MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Minggu, 14 Januari 2018 13:37
Akui Kesulitan Geografis

Warga Perbatasan yang Memiliki Identitas Ganda

Sumaji

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara Sumaji mengakui kepemilikan kartu identitas penduduk di wilayah perbatasan belum optimal.

Itu dibuktikan dengan masih ditemukannya kartu identitas ganda. Yakni, menggunakan kartu identitas Indonesia dan Malaysia, terutama yang bermukim di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Kepemilikan kartu identitas dari negara tetangga, menurutnya, untuk memudahkan masyarakat saat bekerja dan melintasi batas. Padahal, bagi warga negara Indonesia sudah sangat jelas bahwa setiap warga negara hanya diperbolehkan memiliki satu kartu identitas.

"Kesulitan untuk memberikan layanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan karena kondisi geografis. Sehingga, menyulitkan petugas Disdukcapil kabupaten menjangkau," ujarnya, Sabtu (13/1).

Dia menyebutkan, Kaltara memiliki dua kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, yakni Kabupaten Nunukan dan Malinau. Meskipun demikian, petugas Disdukcapil telah berupaya memberikan pelayanan terhadap kepemilikan kartu kependudukan.

"Warga yang ada diperbatasan seyogianya memiliki KTP Indonesia. Tapi melihat kebutuhan warga di perbatasan untuk perekonomian masih mengandalkan negara tetangga," ujarnya.

Solusinya, diperlukan untuk membangun pertokoan di wilayah perbatasan agar yang menjadi kebutuhan warga pun dapat terpenuhi, tanpa harus mencari di negara tetangga. Secara aturan, kata Sumaji, warga perbatasan hanya boleh memiliki satu identitas diri. Namun, untuk mengoptimalkan pelayanan petugas Disdukcapil kabupaten dibutuhkan anggaran. Sementara anggaran yang tersedia di masing-masing kabupaten untuk saat ini sangat minim.

"Kami memang tidak memiliki wewenang, tapi bila melihat kondisi di wilayah perbatasan tentu harus dipikirkan bersama. Terutama yang menyangkut identitas kependudukan di sana (perbatasan)," ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 14:24

Antrean Panjang karena SPBU di Kota Ini Kurang

TANJUNG SELOR - Permasalahan antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang tak…

Kamis, 26 April 2018 14:19

Tilang Pengendara Penyebab Kecelakaan

TANJUNG SELOR - Operasi Patuh yang akan digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) selama 14 hari. Yakni,…

Kamis, 26 April 2018 14:17

Perpustakaan di Kaltara Kekurangan Buku

TANJUNG SELOR - Ketersediaan judul buku yang ada di perpustakaan masing-masing kabupaten/kota masih…

Kamis, 26 April 2018 13:47

Kapolda Akan Tindak Tegas

TANJUNG SELOR - Pucuk pimpinan Polres Tarakan kini telah berganti dari AKBP Dearystone Michael Royke…

Rabu, 25 April 2018 13:52

1.600 Pelajar Ramaikan Hari Buku Sedunia

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Buku Sedunia yang digelar di tepian Sungai Kayan, Selasa (24/4),…

Rabu, 25 April 2018 13:08

Lanjutan TPA Tunggu Proses Lelang

TANJUNG SELOR – Penambahan fasilitas tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah yang berlokasi di Kilometer…

Rabu, 25 April 2018 12:59

Polisi Harus Netral

DUA agenda pesta demokrasi akan berlangsung pada tahun ini dan 2019 mendatang. Tahun ini, Tarakan menjadi…

Selasa, 24 April 2018 12:41

Gedung Dewan Jadi Aset Polri

TANJUNG SELOR - Gedung baru DPRD Bulungan di Kilometer 9 Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor,…

Minggu, 22 April 2018 00:07

Dapil DPRD Telah Diterima

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kaltara telah menerima salinan resmi penetapan daerah pemilihan dan alokasi…

Jumat, 20 April 2018 14:01

Warga Mangkupadi Tagih Janji Pemkab

TANJUNG SELOR – Harapan warga Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan agar di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .