MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 11 Januari 2018 13:14
Kaltara Rawan Bencana Alam
Tanah longsor yang merusak rumah warga Tarakan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara ternyata memiliki banyak potensi bencana alam. Banjir, tanah longsor hingga gempa bumi menjadi ancaman yang mengintai daerah di Kaltara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Muhammad Pandi mengatakan, setiap daerah di Kaltara memiliki karakteristik sendiri yang berkaitan dengan potensi bencana. Kabupaten Bulungan, misalnya. Pandi mengatakan, banjir, tanah longsor dan gelombang pasang menjadi bencana alam yang menjadi ancaman.

Kemudian, Tarakan memiliki potensi bencana alam berupa tanah longsor, gempa bumi dan pasang air laut. Malinau dan Tana Tidung berpotensi bencana tanah longsor, banjir dan puting beliung. Sementara, Nunukan memiliki potensi banjir di sebagian daerah, terutama Lumbis Ogong dan Sembakung.

Pandi mengatakan, pihaknya sudah mulai mengembangkan inovasi Sistem Informasi Kebencanaan yang mendata persoalan bencana alam di Kaltara. Lewat sistem informasi ini, kata dia, BPBD Kaltara juga melatih personel dari BPBD kabupaten/kota agar bisa mengintegrasikan informasi kebencanaan antara di kabupaten/kota dengan provinsi.

“Kita pakai aplikasi InaRISK milik BNPB, jadi informasinya terpusat antara pusat dan daerah. Jadi, ini merupakan sistem peringatan dini bencana alam. Misalnya, curah hujan tinggi yang bisa sebabkan banjir akan terpetakan dan muncul di layar,” tuturnya.

Dia mengatakan, untuk Kaltara, Kabupaten Nunukan sudah ada enam unit Early Warning System (EWS) yang digunakan untuk mendeteksi banjir. Alat tersebut, kata dia, dipasang di Kecamatan Sembakung dan Lumbis. Dengan alat tersebut, jika terjadi debit air yang melebihi kapasitas, maka akan ada alarm dengan bunyi sirine.

“(Penggunaan EWS, Red) Ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat oleh BPBD Nunukan. Karena masyarakat juga harus diberi pencerahan dan pemahaman terkait hal ini. Makanya alat yang dipasang kalau melebihi ambang batas, sirine akan berbunyi. Kalau sudah berbunyi masyarakat harus diungsikan dan titik pengungsian sudah disiapkan,” paparnya.

Selain EWS, lanjutnya, di Nunukan juga sudah terpasang alat pendeteksi longsong di 18 titik. Alat tersebut merupakan hasil kerja sama antara BPBD Nunukan dengan Universitas Gajah Mada (UGM).

Terkait potensi bencana alam di Kaltara, Pandi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan untuk dibuat peraturan daerah (Perda). “Perda tentang penanggulangan bencana, sudah kami serahkan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 13:10

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu mulai menggulirkan program tol udara…

Rabu, 17 Januari 2018 12:57

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

TARAKAN – Meski diduga karena faktor cuaca, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Rabu, 17 Januari 2018 12:54

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

TANJUNG SELOR – Kondisi jalan di Kaltara perlu diamankan dari ancaman kerusakan akibat banyaknya…

Selasa, 16 Januari 2018 11:00

Penumpang Minsen Nyaris Jadi Korban

TARAKAN – Penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dibuat heboh dengan peristiwa yang terjadi…

Selasa, 16 Januari 2018 10:58

SOA Masih Proses Lelang, Diperkiraan Mulai Awal Februari

TANJUNG SELOR – Subsidi ongkos angkut (SOA) penerbangan perintis telah diusulkan Dinas Perhubungan…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Daya PLN Bertambah 3 MW

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .