MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

OLAHRAGA

Kamis, 11 Januari 2018 11:54
Pilih 10 Pelajar Berbakat

Kemenpora Cari Bibit Gulat Andalan di Kaltara

SELEKSI FISIK: Sejumlah pelajar mengikuti seleksi PPLP Kaltara yang diselenggarakan Kemenpora di Stadion Andi Tjatjok, Tanjung Selor, kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara memfasilitasi sebanyak 34 pelajar tingkat SMP dan SMA, untuk mengikuti seleksi Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) khusus untuk cabang olahraga gulat.

Rangkaian seleksi dimulai sejak 9-12 Januari tersebut akan dilakukan sebanyak tiga tahapan, yakni psikologi, fisik dan teknik. Proses seleksi saat ini sedang dalam tahapan tes fisik yang berlangsung di Stadion Andi Tjatjok Tanjung Selor, kemarin (10/1).

Seleksi fisik harus dilalui pelajar untuk bisa lolos dan terpilih menjadi atlet khusus cabang olahraga (cabor) gulat. “Hari ini (kemarin, Red) seleksi fisik. Ada tujuh item seleksinya, kami hanya fasilitasi, yang jalankan semua dari kementerian,” jelas Kepala Bidang Olahraga Dispora Kaltara Rusianto, yang ditemui di sela-sela seleksi fisik. Setelah seluruh rangkaian seleksi fisik usai, berlanjut ke tes teknik untuk cabor gulat.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hanya mencari sebanyak masing-masing lima putra dan putri untuk dijadikan pegulat andalan. Menurut Rusianto, teknik gulat nanti para pelajar akan mempelajari dan memahami.

Hasil seleksi pun, lanjut dia, yang menentukan dari Kemenpora. Setelah memperoleh pelajar yang diinginkan, tahap berikutnya akan diasramakan. “Tahap awal memang hanya cabor gulat. Karena dinilai beberapa kali mengikuti event nasional, cabor ini punya prestasi yang baik. Ke depan akan berkembang dengan cabor yang lain tentunya, melihat penilaian Kemenpora,” bebernya.

Mengenai asrama para atlet, kata Rusianto, untuk sementara menggunakan rumah sewa. Pasalnya, di Kaltara belum memiliki asrama khusus atlet didikan di PPLP. Apalagi melihat anggaran yang tersedia tahun ini, sangat terbatas. Namun, para pelajar tidak perlu khawatir menyangkut pembiayaan lainnya.

Seperti untuk uang saku, kebutuhan lainnya jadi kewenangan Kemenpora membiayai. Dia juga mengatakan, tidak seluruh pembiayaan dibebankan Kemenpora. Untuk asrama dan jam terbang mengikuti kejuaraan, jadi tanggungjawab pemerintah daerah setempat. Untuk penempatan berupa asrama, Dispora telah mengusulkan bisa terealisasi tahun ini.

“Kita sudah usulkan anggarannya. Paling tidak kita kontrakkan nanti untuk asrama. Apalagi di Pemprov yang menyediakan itu, sedangkan untuk keperluan atletnya semua ditanggung Kemenpora,” ujarnya.

Rusianto menegaskan, proses seleksi dilaksanakan secara profesional. Bahkan tidak ada pelajar yang sengaja dititipkan, agar bisa lolos seleksi. Dikarenakan Kemenpora pun turun langsung melakukan seleksi bagi para pelajar. “Tak ada istilah mau macam-macam atau titipan, agar bisa diloloskan. Tim seleksi pun ada dari Kemenpora dan dinilaiannya langsung dilakukan,” tutupnya. (uno/rio)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .