahun ini di Tarakan ditunda sampai kondisi benar-benar aman dari wabah difteri. Itu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Tarakan Aleksandra.

Ini tidak lepas pemberitaan yang begitu heboh diterima pemerintah Tiongkok terhadap penyebaran dan dampak penyakit difteri di Indonesia, yang menyebutkan puluhan penderitanya meninggal dunia dan ratusan orang terinfeksi.

“Di sana, China sampai heboh. Bahkan sampai melarang warganya mengunjungi Indonesia. Salah satunya Tarakan,” kata Aleksandra, Selasa (16/1).

Selain Tarakan, turis Hong Kong juga direncanakan berlibur ke objek wisata Berau, Kaltim. Yakni, Pulau Derawan dan pulau-pulau lainnya. Meski di Tarakan hanya transit, sedikit banyak akan berdampak pada perekonomian di Bumi Paguntaka –sebutan Tarakan.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan mereka lebih dahulu akan mengunjungi tempat-tempat wisata di Tarakan. Jauh-jauh hari, Dinas Pariwisata juga telah mempromosikan sejumlah obyek wisata di kota ini seperti Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB), serta rumah adat Baloi Tidung.

Menurut Aleksandra, penundaan ini terjadi menjelang kedatangan turis Hong Kong ke Tarakan. Padahal, sebelumnya mereka sudah memastikan pesawat yang akan ditumpangi. Penundaan ini tidak hanya membuat pemerintah terancam kehilangan pendapatan, tapi juga investor yang sudah mengupayakan kedatangan turis Hong Kong melalui promosi.

“Harusnya terbang tanggal 25 (Januari). Satu kali penerbangan ini hilang. Mereka sudah habis banyak,” ujarnya.

Dikatakan, para investor meminta kepada pemerintah daerah, baik Kaltara maupun Tarakan dan daerah lain untuk mengupayakan jaminan keamanan Indonesia dari wabah difteri agar wisatawan mau datang. Sebab, kondisi sebenarnya tidak seperti yang dihebohkan di Tiongkok.

Di Tarakan sendiri penegasan status kejadian luar biasa (KLB) diharapkan bisa dievaluasi kembali. Sebab, menurut Aleksandra, status tersebut cukup memengaruhi keinginan wisatawan untuk datang.

“KLB itu apa sih? Oke kalau istilah kesehatan, tapi kalau di masyarakat luas, ketika orang China membaca kejadian luar biasa, dikira apa itu? Ini yang saya lihat dari pernyataan investor. Ini mereka yang ngomong,” tuturnya. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…

Minggu, 20 Mei 2018 14:35

Belum Ada Kompetisi, Masyarakat Ingin Banyak Pilihan Maskapai

Transportasi udara menjadi akses paling mudah dan cepat bagi masyarakat di Kalimantan Utara untuk bepergian.…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:55

Sekolah di Pedalaman Dibantu Internet

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan Kaltara patut berbangga, meski provinsi baru, namun sudah mampu…

Jumat, 18 Mei 2018 14:29

Buat Teror lewat Video, Seorang Pria Diciduk Densus 88

TARAKAN – Tak butuh lama bagi personel Densus 88 mengungkap pembuat video ancaman teror dengan…

Jumat, 18 Mei 2018 14:21

Tagih Janji Mendagri, Desak Moratorium DOB Dicabut

TANJUNG SELOR - Moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang masih diberlakukan pemerintah…

Jumat, 18 Mei 2018 14:14

Siapkan Aplikasi Pengaduan, Komitmen Tuntaskan Masalah Pelanggaran

Sebagai pulau yang kaya sumber daya alam, Kalimantan selalu menarik untuk dijadikan daerah eksploitasi.…

Kamis, 17 Mei 2018 13:37

Narkoba dan Miras Jadi Atensi Kapolda

TANJUNG SELOR – Minuman beralkohol atau minuman keras (miras) dan narkoba jenis sabu-sabu hasil…

Kamis, 17 Mei 2018 13:34

2019 Kaltara Bebas Lokalisasi, Tarakan dan Nunukan Jadi Target

TANJUNG SELOR - Rencana penutupan lokalisasi yang ada di Kaltara oleh Dinas Sosial (Dissos) Kaltara…

Kamis, 17 Mei 2018 13:27

Pemimpin Harus Tebar Keberanian, Masyarakat Jangan Apatis

Rentetan aksi terorisme di Pulau Jawa, mulai dari kerusuhan Mako Brimob, pengeboman di Surabaya hingga…

Rabu, 16 Mei 2018 11:42

BUKTI PENGETAP BANYAK..!! Ada 4 Ton BBM Disita Tim Gabungan

TANJUNG SELOR – Tim gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, kejaksaan dan Polisi Pamong Praja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .