MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 13 Januari 2018 12:29
Batas Wilayah Diserahkan ke Kemendagri
SUDAH KLIR: Salah satu batas Bulungan-Berau. Batas yang belum selesai diserahkan ke Kemendagri.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tahun ini, Kalimantan Utara akan berulang tahun kelima. Pada momen perayaan tahun kelima berdiri, Kaltara juga bakal mendapatkan penilaian dari Kementerian Dalam Negeri untuk akhirnya menjadi provinsi definitif atau daerah otonomi penuh.

Ada 10 aspek yang bakal jadi penilaian Kemendagri kepada daerah otonomi baru (DOB). Yakni, pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD), penataan dan pengisian porsonel OPD, pengisian DPRD, penyelenggaran wajib dan pilihan, pembiayaan dan alokasi, pengalihan aset, batas wilayah, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sarana dan prasarana, serta proses pengalihan ibu kota (pengecualian).

Dari 10 aspek tersebut, Kaltara sudah merampungkan sembilan aspek penilaian. Tinggal batas wilayah yang masih dalam progres penyelesaian. Menurut Kepala Biro Pemerintahan Umum Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara Datu Iqro Ramadhan, soal batas wilayah tersebut tidak menjadi hambatan Kaltara jadi provinsi definitif.

Pasalnya, sampai saat ini persoalan batas wilayah ini progres penyelesaiannya sudah hampir 90 persen. Untuk saat ini, hanya tinggal dua batas wilayah yang belum selesai, yakni batas dalam provinsi antara Nunukan dan Tana Tidung, serta batas antarprovinsi antara Bulungan (Kaltara) dengan Berau (Kaltim).

Datu Iqro mengatakan, batas antara Nunukan dan Tana Tidung sudah sejak 2012 lalu diserahkan ke Kemendagri untuk diselesaikan. Itu berdasarkan kesepakatan Bupati Nunukan yang kala itu dijabat Basri, Bupati Tana Tidung Undunsyah dan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak.

“Batas antara Bulungan dan Berau masih progres penyelesaian, masih beberapa segmen yang belum klir, itu pun tinggal sedikit,” terangnya, kemarin (12/1).

Masalah batas wilayah ini, lanjutnya, tidak dapat dipungkiri memang menjadi persoalan bukan hanya di Kaltara yang masih berstatus DOB. Provinsi induk Kaltara, Kaltim juga menurutnya masih banyak yang belum 100 persen klir. Baik batas dalam provinsi maupun antarprovinsi. Selain itu, daerah lain di luar Kalimantan juga masih ada yang belum klir.

“Misalnya, di Sumatra Selatan antara Palembang dengan Banyuasin itu belum klir, bahkan sempat terjadi keributan beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Terkait ibu kota, Datu Iqro menyatakan tidak ada masalah meski statusnya belum menjadi kota, masih kecamatan. Soal ibu kota provinsi ini, dia menjelaskan juga masih banyak daerah yang masih belum selesai seperti di Maluku Utara yang sampai kini masih tarik-menarik antara Kota Ternate dan Kota Sopipi sebagai ibu kota. Padahal, sesuai undang-undang, ibu kota Maluku Utara ada di Sopipi.

Meski masih ada yang mengganjal dalam proses penilaian lima tahun Kaltara, Datu Iqro optimistis tidak menghambat Kaltara jadi provinsi definitif. “Apalagi soal batas ini progresnya sudah hampir 90 persen,” tegasnya.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga mengungkapkan, dari 10 item penilaian yang menjadi syarat untuk menjadi daerah otonomi penuh, provinsi paling muda di Tanah Air ini sudah menuntaskan 9 item. Satu item yang tersisa hanya penyelesaian batas wilayah.

“Sejak dibentuk, sudah ada beberapa batas wilayah kita yang sudah selesaikan. Sekarang tinggal dua yaitu batas Nunukan-Tana Tidung, dan batas Bulungan-Berau (antarprovinsi),” ungkap Irianto, belum lama ini.

Gubernur meminta kepada jajarannya untuk segera menuntaskan batas wilayah tersebut. Utamanya, kepada pemerintah kabupaten yang berbatasan, Gubernur berharap untuk tidak saling bertahan, dan secepatnya menyepakati batas wilayah keduanya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 16:05

Tenaga Pendidik Paling Banyak Tersedia di Malinau

KUOTA formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Malinau sudah dirilis. Sebanyak…

Kamis, 20 September 2018 16:03

Formasi Diumumkan Serentak lewat Website

TANJUNG SELOR – Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemprov Kaltara maupun 4 kabupaten…

Rabu, 19 September 2018 14:29

Tingkatkan Infrastruktur, Ekonomi Membaik

TANJUNG SELOR - Dalam beberapa tahun terakhir, Pemprov Kaltara fokus pembangunan infrastruktur untuk…

Rabu, 19 September 2018 14:24

Diharapkan Bakal Jadi Tulang Punggung Pertamina

Potensi minyak bumi di Kalimantan Utara kini tidak lagi hanya bertumpu pada eksplorasi di Tarakan dan…

Rabu, 19 September 2018 14:17

Barang Ilegal Masuk Menggunakan Kapal Nelayan

PENGAWASAN terhadap barang-barang ilegal dari Tawau, Malaysia, dilakukan secara ketat oleh aparat keamanan…

Selasa, 18 September 2018 14:44

Warga Filipina Bawa Sabu 5 Kg

TANJUNG SELOR – Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infantri…

Selasa, 18 September 2018 14:42

Dua WNI yang Diculik Belum Terdeteksi

TANJUNG SELOR – Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia telah menindaklanjuti penculikan…

Selasa, 18 September 2018 14:34

Penumpang Pesawat Dikalungkan Bunga, KSOP Bagi Baju Pelampung

Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-47 di Tarakan, kemarin (17/9), diperingati dengan cara beda…

Senin, 17 September 2018 17:10

Tarakan Tak Dapat Formasi CPNS

TANJUNG SELOR - Tahun ini Pemerintah Provinsi Kaltara kembali mendapatkan jatah untuk penerimaan Calon…

Senin, 17 September 2018 17:02

Dahulu Uang Admnistrasi Kartu ATM Dikuasasi Asing

Gerak perekonomian Kalimantan Utara terus berkembang mengikuti teknologi. Salah satunya berupa penggunaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .