MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 16 Januari 2018 10:56
Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara
Hasan Basri

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara pada triwulan III pada 2017 lalu menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan. Yakni, sebesar 6,62 persen.

Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan Kaltim yang merupakan provinsi induk Kaltara. pertumbuhan ekonomi Kaltim sebesar 3,54 persen. Menurut Kepala Bagian Perekonomian Biro Perekonomian Setprov Kaltara Hasan Basri, selama ini perkembangan ekonomi Kaltara juga masih dipengaruhi dua sektor yang cukup mendominasi. Yakni, pertambangan dan perkebunan.

Dia menjelaskan, dua sektor tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap pergerakan ekonomi di provinsi bungsu ini. Apalagi, lanjutnya, saat ini harga batu bara dan kelapa sawit sedang dalam tren kenaikan. Selain itu, harga minyak dan gas bumi juga sedang membaik.

“Sebagian besar masyarakat kita (Kaltara) masih tergantung dari dua sektor itu (pertambangan dan perkebunan). Kenaikan harga batu bara dan CPO (crude palm oil) juga memengaruhi ekonomi Kaltara,” terangnya kepada Bulungan Post, Senin (15/1).

Selain sektor pertambangan dan perkebunan, adanya program pembangunan yang sedang giat dilakukan di Kaltara, baik dari pusat maupun pemerintah daerah, juga ikut mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Di antaranya proyek pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara ikut meningkatkan daya beli masyarakat. Proyek-proyek tersebut juga berperan dalam menyerap banyak tenaga kerja.

Hasan menambahkan, sebagian besar masyarakat di Kaltara juga masih bergantung pada kegiatan pemerintah. Namun, di awal tahun ini hampir semua kegiatan pemerintah belum berjalan. Karena itu, lanjutnya, masih perlu dilakukan pengembangan jalur-jalur distribusi dan potensi yang ada di Kaltara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Sedangkan di tahun ini, dia memprediksi pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama masih stabil. Tetapi dia tidak bisa memastikan berapa persen pertumbuhan Kaltara di triwulan pertama, karena masih menunggu hasil perhitungan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kalau saat ini dilihat dari kondisinya masih akan stabil. Nanti kalau semua kegiatan pemerintah berjalan, ekonomi tambah lancar,” ujarnya.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kaltara Busriansyah, mengaku pertumbuhan ekonomi di Kaltara masih fluktuatif. Daya beli masyarakat juga tergantung iklim investasi dan belanja APBD. Aanggaran pemerintah daerah di awal kemungkinan baru mulai berjalan pada akhir triwulan pertama tahun ini.

“Ketika belanja APBD di April, Mei, Juni, di situ daya beli masyarakat mulai bergerak. Bukan cuma dari APBD, tapi juga APBN,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 13 September 2018 14:42

Dewan Minta Pengawasan Elpiji Melon Diperketat

TARAKAN – Banyaknya keluhan yang dilontarkan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram…

Selasa, 11 September 2018 15:29

Hanya Muncul saat Ada Bantuan, Disperindagkop Ajukan untuk Dibubarkan

TANJUNG SELOR - Pembentukan sejumlah koperasi tidak lagi berlandaskan untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.…

Senin, 10 September 2018 15:09

Rp 100 Miliar untuk Pelaku Usaha

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindakop dan UKM)…

Senin, 10 September 2018 15:04

Sulit Tentukan HET Daging Ayam

TANJUNG SELOR – Belum adanya Harga Eceran Tertinggi (HET) ayam, jadi celah pedegang menetapkan…

Senin, 10 September 2018 15:03

Ongkos Angkut Disetarakan Harga dengan SOA

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltara tengah menyusun rancangan…

Senin, 10 September 2018 14:48

Harga Masih Anjlok

MESKI kurs dolar menguat dan diprediksi sebagian pengamat ekonomi lokal, bakal berdampak positif terhadap…

Senin, 10 September 2018 14:46

Produksi Tambak Udang Masih Jauh dari Harapan

TARAKAN – Potensi budidaya tambak diharapkan mampu bersaing menjadi salah satu sektor yang membangkitkan…

Jumat, 07 September 2018 14:21

Berhemat, Solusi Hadapi Melemahnya Rupiah

NILAI tukar rupiah yang mencapai Rp 15 ribu per USD 1, membuat masyarakat kian panik. Namun, kenaikan…

Jumat, 07 September 2018 14:17

Dolar Naik, Momentum Genjot Ekspor

TARAKAN – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hendik Sudaryanto bersyukur,…

Kamis, 06 September 2018 17:27

Budidaya Rumput Laut Perlu Diatur

BUDIDAYA rumput laut di Kaltara cukup menjanjikan. Beberapa petani rumput laut, baik di Tarakan maupun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .