MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 11 Januari 2018 13:14
Kaltara Rawan Bencana Alam
Tanah longsor yang merusak rumah warga Tarakan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara ternyata memiliki banyak potensi bencana alam. Banjir, tanah longsor hingga gempa bumi menjadi ancaman yang mengintai daerah di Kaltara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Muhammad Pandi mengatakan, setiap daerah di Kaltara memiliki karakteristik sendiri yang berkaitan dengan potensi bencana. Kabupaten Bulungan, misalnya. Pandi mengatakan, banjir, tanah longsor dan gelombang pasang menjadi bencana alam yang menjadi ancaman.

Kemudian, Tarakan memiliki potensi bencana alam berupa tanah longsor, gempa bumi dan pasang air laut. Malinau dan Tana Tidung berpotensi bencana tanah longsor, banjir dan puting beliung. Sementara, Nunukan memiliki potensi banjir di sebagian daerah, terutama Lumbis Ogong dan Sembakung.

Pandi mengatakan, pihaknya sudah mulai mengembangkan inovasi Sistem Informasi Kebencanaan yang mendata persoalan bencana alam di Kaltara. Lewat sistem informasi ini, kata dia, BPBD Kaltara juga melatih personel dari BPBD kabupaten/kota agar bisa mengintegrasikan informasi kebencanaan antara di kabupaten/kota dengan provinsi.

“Kita pakai aplikasi InaRISK milik BNPB, jadi informasinya terpusat antara pusat dan daerah. Jadi, ini merupakan sistem peringatan dini bencana alam. Misalnya, curah hujan tinggi yang bisa sebabkan banjir akan terpetakan dan muncul di layar,” tuturnya.

Dia mengatakan, untuk Kaltara, Kabupaten Nunukan sudah ada enam unit Early Warning System (EWS) yang digunakan untuk mendeteksi banjir. Alat tersebut, kata dia, dipasang di Kecamatan Sembakung dan Lumbis. Dengan alat tersebut, jika terjadi debit air yang melebihi kapasitas, maka akan ada alarm dengan bunyi sirine.

“(Penggunaan EWS, Red) Ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat oleh BPBD Nunukan. Karena masyarakat juga harus diberi pencerahan dan pemahaman terkait hal ini. Makanya alat yang dipasang kalau melebihi ambang batas, sirine akan berbunyi. Kalau sudah berbunyi masyarakat harus diungsikan dan titik pengungsian sudah disiapkan,” paparnya.

Selain EWS, lanjutnya, di Nunukan juga sudah terpasang alat pendeteksi longsong di 18 titik. Alat tersebut merupakan hasil kerja sama antara BPBD Nunukan dengan Universitas Gajah Mada (UGM).

Terkait potensi bencana alam di Kaltara, Pandi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan untuk dibuat peraturan daerah (Perda). “Perda tentang penanggulangan bencana, sudah kami serahkan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 13:54

CPNS Pemprov Bakal Ikuti 4.752 Pelamar

PELAMAR CPNS Pemprov Kaltara yang telah menyerahkan berkas persyaratan tinggal menunggu pengumuman.…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:46

Rp 200 Juta untuk 100 Lansia

TANJUNG SELOR - Dinas Sosial (Dissos) Kaltara telah menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk uang maupun…

Selasa, 23 Oktober 2018 13:41

Ajak Makmurkan Masjid, Beri Semangat ke Anak Muda

Akhirnya, Ustaz Abdul Somad menginjakkan kakinya ke Kalimantan Utara, Senin (22/10). Apa saja pesan-pesan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:04

49 WNI Gagal Diberangkatkan ke Tawau

NUNUKAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menggagalkan keberangkatan puluhan warga…

Senin, 22 Oktober 2018 12:58

Pemprov Usul 3.000 Unit Bantuan Perbaikan Rumah Warga

TANJUNG SELOR - Untuk membenahi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah yang kondisinya kurang layak…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:21

Bupati Bulungan Diberi Gelar, Ini Nama Gelarnya..

TANJUNG SELOR - Perayaan HUT ke-228 Tanjung Selor dan HUT ke-58 Kabupaten Bulungan, dirangkai dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:18

Terus Perjuangkan Anggaran Pendidikan

TANJUNG SELOR - Pembangunan bidang pendidikan jadi perhatian Pemprov Kaltara, selain infrastruktur.…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:16

KPU Pinjam Dome Sport Centre

UNTUK mengamankan logistik pemilu tahun depan, rencananya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltara akan menempatkan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:12

32 Kios Disegel UPTD

TANJUNG SELOR - Sebanyak 32 kios di Pasar Induk Tanjung  Selor, Bulungan disegel pihak UPTD Pasar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Baru 15 Warga Punan Batu Terdata

TANJUNG SELOR - Ratusan warga Punan Batu di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .