MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 13 Januari 2018 12:37
KPU Siap Ladeni Gugatan Sabirin
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan memastikan siap meladeni rencana gugatan yang akan dilayangkan pasangan Sabirin Sanyong–Tajuddin Tuwo.

Menurut Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo, keinginan Sabirin menggugat penyelenggara pemilu adalah hak sebagai warga negara. Pihaknya pun tidak gentar menghadapi gugatan tersebut, karena merasa melaksanakan sesuai aturan.

“Itu hak dia, kami tidak bisa menghalangi, karena nanti ada proses pembuktian. Kami siap menjelaskan,” ujarnya, Jumat (12/1).

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2018, batas terakhir pendaftaran calon kepala daerah sampai pukul 12 malam pada 10 Januari 2018.

Teguh sendiri menyakini bahwa pasangan Sabirin-Tajuddin tiba di kantor KPU melewati batas akhir pendaftaran. Sehingga, ia tidak perlu menerima dan memeriksa berkas pasangan tersebut.

Ia pun merasa tidak perlu mengambil keputusan melalui rapat pleno seluruh komisioner KPU Tarakan. Sebab, batas akhir jadwal pendaftaran yang ditetapkan KPU RI sudah melalui rapat pleno di pusat.

Teguh juga masih ingat akan pengakuan Sabirin ketika itu yang menyadari bahwa kedatangannya sudah melewati batas waktu. “Ketika dia merasa bilang kurang dari jam 12 malam, jelas-jelas dia sadar memang lewat. Cuma dia bilang ada enggak kearifan lokal, sosiologi hukum. Kalau saya terima, saya yang salah,” ujarnya.  

Jadi, jika saat ini Sabirin mengaku kedatangannya sebelum jam 12 malam, Teguh menganggap keterangan itu sebagai pembohongan publik. “Kalau sebelum jam 12, itu pembohongan,” tegasnya.

Teguh menambahkan, Sabirin–Tajuddin bersama tim pemenangannya sempat mengonfrimasi rencana kedatangan. Awalnya, memperkirakan pukul 20.00 Wita. Lalu mundur pukul 22.00 Wita. Namun, sampai waktu yang mereka tentukan, belum tiba juga. Karena tak kunjung datang itulah beberapa komisioner KPU Tarakan kemudian memutuskan pulang.

Di sisi lain, KPU Tarakan memastikan hampir semua partai politik telah memutuskan dukungannya terhadap tiga bakal calon lain. Yakni, pasangan Sofian Raga–Sabar Santuso yang didukung Partai Gerindra, PAN, PKS dan PBB, pasangan Khairul–Effendhi Djuprianto yang didukung Demokrat, NasDem dan Hanura, serta Badrun–Ince A Rifai dengan Golkar dan PDIP.

Sehingga, tidak ada ada lagi partai yang tersisa, kecuali PKB yang memilih mendukung Umi Suhartini–Mahrudin Mado. Namun, pihaknya ketika itu masih siap melayani walaupun tidak menerima dan memeriksa berkas Sabirin–Tajuddin.

“Jadi, konteks dia datang jam 12 lewat, tidak ada komisioner satu pun tidak ada masalah. Masa kami tidak boleh istirahat, kami bukan penunggu kantor,” ujar Teguh.

Sabirin sendiri tetap ngotot akan menggugat KPU Tarakan ke Bawaslu dan BK KPU RI pada Senin pekan depan, karena merasa datang sebelum batas akhir pendaftaran, dan ada beberapa hal lain yang dianggap janggal terkait pendaftaran mereka.

“Ketika kemudian ditolak berkas pendaftaran kami di KPU, pada saat itu juga beliau menyatakan ditutup dan ditolak. Saya ingin mempertanyakan apakah proses pengambilan keputusan komisioner KPU, hak prerogatif ketua diberikan. Sejauh yang saya pahami, pengambilan keputusan bersifat kolektif dan yudisial melalui pleno,” beber Sabirin ketika dikonfirmasi.

Sabirin pun membantah jika pihaknya dianggap sengaja mengulur waktu untuk mendaftar. Dia mengaku ada sebabnya. Misal, kata dia, ketika pukul 8 sampai 10 malam itu Khairul dan Badrun datang untuk mengklaim kebenaran SK dukungan Hanura.    

Selain itu, pihaknya sendiri juga menunggu konfirmasi dari DPP Hanura akan kebenaran SK dukungan Hanura yang ia pegang. Konfirmasi baru terima menjelang ditutupnya pendaftaran. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 15:39

Pemkot Belum Serahkan KUA-PPAS

PEMBAHASAN Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) Tarakan mestinya sudah…

Kamis, 20 September 2018 16:09

Awasi Penyebaran Berita di Medsos

TARAKAN – Media sosial menjadi salah satu sarana yang diawasi Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan…

Rabu, 19 September 2018 14:26

Hujan Deras, Jalan Jadi Kolam Air

TARAKAN - Cuaca Tarakan saat ini sedang tidak bisa diprediksi. Pasalnya kapan saja hujan deras yang…

Selasa, 18 September 2018 14:49

Terlambat Sampaikan LADK, Parpol Disanksi

MALINAU – Partai-partai politik peserta pemilu tahun depan, tidak hanya harus mempersiapkan berkas…

Selasa, 18 September 2018 14:47

Aksi Bela Rupiah Diwarnai Kericuhan

TARAKAN – Aksi unjuk rasa menyikapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang digelar…

Selasa, 18 September 2018 14:32

Wawali Curigai Anjab Belum Selesai

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan menjadi satu-satunya yang tidak mendapatkan alokasi formasi…

Senin, 17 September 2018 17:34

Security Perusahaan di Berau Alami Kecelakaan

TARAKAN - Nasib malang dialami seorang pekerja di salah satu perusahaan besar di Berau bernama Jepri…

Senin, 17 September 2018 17:31

Polisi Serahkan Berkas ke Kejaksaan

TARAKAN - Juli lalu masyarakat Tarakan dihebohkan dengan pembongkaran makam bayi yang dilakukan oleh…

Senin, 17 September 2018 17:29

Jaga Fasilitas Transportasi

MALINAU - Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, bersama dengan Unit Pengelola Bandara Robert Atty Bessing…

Senin, 17 September 2018 17:15

Pembahasan APBD-P 2018 Tarakan Terancam Molor

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan hingga saat ini belum menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .