MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 10 Januari 2018 11:59
Selangkah Lagi Kaltara Otonomi Penuh

Penyerahan Sertifikat Direncanakan oleh Mendagri

OTONOMI PENUH: Mendagri Tjahjo Kumolo saat disambut Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie di Bandara Juwata Tarakan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, align="left">TANJUNG SELOR – Selangkah lagi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi menyandang status otonomi penuh. Menurut Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, dari 10 item persyaratan, tinggal menunggu satu item lagi yang segera dipenuhi.

 

Untuk diketahui, pada 22 April 2018, Kaltara genap berumur 5 tahun atau 1 lustrum. Sebelum genap 1 lustrum, Kaltara masih dalam tahap penilaian oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

 

Gubernur mengungkapkan, dari 10 item penilaian yang menjadi syarat untuk menjadi daerah otonomi penuh, provinsi paling muda di Tanah Air ini sudah menuntaskan 9 item. Satu item yang tersisa hanya penyelesaian batas wilayah.

 

“Sejak dibentuk, sudah ada beberapa batas wilayah kita yang sudah selesaikan. Sekarang tinggal dua yaitu batas Nunukan-Tana Tidung, dan batas Bulungan-Berau (antarprovinsi),” ungkap Irianto, belum lama ini.

 

Gubernur meminta kepada jajarannya untuk segera menuntaskan batas wilayah tersebut. Utamanya, kepada pemerintah kabupaten yang berbatasan, Gubernur berharap untuk tidak saling bertahan, dan secepatnya menyepakati batas wilayah keduanya.

 

Harapan lainnya, pada saat HUT ke-5 Kaltara nanti, semua item yang menjadi persyaratan telah terpenuhi. Terlebih item batas wilayah. “Paling lambat, saya minta tahun ini sudah tuntas,” tegasnya.

 

Terpisah, Kepala Biro Pemerintahan Datu Iqra Ramadhan mengaku pesimistis dua batas wilayah antara Nunukan-Tana Tidung bisa dituntaskan sebelum 22 April 2018, walau penyelesaian batas wilayah tersebut sudah diserahkan ke Kemendagri untuk difasilitasi.

 

“Kami rasa belum bisa, karena masih tarik ulur,” katanya.

 

Bupati Nunukan Hj Laura Hafidz dan Bupati Tana Tidung H Undunsyah, kata Datu Iqra, belum menyepakati batas wilayah yang disengketakan. Begitu juga batas Bulungan-Berau, belum ada kesepakatan antara Bupati Bulungan H Sudjati dan Bupati Berau H Muharram. Termasuk Pemprov Kaltara dan Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim). 

 

Namun demikian, belum selesainya dua batas wilayah tersebut tidak akan menghambat Kaltara menjadi sebuah provinsi dengan otonom penuh. Sebab, kata Datu Iqra, Kaltara sudah memenuhi 96 persen kriteria atau item yang dievaluasi oleh Kemendagri.

 

“Artinya, tinggal batas wilayah itu saja. Itu pun tidak sampai 1 item sebetulnya, karena item batas wilayah keseluruhan sudah ada yang bisa diambil jalan kesepakatan,” ujarnya. 

 

Perlu diketahui juga, item penilaian DOB mencakup pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD), pengisian personel, pengisian keanggotaan DPRD, penyelenggaraan urusan wajib dan pilihan, pembiayaan atau APBD, pengalihan aset, personel, dan dokumen, penetapan batas wilayah, penyediaan sarana-prasarana pemerintahan, penyediaan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan pemindahan ibu kota bagi daerah yang ibu kotanya dipindahkan. 

 

Hal-hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Evaluasi Perkembangan Daerah Otonomi Baru. 

 

“Karena tersisa sedikit lagi item penilaian yang belum kita penuhi, kita semua optimistis Kaltara akan jadi daerah otonom sepenuhnya. Tidak akan dikembalikan ke daerah induk (Kaltim),” sebutnya.

 

Sebelumnya, Gubernur pada acara ramah tamah peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, beberapa hari lalu, mengatakan menginjak usia yang ke-5, Kaltara akan dievaluasi apakah layak atau tidak menjadi otonomi daerah sepenuhnya.

 

Gubernur juga berencana mengundang Mendagri Tjahjo Kumolo untuk hadir dan menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-5 Kaltara pada 22 April mendatang, sekaligus penyerahan sertifikat daerah otonomi penuh. (humas)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 14:44

Transformasi Semangat Pahlawan, Tingkatkan Derajat Kesehatan

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Pahlawan tahun ini harus mampu…

Selasa, 13 November 2018 14:40

Gubernur Minta Pengelolaan Lebih Baik

TANJUNG SELOR – Setelah serah terima aset dan personel Pelabuhan…

Selasa, 13 November 2018 14:36

Respons Kaltara Kupas Pinjaman Dana Bergulir UMKM

TANJUNG SELOR – Guna mendukung pengembangan usaha di Kalimantan Utara…

Selasa, 13 November 2018 14:34

Gubernur Minta Inventarisasi Program dan Kegiatan Inovatif

TANJUNG SELOR – Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan biro…

Selasa, 13 November 2018 14:32

Kendaraan Dinas Diintruksikan Ditarik

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie…

Kamis, 08 November 2018 10:30

Tengkayu II Segera Diserahkan ke Pemprov

TANJUNG SELOR – Setelah Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, selanjutnya Pelabuhan…

Kamis, 08 November 2018 10:29

Kelapa Pandan Wangi Terdaftar di P2VTP2

TANJUNG SELOR – Kementerian Pertanian menetapkan kelapa pandan wangi yang…

Kamis, 08 November 2018 10:27

Dukung Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendukung upaya Kementerian Pendayagunaan…

Kamis, 08 November 2018 10:24

Pemprov Kaltara Terima Penghargaan dari INOVASI

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama dua pemerintah daerah…

Kamis, 08 November 2018 10:16

Desak Videotron Pasar Induk Difungsikan

TANJUNG SELOR - Videotron yang ditempatkan di Pasar Induk Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .