MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 12 Januari 2018 12:17
4 PLBN Kaltara Jadi Prioritas

Draf Inpres Tunggu Tanda Tangan Presiden

MASIH TERTUTUP: Pintu gerbang di perbatasan Indonesia-Malaysia yang berada di Kabupaten Nunukan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mengusulkan pembangunan empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) kepada pemerintah pusat. Tiga berada di Nunukan, yakni Sei Nyamuk, Sebatik, Labang, Kecamatan Lumbis Ogong, Long Midang, Kecamatan Krayan, dan 1 di Long Nawang, Kecamatan Kecamatan Kayan Hulu, Malinau.

Dikatakan Kepala Biro Pengelolaan Perbatasan Negara (PPN) Setprov Kaltara Samuel ST Padan, usulan PLBN tersebut saat ini sudah ada di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Usulan PLBN di Kaltara sudah digodok draf instruksi presiden (Inpres) bersama lima PLBN lain.

Saat ini, kata dia, inpres tersebut tinggal diserahkan ke Presiden Joko Widodo untuk ditandatangani. “Kami berharap dalam inpres tersebut nanti yang termasuk usulan Kaltara, bisa segera ditandatangani Presiden. Infonya draf inpres tersebut tinggal dirapikan lagi di Kemensetneg,” kata Samuel, kemarin (11/1).

Dia menyebutkan, empat usulan PLBN Kaltara sempat berada di urutan terbawah dalam draf inpres. Namun, setelah kunjungan Kemendagri ke Kaltara yang meninjau langsung ke perbatasan, usulan PLBN Kaltara akhirnya diprioritaskan dan menempati posisi teratas. Apalagi, kata dia, usulan PLBN juga dilengkapi kajian dan naskah akademik yang menguatkan posisi tawar Kaltara dibanding daerah lain.

Samuel menjelaskan, untuk membangun satu PLBN diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 100-150 miliar. Jumlah tersebut untuk membangun beberapa fasilitas dalam PLBN. Seperti pembangunan kantor Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya. Untuk 9 PLBN yang masuk inpres, kata dia, informasinya akan menghabiskan dana Rp 1,5 triliun.

“Makanya ini diberi nama PLBN Terpadu, karena semua aspek ada di dalamnya. Seperti Imigrasi, Bea Cukai, dan lainnya,” jelasnya.

Ditambahkan, usulan empat PLBN di Kaltara juga sudah ada kesepakatan dengan pihak Malaysia sehingga bisa dilakukan pembangunan. Sebab, jika belum ada kesepakatan lokasi PLBN, tidak bisa ada pembangunan. Selain itu, penyediaan lahan untuk pembangunan PLBN nantinya akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten yang daerahnya akan dibangunkan PLBN. Sementara, untuk anggaran pembangunannya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui APBN.

“Dalam draf inpres 9 PLBN baru itu, sudah ada pembagian tugas antara pusat dan daerah. Kami di provinsi tentu akan memfasilitasi juga,” sebutnya.

Dengan adanya PLBN diharapkan bisa menjadi kontrol dalam hal keamanan, kepatuhan, dan perdagangan lintas negara. Sehingga, ke depan ekonomi masyarakat setempat akan ikut meningkat. Lewat PLBN Terpadu, nilai jual barang-barang masyarakat bisa meningkat karena prosesnya sudah legal. Sementara, jika masih dilakukan secara ilegal, bakal dimanfaatkan oleh pembeli Malaysia untuk menekan harga menjadi murah.

“Kehadiran PLBN ini pada dasarnya sudah sangat dinantikan masyarakat perbatasan, karena hanya Kaltara yang belum ada PLBN. Di Kalimantan Barat sudah tiga, NTT sudah 3, Papua sudah ada satu,” ujarnya.

Dengan panjang garis perbatasan mencapai 1.038 kilometer, lanjutnya, Kaltara sebenarnya memiliki 12 titik perlintasan yang selama ini intensif digunakan oleh masyarakat. Namun, empat PLBN yang diusulkan merupakan paling prioritas. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 13:10

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu mulai menggulirkan program tol udara…

Rabu, 17 Januari 2018 12:54

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

TANJUNG SELOR – Kondisi jalan di Kaltara perlu diamankan dari ancaman kerusakan akibat banyaknya…

Selasa, 16 Januari 2018 11:00

Penumpang Minsen Nyaris Jadi Korban

TARAKAN – Penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dibuat heboh dengan peristiwa yang terjadi…

Selasa, 16 Januari 2018 10:58

SOA Masih Proses Lelang, Diperkiraan Mulai Awal Februari

TANJUNG SELOR – Subsidi ongkos angkut (SOA) penerbangan perintis telah diusulkan Dinas Perhubungan…

Selasa, 16 Januari 2018 10:52

Pembentukan Tim N219 Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menginstruksikan untuk dibentuk tim kecil merealisasikan…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Daya PLN Bertambah 3 MW

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .