MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 10 Januari 2018 11:35
Kementan Lirik Potensi Kaltara
PANEN: Penghasilan petani padi di Bulungan terus meningkat, membuat salah satu daerah di Kaltara ini bersiap-siap melakukan swasembada beras.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi target dari Kementerian Pertanian (Kementan) dalam upaya mengembangkan produksi tanaman pangan nasional. Salah satunya melalui program perluasan area tanam baru (PATB).

Dikatakan Aris Puji Sunarso, Kasi Pemantauan dan Evaluasi Balai Besar Peramalan dan OPT Kementerian Pertanian, saat ini Kementan fokus memberikan bantuan kepada daerah-daerah yang belum menanam melalui PATB. Sebab, sebelumnya kebanyakan yang diberikan bantuan adalah daerah yang sudah menanam tanaman pangan.

“Karena Kaltara potensinya sangat besar,” ujarnya usai pertemuan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Selasa (9/1).

Padi dan jagung menjadi komoditas pertanian yang bakal dikembangkan di Kaltara. Kabupaten Bulungan menjadi daerah di Kaltara dengan potensi paling besar dalam program ini.

Dari data calon penerima dan calon lokasi (CPCL) sementara, Bulungan memiliki luasan 13.800 hektare. Kemudian, Nunukan dengan 3.100 hektare, Malinau 2.100 hektare, dan Tana Tidung 1.550 hektare. Namun, Aris mengatakan bahwa data tersebut masih belum final, karena masih menunggu konfirmasi dari tiap kabupaten.

Dia menyebutkan Bulungan memiliki potensi terbesar karena wilayahnya yang lebih dekat dengan pusat pemerintahan. “Kabupaten lain bukan berarti potensinya tidak besar, tapi tantangan di daerah selain Bulungan lebih besar. Seperti Nunukan yang dihadapkan dengan UU Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan). Untuk data sementara masih menunggu dari kabupaten,” jelasnya.

Aris menyatakan arah dari program ini nantinya adalah pemberian bantuan benih untuk petani. Namun, berapa jumlah bantuan yang diberikan masih harus menyesuaikan data final dari tiap kabupaten.

Dia mengungkapkan salah satu kendala PATB, yakni integrasi dengan perusahaan swasta besar. Menurutnya, jika PATB ini bisa dikerjasamakan dengan perusahaan swasta besar, program ini akan lebih mudah dijalankan karena potensi di Kaltara yang besar.

“Kendala dengan perkebunan swasta besar ini di birokrasinya yang masih perlu surat ini dan itu,” imbuhnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DPKP Kaltara Muhammad Najib menambahkan, pertemuan dengan Balai Besar Peramalan dan OPT Kementan adalah untuk mendata CPCL yang akan diberi bantuan padi dan jagung. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar merevisi Petunjuk Operasional Kegiatan (POK).

“Jadi, disesuaikan supaya apa yang diprogramkan pemerintah pusat tidak melenceng dari apa yang disanggupi oleh daerah,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Najib, setelah POK selesai direvisi kemudian dilakukan realisasi pemberian bantuan kepada CPCL. Baik benih, pupuk dan bantuan lainnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Jumat, 13 April 2018 14:25

Realisasi PBB Masih Minim

TANJUNG SELOR – Realisasinya pajak bumi dan bangunan di triwulan I tahun ini yaitu Rp 109.116.168…

Jumat, 13 April 2018 14:16

BI Klaim Rupiah Beredar hingga Pelosok

TARAKAN – Kalimantan Utara dipilih sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi pilot…

Jumat, 13 April 2018 13:52

Ekspor-Impor Februari Merosot

TANJUNG SELOR – Ekspor dan impor di Kalimantan Utara pada Februari 2018 mencatatkan penurunan.…

Jumat, 13 April 2018 13:47

Kaltara Dapat Dividen Rp 29 M

TANJUNG SELOR – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim dan Kaltara (Bankaltimtara) berhasil menjaga…

Kamis, 12 April 2018 13:51

OJK Awasi Ketat Kinerja BPR

TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong…

Kamis, 12 April 2018 13:47

Kejar Target PBB

POTENSI pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kota Tarakan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam setahun…

Kamis, 12 April 2018 13:32

Tiongkok Kurangi Impor, HBA Turun

TANJUNG SELOR – Setelah terus mengalami kenaikan sejak tahun lalu, harga batu bara acuan (HBA)…

Rabu, 11 April 2018 11:30

WAH GAWAT !!! Pangkalan ‘Timbun’ Elpiji 3 Kg

TARAKAN – Keluhan warga terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari belakangan, ditindaklanjuti…

Selasa, 10 April 2018 11:59

Jumlah Pengusaha Lokal Tergerus

TARAKAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melihat adanya persaingan usaha yang tidak sehat…

Selasa, 10 April 2018 11:15

Elpiji 3 Kg Langka Lagi

TARAKAN – Elpiji 3 kg masih menjadi pilihan banyak warga Tarakan, meski di Bumi Paguntaka –sebutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .