MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 12 Januari 2018 12:17
4 PLBN Kaltara Jadi Prioritas

Draf Inpres Tunggu Tanda Tangan Presiden

MASIH TERTUTUP: Pintu gerbang di perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada di Kabupaten Nunukan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mengusulkan pembangunan empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) kepada pemerintah pusat. Tiga berada di Nunukan, yakni Sei Nyamuk, Sebatik, Labang, Kecamatan Lumbis Ogong, Long Midang, Kecamatan Krayan, dan 1 di Long Nawang, Kecamatan Kecamatan Kayan Hulu, Malinau.

Dikatakan Kepala Biro Pengelolaan Perbatasan Negara (PPN) Setprov Kaltara Samuel ST Padan, usulan PLBN tersebut saat ini sudah ada di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Usulan PLBN di Kaltara sudah digodok draf instruksi presiden (Inpres) bersama lima PLBN lain.

Saat ini, kata dia, inpres tersebut tinggal diserahkan ke Presiden Joko Widodo untuk ditandatangani. “Kami berharap dalam inpres tersebut nanti yang termasuk usulan Kaltara, bisa segera ditandatangani Presiden. Infonya draf inpres tersebut tinggal dirapikan lagi di Kemensetneg,” kata Samuel, kemarin (11/1).

Dia menyebutkan, empat usulan PLBN Kaltara sempat berada di urutan terbawah dalam draf inpres. Namun, setelah kunjungan Kemendagri ke Kaltara yang meninjau langsung ke perbatasan, usulan PLBN Kaltara akhirnya diprioritaskan dan menempati posisi teratas. Apalagi, kata dia, usulan PLBN juga dilengkapi kajian dan naskah akademik yang menguatkan posisi tawar Kaltara dibanding daerah lain.

Samuel menjelaskan, untuk membangun satu PLBN diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 100-150 miliar. Jumlah tersebut untuk membangun beberapa fasilitas dalam PLBN. Seperti pembangunan kantor Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya. Untuk 9 PLBN yang masuk inpres, kata dia, informasinya akan menghabiskan dana Rp 1,5 triliun.

“Makanya ini diberi nama PLBN Terpadu, karena semua aspek ada di dalamnya. Seperti Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya,” jelasnya.

Ditambahkan, usulan empat PLBN di Kaltara juga sudah ada kesepakatan dengan pihak Malaysia sehingga bisa dilakukan pembangunan. Sebab, jika belum ada kesepakatan lokasi PLBN, tidak bisa ada pembangunan. Selain itu, penyediaan lahan untuk pembangunan PLBN nantinya akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten yang daerahnya akan dibangunkan PLBN. Sementara, untuk anggaran pembangunannya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui APBN.

“Dalam draf inpres 9 PLBN baru itu, sudah ada pembagian tugas antara pusat dan daerah. Kami di provinsi tentu akan memfasilitasi juga,” sebutnya.

Dengan adanya PLBN diharapkan bisa menjadi kontrol dalam hal keamanan, kepatuhan, dan perdagangan lintas negara. Sehingga, ke depan ekonomi masyarakat setempat akan ikut meningkat. Lewat PLBN Terpadu, nilai jual barang-barang masyarakat bisa meningkat karena prosesnya sudah legal. Sementara, jika masih dilakukan secara ilegal, bakal dimanfaatkan oleh pembeli Malaysia untuk menekan harga menjadi murah.

“Kehadiran PLBN ini pada dasarnya sudah sangat dinantikan masyarakat perbatasan, karena hanya Kaltara yang belum ada PLBN. Di Kalimantan Barat sudah tiga, NTT sudah 3, Papua sudah ada satu,” ujarnya.

Dengan panjang garis perbatasan mencapai 1.038 kilometer, lanjutnya, Kaltara sebenarnya memiliki 12 titik perlintasan yang selama ini intensif digunakan oleh masyarakat. Namun, empat PLBN yang diusulkan merupakan paling prioritas. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 15 Juni 2018 08:57

Ribuan Umat Islam Padati Baitul Izzah

TARAKAN - Cuaca mendung yang sempat menyelimuti langit di Kota Tarakan pada Jumat (15/6), tidak menghentikan…

Jumat, 15 Juni 2018 08:48

Bruaaak, Dua Motor Berhantaman, 1 Remaja Tewas 2 Kritis

TARAKAN - Kecelakaan kembali terjadi di Kota Tarakan pada Jumat (15/6) sekira pukul 00.30 Wita, tepatnya…

Kamis, 14 Juni 2018 22:08
BREAKING NEWS

Pawai Takbir Dimeriahkan Kendaraan Hias

TANJUNG SELOR - Pawai mobil hias bernuansa religi meramaikan malam takbiran menyambut 1 Syawal 1439…

Kamis, 14 Juni 2018 14:18

Harga Ayam Terlalu Mahal, Pedagang dan Kepala Dinas Nyaris Baku Hantam

TARAKAN- Kenaikan harga ayam di Kota Tarakan yang begitu tinggi membuat pemerintah dan instansi terkait…

Kamis, 14 Juni 2018 14:16

Kisruh Harga Ayam, Pedagang Keberatan Ikuti HET, Satgas Pangan Beri Toleransi

TARAKAN – Kesepakatan bersama terkait harga eceran tertinggi (HET) ayam potong, dari hasil inspeksi…

Rabu, 13 Juni 2018 15:34

Petugas Libur, Masyarakat Jangan Buang Sampah

TANJUNG SELOR - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di Tanjung…

Rabu, 13 Juni 2018 15:27

MELAJU KENCANG..!! Brakkk...!! Dua Speedboat Berbenturan

TARAKAN – Kekhawatiran insiden speedboat terulang pada arus mudik Lebaran tahun ini di Bumi Benuanta-sebutan…

Selasa, 12 Juni 2018 15:12

Tes Urine Motoris Speedboat, Satu ABK Terindikasi Narkoba

TES urine terhadap motoris dan kru speedboat kembali dilaksanakan di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor,…

Selasa, 12 Juni 2018 15:05

Kapolda Sidak Pos Pengamanan

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Indrajit telah menegaskan agar arus mudik Lebaran…

Senin, 11 Juni 2018 14:53

Ribuan Pemudik Gunakan Kapal Laut

PILIHAN transportasi yang kian murah tidak menyurutkan minat pemudik untuk pulang ke kampung halaman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .