MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 12 Januari 2018 12:17
4 PLBN Kaltara Jadi Prioritas

Draf Inpres Tunggu Tanda Tangan Presiden

MASIH TERTUTUP: Pintu gerbang di perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada di Kabupaten Nunukan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mengusulkan pembangunan empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) kepada pemerintah pusat. Tiga berada di Nunukan, yakni Sei Nyamuk, Sebatik, Labang, Kecamatan Lumbis Ogong, Long Midang, Kecamatan Krayan, dan 1 di Long Nawang, Kecamatan Kecamatan Kayan Hulu, Malinau.

Dikatakan Kepala Biro Pengelolaan Perbatasan Negara (PPN) Setprov Kaltara Samuel ST Padan, usulan PLBN tersebut saat ini sudah ada di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Usulan PLBN di Kaltara sudah digodok draf instruksi presiden (Inpres) bersama lima PLBN lain.

Saat ini, kata dia, inpres tersebut tinggal diserahkan ke Presiden Joko Widodo untuk ditandatangani. “Kami berharap dalam inpres tersebut nanti yang termasuk usulan Kaltara, bisa segera ditandatangani Presiden. Infonya draf inpres tersebut tinggal dirapikan lagi di Kemensetneg,” kata Samuel, kemarin (11/1).

Dia menyebutkan, empat usulan PLBN Kaltara sempat berada di urutan terbawah dalam draf inpres. Namun, setelah kunjungan Kemendagri ke Kaltara yang meninjau langsung ke perbatasan, usulan PLBN Kaltara akhirnya diprioritaskan dan menempati posisi teratas. Apalagi, kata dia, usulan PLBN juga dilengkapi kajian dan naskah akademik yang menguatkan posisi tawar Kaltara dibanding daerah lain.

Samuel menjelaskan, untuk membangun satu PLBN diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 100-150 miliar. Jumlah tersebut untuk membangun beberapa fasilitas dalam PLBN. Seperti pembangunan kantor Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya. Untuk 9 PLBN yang masuk inpres, kata dia, informasinya akan menghabiskan dana Rp 1,5 triliun.

“Makanya ini diberi nama PLBN Terpadu, karena semua aspek ada di dalamnya. Seperti Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya,” jelasnya.

Ditambahkan, usulan empat PLBN di Kaltara juga sudah ada kesepakatan dengan pihak Malaysia sehingga bisa dilakukan pembangunan. Sebab, jika belum ada kesepakatan lokasi PLBN, tidak bisa ada pembangunan. Selain itu, penyediaan lahan untuk pembangunan PLBN nantinya akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten yang daerahnya akan dibangunkan PLBN. Sementara, untuk anggaran pembangunannya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui APBN.

“Dalam draf inpres 9 PLBN baru itu, sudah ada pembagian tugas antara pusat dan daerah. Kami di provinsi tentu akan memfasilitasi juga,” sebutnya.

Dengan adanya PLBN diharapkan bisa menjadi kontrol dalam hal keamanan, kepatuhan, dan perdagangan lintas negara. Sehingga, ke depan ekonomi masyarakat setempat akan ikut meningkat. Lewat PLBN Terpadu, nilai jual barang-barang masyarakat bisa meningkat karena prosesnya sudah legal. Sementara, jika masih dilakukan secara ilegal, bakal dimanfaatkan oleh pembeli Malaysia untuk menekan harga menjadi murah.

“Kehadiran PLBN ini pada dasarnya sudah sangat dinantikan masyarakat perbatasan, karena hanya Kaltara yang belum ada PLBN. Di Kalimantan Barat sudah tiga, NTT sudah 3, Papua sudah ada satu,” ujarnya.

Dengan panjang garis perbatasan mencapai 1.038 kilometer, lanjutnya, Kaltara sebenarnya memiliki 12 titik perlintasan yang selama ini intensif digunakan oleh masyarakat. Namun, empat PLBN yang diusulkan merupakan paling prioritas. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:53

Proses Seleksi Sekprov Independen

TANJUNG SELOR – Untuk proses pendaftaran calon pejabat madya di lingkup Pemprov Kaltara beberapa…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:51

Jalur Keluarga Miskin Paling Diminati

TARAKAN — Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan…

Sabtu, 23 Juni 2018 14:43

Keterbatasan Anggaran Jadi Penyebab Kesulitan Perbaiki Jalan Penghubung Tiga Desa

TANJUNG SELOR - Jalan yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan yang rusak…

Jumat, 22 Juni 2018 15:23

Kasus Bayi Terus Dikembangkan, Polisi Sempat Panggil Sejumlah Terduga

TARAKAN – Walaupun masih belum menemukan titik temu, namun Kepolisian tetap optimistis dapat menangkap…

Jumat, 22 Juni 2018 15:09

Empat Pegawai Bolos Kerja

GUBERNUR Kalimantan Utara Irianto Lambrie menegaskan akan memberikan sanksi terhadap aparatur sipil…

Jumat, 22 Juni 2018 15:06

Evaluasi Kepadatan Transportasi

TANJUNG SELOR – Arus mudik dan balik Lebaran 2018 diklaim berjalan lancar dan aman. Meski masih…

Kamis, 21 Juni 2018 14:52

Perbanyak Silaturahmi, Jenguk Senior yang Sakit

Momen Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan oleh seluruh umat muslim untuk bersilaturahmi. Tak kecuali Gubernur…

Kamis, 21 Juni 2018 14:49

Jalur Udara Pun Penuh

MASA libur panjang Hari Raya Idulfitri berakhir kemarin (20/6). Para pekerja sudah harus kembali ke…

Kamis, 21 Juni 2018 14:46

Transportasi Air Masih Primadona

TANJUNG SELOR – Transportasi air masih menjadi primadona bagi masyarakat Bumi Benuanta-sebutan…

Jumat, 15 Juni 2018 08:57

Ribuan Umat Islam Padati Baitul Izzah

TARAKAN - Cuaca mendung yang sempat menyelimuti langit di Kota Tarakan pada Jumat (15/6), tidak menghentikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .