MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 11 Januari 2018 13:14
Kaltara Rawan Bencana Alam
Tanah longsor yang merusak rumah warga Tarakan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara ternyata memiliki banyak potensi bencana alam. Banjir, tanah longsor hingga gempa bumi menjadi ancaman yang mengintai daerah di Kaltara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Muhammad Pandi mengatakan, setiap daerah di Kaltara memiliki karakteristik sendiri yang berkaitan dengan potensi bencana. Kabupaten Bulungan, misalnya. Pandi mengatakan, banjir, tanah longsor dan gelombang pasang menjadi bencana alam yang menjadi ancaman.

Kemudian, Tarakan memiliki potensi bencana alam berupa tanah longsor, gempa bumi dan pasang air laut. Malinau dan Tana Tidung berpotensi bencana tanah longsor, banjir dan puting beliung. Sementara, Nunukan memiliki potensi banjir di sebagian daerah, terutama Lumbis Ogong dan Sembakung.

Pandi mengatakan, pihaknya sudah mulai mengembangkan inovasi Sistem Informasi Kebencanaan yang mendata persoalan bencana alam di Kaltara. Lewat sistem informasi ini, kata dia, BPBD Kaltara juga melatih personel dari BPBD kabupaten/kota agar bisa mengintegrasikan informasi kebencanaan antara di kabupaten/kota dengan provinsi.

“Kita pakai aplikasi InaRISK milik BNPB, jadi informasinya terpusat antara pusat dan daerah. Jadi, ini merupakan sistem peringatan dini bencana alam. Misalnya, curah hujan tinggi yang bisa sebabkan banjir akan terpetakan dan muncul di layar,” tuturnya.

Dia mengatakan, untuk Kaltara, Kabupaten Nunukan sudah ada enam unit Early Warning System (EWS) yang digunakan untuk mendeteksi banjir. Alat tersebut, kata dia, dipasang di Kecamatan Sembakung dan Lumbis. Dengan alat tersebut, jika terjadi debit air yang melebihi kapasitas, maka akan ada alarm dengan bunyi sirine.

“(Penggunaan EWS, Red) Ini sudah disosialisasikan kepada masyarakat oleh BPBD Nunukan. Karena masyarakat juga harus diberi pencerahan dan pemahaman terkait hal ini. Makanya alat yang dipasang kalau melebihi ambang batas, sirine akan berbunyi. Kalau sudah berbunyi masyarakat harus diungsikan dan titik pengungsian sudah disiapkan,” paparnya.

Selain EWS, lanjutnya, di Nunukan juga sudah terpasang alat pendeteksi longsong di 18 titik. Alat tersebut merupakan hasil kerja sama antara BPBD Nunukan dengan Universitas Gajah Mada (UGM).

Terkait potensi bencana alam di Kaltara, Pandi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan untuk dibuat peraturan daerah (Perda). “Perda tentang penanggulangan bencana, sudah kami serahkan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:38

Pembangunan di Perbatasan Dilakukan Bertahap

TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat menjadi inspektur upacara pada HUT ke-5…

Kamis, 26 April 2018 13:32

“Saya Akan Bekerja Lebih Keras Lagi”

Baru setahun Rolland Rudyanto menjabat sebagai Camat Malinau Barat. Namun, lewat kerja keras, prestasi…

Rabu, 25 April 2018 13:06

Suami Meninggal, Rawat Lima Cucu yang Yatim Piatu

Hamidah (60), harus menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya, Muhammad Amin (73), meninggal…

Rabu, 25 April 2018 12:58

Disdik Kaltara Belajar dari Pengalaman

TANJUNG SELOR – Penerapan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menggunakan High Order…

Rabu, 25 April 2018 12:57

Uang Hadiah Akan Digunakan untuk Jalankan Program

Hery Purwono tidak sekadar mengabdi kepada masyarakat. Tapi juga bekerja. Buktinya, ia telah dua kali…

Selasa, 24 April 2018 12:35

Transportasi Air Jadi Fokus Kapolda

MESKI baru Juni nanti,persiapan arus mudik Lebaran Idulfitri tahun ini menjadi perhatian khusus bagi…

Selasa, 24 April 2018 12:34

Mendagri Tegaskan Semua Prioritas

TANJUNG SELOR – Pemekaran Tanjung Selor sebagai daerah otonomi baru (DOB), karena merupakan ibu…

Selasa, 24 April 2018 12:26

Kaltara Otonomi Penuh, Tjahjo: Jangan Cuma Bawa Hasil

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Di provinsi…

Selasa, 24 April 2018 12:16

Bikin Masyarakat Sehat untuk Bisa Belajar

Mewakili Kabupaten Nunukan, Camat Tulin Onsoi, Santipil Oslo meraih peringkat ketiga camat terbaik se-Kaltara…

Senin, 23 April 2018 10:45

Disdik Ultimatum Satuan Pendidikan

TARAKAN - Kepala Dinas Pendidikan Kaltara Sigit Muryono mengingatkan kepada satuan pendidikan penerima…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .