MANAGED BY:
KAMIS
22 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 15 Januari 2018 11:56
Distributor Pupuk Masih Kurang
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi menyatakan penyaluran pupuk bersubsidi ke petani masih belum maksimal.

Selama tahun lalu, dia menyebutkan baru Nunukan, Malinau dan Tana Tidung yang penyalurannya 100 persen. Sedangkan Bulungan penyalurannya tidak mencapai 100 persen.

Andi Santiaji menyatakan ada beberapa kendala di Bulungan sehingga penyalurannya tidak maksimal. Yang pertama, terkait wilayah pertaniannya yang cukup luas. Kedua, hanya ada satu distributor pupuk yang harus melayani seluruh wilayah di Bulungan. Dan, ditambah distributor juga harus memberikan pelayanan secara kontinu kepada petani.

“Pasti mereka (distributor) kewalahan melayani. Harapan kami masyarakat atau pelaku usaha, termasuk di Tana Tidung bisa ada tambahan distributor,” ujarnya, belum lama ini.

Terkait penyalurannya yang tidak maksimal, Andi mengatakan, tidak akan ada pengurangan pupuk di Bulungan. Pihaknya tetap menyerahkan penyalurannya oleh distributor. Namun, dirinya juga menekankan kepada masyarakat terkait peruntukan pupuk bersubsidi.

“Masyarakat juga harus ikut melakukan pengawasan terhadap penyaluran pupuk,” pintanya.

Sebelumnya, Andi Santiaji menginginkan agar setiap kecamatan nantinya bisa terdapat satu penyalur pupuk untuk petani. Sehingga, petani akan semakin dimudahkan untuk mendapatkan pupuk jika lebih dekat.

“Koperasi petani atau koperasi unit desa (KUD) juga bisa menjadi penyalur pupuk untuk petani,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan agar distributor pupuk yang ada tidak bermain-main dengan harga jual kepada petani. Sebab, sektor pertanian menjadi salah satu yang punya potensi untuk dikembangkan jadi unggulan Kaltara.

Dikatakan, saat ini sedang ada perusahaan pupuk yang ingin memasarkan produknya di Kaltara. Namun, dia menginginkan agar setiap perusahaan bidang pertanian yang ingin membuka pasar, juga harus membuka kantor di Kaltara.

“Sehingga, ketika ada komplain dari masyarakat, perusahaan bisa cepat mengambil langkah dan solusi. Kalau hanya ditempatkan orang saja di sini (Kaltara), tidak bisa mengambil keputusan, karena harus koordinasi dulu ke kantor pusatnya,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:39

Pengembang Mulai Lirik Kaltara

TANJUNG SELOR – Ibu kota Kalimantan Utara mulai dilirik para pengembang untuk membangun perumahan.…

Selasa, 06 Februari 2018 14:54

Izin AXA Life Indonesia Dicabut

TARAKAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin operasional PT AXA Life Indonesia (ALI).…

Senin, 05 Februari 2018 16:24

DAK Fisik Kaltara Turun

TANJUNG SELOR - Dana alokasi khusus (DAK) fisik untuk Kaltara pada tahun ini mengalami penurunan bila…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:56

Pelindo Lanjutkan Kerja Sama

TARAKAN – Di tengah ancaman kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) menyusul akan diambilalihnya…

Jumat, 02 Februari 2018 13:52

Investor Belanda Jajaki Peluang Investasi

TARAKAN – Potensi yang dimiliki kabupaten/kota di Kaltara tidak hanya dilirik para pemodal dalam…

Jumat, 02 Februari 2018 13:43

DKP Akan Silaturahmi ke Pemkot

KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara Amir Bakrie menyatakan dalam waktu dekat akan bersilaturahmi…

Jumat, 02 Februari 2018 13:41

Penyumbang PAD Miliaran Rupiah, Pelabuhan Tengkayu II yang Akan Beralih ke Pemprov

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan sepertinya masih berpikir panjang untuk bisa melepas tiga aset…

Senin, 29 Januari 2018 10:26

Tak Sesuai HET, Bisa Disanksi

TARAKAN – Kepala Dinas Perdagagan Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Tarakan Tajuddin Tuwo mengakui…

Senin, 29 Januari 2018 10:18

Perda Zonasi Pengaruhi Investasi

TANJUNG SELOR - Pemprov dan DPRD Kaltara sudah menyepakati 13 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang…

Minggu, 28 Januari 2018 14:39

BUMDes Bisa Jadi Penyalur Pupuk

TANJUNG SELOR – Pemerintah memberikan subsidi pupuk kepada petani dalam rangka meningkatkan produksi…

LUMAYAN..!! Tol Udara Kaltara Dijatah Rp 5 M

Pasokan Kebutuhan Pokok Tersendat, Biaya Hidup di Apau Kayan Semakin Mahal

Produk Unggulan Belum Tembus Pasar Ekspor

Beras Malaysia Dipasok ke Tarakan

Harga Cabai Semakin ‘Pedas’
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .