MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Senin, 15 Januari 2018 11:38
Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan
MASIH MURAH: Beras Bulog bertahan dengan harga di bawah HET yang ditetapkan pemerintah.

PROKAL.CO, TARAKAN – Dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi dua kali kenaikan harga beras di Tarakan. Rata-rata kenaikan mencapai Rp 2 ribu per kilogram, bahkan ada yang sudah mencapai Rp 15 ribu per kilogram.

Padahal, sebelumnya dikisaran Rp 13 ribu perkilogramnya. Tingginya harga beras sangat dikeluhkan warga. Tidak sedikit warga yang akhirnya beralih menggunakan beras Bulog.

Maryam, warga RT 26 Kelurahan Karang Anyar mengaku terpaksa membeli beras Bulog, karena harganya lebih murah. “Baru kali ini beli beras Bulog. Harganya cuma Rp 9 ribu per kilogram. Soal rasa belum tahu, karena baru kali ini beli. Biasanya beli satu karung yang beratnya 25 kilogram dengan harga sekitar Rp 300 ribu. Tetapi karena ada kenaikan (harga), coba saja beras Bulog daripada tidak makan,” ujarnya, Jumat (12/1).

Hal senada juga diungkapkan Nursia, warga RT 10 Kelurahan Sebengkok. Meski tetap tidak mengonsumsi beras Bulog, namun ia harus mengurangi jatah pembelian. Jika biasanya dia bisa membeli sekarung ukuran 25 kilogram, kali ini dirinya hanya membeli ukuran 5 kilogram dengan harga sekitar Rp 80 ribu.

“Kalau beli yang 25 kilogram nanti untuk belanja lauk pauk pakai apa? Gaji nggak ada kenaikan, tetapi harga-harga bahan pokok malah semakin naik. Apakah pemerintah tidak melihat kesulitan warganya? Coba turun tangan apa penyebabnya dan lakukan upaya untuk menormalkan kembali harga bahan pokok,” ujarnya.

Kenaikan harga beras diakui pedagang di Pasar Gusher Tarakan. Sejak pertengahan Desember hingga saat ini sudah terjadi dua kali kenaikan harga. Kenaikan pertama Rp 500 per kilogram dan kedua mencapai Rp 1.500 per kilogram.

“Jadi, harga beras yang sebelumnya Rp 12 ribu menjadi Rp 13 ribu per kilogram, dan saat ini yang paling mahal per kilogramnya Rp 15 ribu. Itu beras yang baling baik. Kenaikan sudah kali terjadi sejak Desember lalu. Kalau per karung kenaikan pertama Rp 5 ribu saja, tetapi kenaikan kedua mendapai Rp 15 ribu per karung ukuran 25 kilogram,” ungkap salah satu pedagang, Fadli.

Lebih lanjut dikatakan Fadli, bagi pembeli yang mampu tetap membeli beras seperti biasa. Tetapi bagi warga dengan ekonomi menengah ke bawah akan mengeluh dan banyak yang beralih ke beras Bulog.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tarakan Tajuddin Tuwo mengungkapkan, beras Bulog bisa menjadi solusi dengan naiknya harga beras di pasaran.

Karena beras medium Bulog seharga Rp 8 ribu sampai Rp 9 ribu per kilogram. Sedangkan jenis premium Rp 11 ribu per kilogram. Sementara harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, untuk wilayah Kalimantan beras medium Rp 9.950/kg dan premium Rp 13.300/kg.

Hanya saja, imej beras Bulog yang kurang bagus masih sulit dihilangkan di tengah-tengah masyarakat. Sehingga, warga lebih memilih mengonsumsi beras lain walaupun harganya lebih mahal.

“Yang sekarang di masyarakat banyak konsumennya yang membeli beras bermerek, padahal kesan dulu beras Bulog tidak seperti sekarang,” ujar Tajuddin.

Dia juga mengatakan bahwa stok beras Bulog sangat mencukupi hingga beberapa bulan ke depan. Informasi yang diperolehnya, stok di gudang Bulog mencapai 1.000 ton. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 10:07

Ingkong Klaim Lahan Sudah Disiapkan

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional…

Rabu, 12 Desember 2018 10:07

Produksi Kedelai Akan Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Kebutuhan kedelai masyarakat Bulungan untuk diolah menjadi…

Selasa, 11 Desember 2018 10:06

ADUH..!! Harga Mulai Merangkak Naik

TARAKAN – Harga sejumlah bahan pokok di pasaran mulai merangkak…

Selasa, 11 Desember 2018 09:53

Satgas Pangan Temukan Daging Beku Ilegal

TANJUNG SELOR – Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang terdiri dari…

Senin, 10 Desember 2018 12:56

Pengawasan Bahan Pokok Diperketat

TANJUNG SELOR – Ketersediaan dan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian…

Senin, 10 Desember 2018 12:52

Banyak Wajib Pajak Tak Patuh

TARAKAN – Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Tarakan Fery Choly…

Senin, 10 Desember 2018 12:51

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Wanti-wanti terhadap rencana investasi di Kalimantan Utara,…

Senin, 10 Desember 2018 12:50

Non Pertambangan Kurang Dilirik Eksportir

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara tidak hanya memiliki potensi di…

Senin, 10 Desember 2018 09:57

Infrastruktur Pengaruhi Geliat Ekonomi

TANJUNG SELOR – Salah satu poin di Rencana Pembangunan Jangka…

Minggu, 09 Desember 2018 11:24

Kabupaten dan Kota Diinstruksikan Operasi Pasar

TANJUNG SELOR – Untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .