MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 11 Januari 2018 13:16
Bupati Akui Progres DOB Minim
Sudjati

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Presidium Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Tanjung Selor terus mempertanyakan progres pemekaran desa dan kecamatan kepada Pemkab Bulungan.

Terkait hal tersebut, Bupati Bulungan Sudjati mengaku perkembangan pemekaran desa dan kecamatan progresnya masih minim. Masih diberlakukannya moratorium pemekaran desa menjadi penyebabnya. Selain itu, belum ada kesiapan untuk kegiatan operasional desa setelah dibentuk.

Sudjati menjelaskan, setelah dibentuk desa, maka harus ada sistem pemerintahannya sendiri, termasuk dana operasional. Desa yang dibentuk sesuai undang-undang juga diberikan alokasi dana desa (DD).

“Siapa yang akan menanggung operasionalnya, karena dana di kabupaten juga terbatas. Jadi, untuk melangkah lebih jauh masih belum bisa,” ujarnya, belum lama ini.

Namun mantan Sekkab Bulungan ini mengaku Pemkab tetap melaksanakan pemetaan rencana pemekaran desa dan kecamatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Dia menyebut pihaknya terus mendorong masalah pemekaran desa dan kecamatan dari tingkat rukun tetangga (RT). Selain itu, batas-batas desa yang menjadi salah satu syarat pemekaran juga perlu diselesaikan.

“Harapan kami tahun 2018 ini sudah ada desa dan kecamatan baru. Tetapi itu kembali lagi apakah pemerintah bisa memberikan pengecualian bagi kita atau tidak untuk memekarkan desa dan kecamatan," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk memenuhi persyaratan menjadi DOB, Tanjung Selor membutuhkan tiga kecamatan baru. Setiap kecamatan, kata dia, minimal ada 10 desa. Kemudian, satu desa minimal harus berpenduduk 1.500 jiwa atau 300 kepala keluarga (KK).

“Kami pernah meminta pengecualian tetapi belum disetujui, karena kami berharap pemerintah bisa memberikan pengecualian bagi Bulungan untuk memekarkan desa dan kecamatan di tengah kondisi masih berlakunya moratorium. Tapi belum disetujui, karena Tanjung Selor bukan termasuk daerah perbatasan,” paparnya.

Sudjati mencontohkan kondisi yang terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat. Di Mamuju, kata dia, juga belum dijadikan kota dan masih berstatus kecamatan meski merupakan ibu kota provinsi. “Di sana sudah tiga kali ganti kepala daerah tapi belum berhasil juga (dimekarkan),” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 13:10

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu mulai menggulirkan program tol udara…

Rabu, 17 Januari 2018 12:57

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

TARAKAN – Meski diduga karena faktor cuaca, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Rabu, 17 Januari 2018 12:54

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

TANJUNG SELOR – Kondisi jalan di Kaltara perlu diamankan dari ancaman kerusakan akibat banyaknya…

Selasa, 16 Januari 2018 11:00

Penumpang Minsen Nyaris Jadi Korban

TARAKAN – Penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dibuat heboh dengan peristiwa yang terjadi…

Selasa, 16 Januari 2018 10:58

SOA Masih Proses Lelang, Diperkiraan Mulai Awal Februari

TANJUNG SELOR – Subsidi ongkos angkut (SOA) penerbangan perintis telah diusulkan Dinas Perhubungan…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Daya PLN Bertambah 3 MW

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .