MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 13 Januari 2018 12:29
Batas Wilayah Diserahkan ke Kemendagri
SUDAH KLIR: Salah satu batas Bulungan-Berau. Batas yang belum selesai diserahkan ke Kemendagri.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tahun ini, Kalimantan Utara akan berulang tahun kelima. Pada momen perayaan tahun kelima berdiri, Kaltara juga bakal mendapatkan penilaian dari Kementerian Dalam Negeri untuk akhirnya menjadi provinsi definitif atau daerah otonomi penuh.

Ada 10 aspek yang bakal jadi penilaian Kemendagri kepada daerah otonomi baru (DOB). Yakni, pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD), penataan dan pengisian porsonel OPD, pengisian DPRD, penyelenggaran wajib dan pilihan, pembiayaan dan alokasi, pengalihan aset, batas wilayah, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sarana dan prasarana, serta proses pengalihan ibu kota (pengecualian).

Dari 10 aspek tersebut, Kaltara sudah merampungkan sembilan aspek penilaian. Tinggal batas wilayah yang masih dalam progres penyelesaian. Menurut Kepala Biro Pemerintahan Umum Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara Datu Iqro Ramadhan, soal batas wilayah tersebut tidak menjadi hambatan Kaltara jadi provinsi definitif.

Pasalnya, sampai saat ini persoalan batas wilayah ini progres penyelesaiannya sudah hampir 90 persen. Untuk saat ini, hanya tinggal dua batas wilayah yang belum selesai, yakni batas dalam provinsi antara Nunukan dan Tana Tidung, serta batas antarprovinsi antara Bulungan (Kaltara) dengan Berau (Kaltim).

Datu Iqro mengatakan, batas antara Nunukan dan Tana Tidung sudah sejak 2012 lalu diserahkan ke Kemendagri untuk diselesaikan. Itu berdasarkan kesepakatan Bupati Nunukan yang kala itu dijabat Basri, Bupati Tana Tidung Undunsyah dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

“Batas antara Bulungan dan Berau masih progres penyelesaian, masih beberapa segmen yang belum klir, itu pun tinggal sedikit,” terangnya, kemarin (12/1).

Masalah batas wilayah ini, lanjutnya, tidak dapat dipungkiri memang menjadi persoalan bukan hanya di Kaltara yang masih berstatus DOB. Provinsi induk Kaltara, Kaltim juga menurutnya masih banyak yang belum 100 persen klir. Baik batas dalam provinsi maupun antarprovinsi. Selain itu, daerah lain di luar Kalimantan juga masih ada yang belum klir.

“Misalnya, di Sumatra Selatan antara Palembang dengan Banyuasin itu belum klir, bahkan sempat terjadi keributan beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Terkait ibu kota, Datu Iqro menyatakan tidak ada masalah meski statusnya belum menjadi kota, masih kecamatan. Soal ibu kota provinsi ini, dia menjelaskan juga masih banyak daerah yang masih belum selesai seperti di Maluku Utara yang sampai kini masih tarik-menarik antara Kota Ternate dan Kota Sopipi sebagai ibu kota. Padahal, sesuai undang-undang, ibu kota Maluku Utara ada di Sopipi.

Meski masih ada yang mengganjal dalam proses penilaian lima tahun Kaltara, Datu Iqro optimistis tidak menghambat Kaltara jadi provinsi definitif. “Apalagi soal batas ini progresnya sudah hampir 90 persen,” tegasnya.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga mengungkapkan, dari 10 item penilaian yang menjadi syarat untuk menjadi daerah otonomi penuh, provinsi paling muda di Tanah Air ini sudah menuntaskan 9 item. Satu item yang tersisa hanya penyelesaian batas wilayah.

“Sejak dibentuk, sudah ada beberapa batas wilayah kita yang sudah selesaikan. Sekarang tinggal dua yaitu batas Nunukan-Tana Tidung, dan batas Bulungan-Berau (antarprovinsi),” ungkap Irianto, belum lama ini.

Gubernur meminta kepada jajarannya untuk segera menuntaskan batas wilayah tersebut. Utamanya, kepada pemerintah kabupaten yang berbatasan, Gubernur berharap untuk tidak saling bertahan, dan secepatnya menyepakati batas wilayah keduanya. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 08:57

Ribuan Umat Islam Padati Baitul Izzah

TARAKAN - Cuaca mendung yang sempat menyelimuti langit di Kota Tarakan pada Jumat (15/6), tidak menghentikan…

Jumat, 15 Juni 2018 08:48

Bruaaak, Dua Motor Berhantaman, 1 Remaja Tewas 2 Kritis

TARAKAN - Kecelakaan kembali terjadi di Kota Tarakan pada Jumat (15/6) sekira pukul 00.30 Wita, tepatnya…

Kamis, 14 Juni 2018 22:08
BREAKING NEWS

Pawai Takbir Dimeriahkan Kendaraan Hias

TANJUNG SELOR - Pawai mobil hias bernuansa religi meramaikan malam takbiran menyambut 1 Syawal 1439…

Kamis, 14 Juni 2018 14:18

Harga Ayam Terlalu Mahal, Pedagang dan Kepala Dinas Nyaris Baku Hantam

TARAKAN- Kenaikan harga ayam di Kota Tarakan yang begitu tinggi membuat pemerintah dan instansi terkait…

Kamis, 14 Juni 2018 14:16

Kisruh Harga Ayam, Pedagang Keberatan Ikuti HET, Satgas Pangan Beri Toleransi

TARAKAN – Kesepakatan bersama terkait harga eceran tertinggi (HET) ayam potong, dari hasil inspeksi…

Rabu, 13 Juni 2018 15:34

Petugas Libur, Masyarakat Jangan Buang Sampah

TANJUNG SELOR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di Tanjung…

Rabu, 13 Juni 2018 15:27

MELAJU KENCANG..!! Brakkk...!! Dua Speedboat Berbenturan

TARAKAN – Kekhawatiran insiden speedboat terulang pada arus mudik Lebaran tahun ini di Bumi Benuanta-sebutan…

Selasa, 12 Juni 2018 15:12

Tes Urine Motoris Speedboat, Satu ABK Terindikasi Narkoba

TES urine terhadap motoris dan kru speedboat kembali dilaksanakan di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor,…

Selasa, 12 Juni 2018 15:05

Kapolda Sidak Pos Pengamanan

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Indrajit telah menegaskan agar arus mudik Lebaran…

Senin, 11 Juni 2018 14:53

Ribuan Pemudik Gunakan Kapal Laut

PILIHAN transportasi yang kian murah tidak menyurutkan minat pemudik untuk pulang ke kampung halaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .