MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 10 Januari 2018 11:59
Selangkah Lagi Kaltara Otonomi Penuh

Penyerahan Sertifikat Direncanakan oleh Mendagri

OTONOMI PENUH: Mendagri Tjahjo Kumolo saat disambut Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie di Bandara Juwata Tarakan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, align="left">TANJUNG SELOR – Selangkah lagi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi menyandang status otonomi penuh. Menurut Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, dari 10 item persyaratan, tinggal menunggu satu item lagi yang segera dipenuhi.

 

Untuk diketahui, pada 22 April 2018, Kaltara genap berumur 5 tahun atau 1 lustrum. Sebelum genap 1 lustrum, Kaltara masih dalam tahap penilaian oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

 

Gubernur mengungkapkan, dari 10 item penilaian yang menjadi syarat untuk menjadi daerah otonomi penuh, provinsi paling muda di Tanah Air ini sudah menuntaskan 9 item. Satu item yang tersisa hanya penyelesaian batas wilayah.

 

“Sejak dibentuk, sudah ada beberapa batas wilayah kita yang sudah selesaikan. Sekarang tinggal dua yaitu batas Nunukan-Tana Tidung, dan batas Bulungan-Berau (antarprovinsi),” ungkap Irianto, belum lama ini.

 

Gubernur meminta kepada jajarannya untuk segera menuntaskan batas wilayah tersebut. Utamanya, kepada pemerintah kabupaten yang berbatasan, Gubernur berharap untuk tidak saling bertahan, dan secepatnya menyepakati batas wilayah keduanya.

 

Harapan lainnya, pada saat HUT ke-5 Kaltara nanti, semua item yang menjadi persyaratan telah terpenuhi. Terlebih item batas wilayah. “Paling lambat, saya minta tahun ini sudah tuntas,” tegasnya.

 

Terpisah, Kepala Biro Pemerintahan Datu Iqra Ramadhan mengaku pesimistis dua batas wilayah antara Nunukan-Tana Tidung bisa dituntaskan sebelum 22 April 2018, walau penyelesaian batas wilayah tersebut sudah diserahkan ke Kemendagri untuk difasilitasi.

 

“Kami rasa belum bisa, karena masih tarik ulur,” katanya.

 

Bupati Nunukan Hj Laura Hafidz dan Bupati Tana Tidung H Undunsyah, kata Datu Iqra, belum menyepakati batas wilayah yang disengketakan. Begitu juga batas Bulungan-Berau, belum ada kesepakatan antara Bupati Bulungan H Sudjati dan Bupati Berau H Muharram. Termasuk Pemprov Kaltara dan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim). 

 

Namun demikian, belum selesainya dua batas wilayah tersebut tidak akan menghambat Kaltara menjadi sebuah provinsi dengan otonom penuh. Sebab, kata Datu Iqra, Kaltara sudah memenuhi 96 persen kriteria atau item yang dievaluasi oleh Kemendagri.

 

“Artinya, tinggal batas wilayah itu saja. Itu pun tidak sampai 1 item sebetulnya, karena item batas wilayah keseluruhan sudah ada yang bisa diambil jalan kesepakatan,” ujarnya. 

 

Perlu diketahui juga, item penilaian DOB mencakup pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD), pengisian personel, pengisian keanggotaan DPRD, penyelenggaraan urusan wajib dan pilihan, pembiayaan atau APBD, pengalihan aset, personel, dan dokumen, penetapan batas wilayah, penyediaan sarana-prasarana pemerintahan, penyediaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan pemindahan ibu kota bagi daerah yang ibu kotanya dipindahkan. 

 

Hal-hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Evaluasi Perkembangan Daerah Otonomi Baru. 

 

“Karena tersisa sedikit lagi item penilaian yang belum kita penuhi, kita semua optimistis Kaltara akan jadi daerah otonom sepenuhnya. Tidak akan dikembalikan ke daerah induk (Kaltim),” sebutnya.

 

Sebelumnya, Gubernur pada acara ramah tamah peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, beberapa hari lalu, mengatakan menginjak usia yang ke-5, Kaltara akan dievaluasi apakah layak atau tidak menjadi otonomi daerah sepenuhnya.

 

Gubernur juga berencana mengundang Mendagri Tjahjo Kumolo untuk hadir dan menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-5 Kaltara pada 22 April mendatang, sekaligus penyerahan sertifikat daerah otonomi penuh. (humas)


BACA JUGA

Rabu, 15 Agustus 2018 17:19

Kaltara Utus 5 Tenaga Kesehatan

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara pada tahun ini mengirimkan 5 tenaga kesehatan…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:17

Kasus Hukum Tak Lebih dari 5 Persen

TANJUNG SELOR – Berdasarkan kasus hukum yang dialami oleh rumah tangga dari hasil Survei Ketahanan…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:15

Rp 100 M untuk Bantu Permodalan UMKM

JAKARTA – Sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan usaha kecil menengah, Pemprov Kaltara mencarikan…

Rabu, 15 Agustus 2018 17:13

Gubernur Terima Penghargaan Tertinggi Pramuka

JAKARTA – Upacara HUT ke-57 Gerakan Pramuka yang secara nasional digelar di Lapangan Gajah Mada…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:23

Realisasi Fisik Sudah 34,92 Persen

TANJUNG SELOR – Pada 2018, berdasarkan catatan Biro Pembangunan Sekretariat Provinsi (Setprov)…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:22

Tahap III, Pelabuhan SDF Telan Rp 10 M

TANJUNG SELOR – Pengembangan Pelabuhan Tengkayu I atau SDF di Kota Tarakan, kini telah memasuki…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:21

Gubernur Minta MoU Tak Sekadar Seremonial

BOGOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie atas nama Pemerintah Provinsi…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:19

Iduladha, Pemprov Sumbang 8 Sapi

TANJUNG SELOR – Jelang Hari Raya Iduladha 1439 Hijriah, Pemprov Kaltara kembali menyalurkan bantuan…

Selasa, 14 Agustus 2018 16:18

Gubernur Jadi Penguji Calon Doktor di IPB

BOGOR – Bersama Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT) Prof Dr Adri Patton, Gubernur Kaltara…

Senin, 13 Agustus 2018 16:28

Gara-Gara Dua Pergub Ini, PAD Naik

TANJUNG SELOR – Diterbitkannya dua peraturan gubernur (Pergub), berdampak positif pada kenaikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .