MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 10 Januari 2018 11:35
Kementan Lirik Potensi Kaltara
PANEN: Penghasilan petani padi di Bulungan terus meningkat, membuat salah satu daerah di Kaltara ini bersiap-siap melakukan swasembada beras.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi target dari Kementerian Pertanian (Kementan) dalam upaya mengembangkan produksi tanaman pangan nasional. Salah satunya melalui program perluasan area tanam baru (PATB).

Dikatakan Aris Puji Sunarso, Kasi Pemantauan dan Evaluasi Balai Besar Peramalan dan OPT Kementerian Pertanian, saat ini Kementan fokus memberikan bantuan kepada daerah-daerah yang belum menanam melalui PATB. Sebab, sebelumnya kebanyakan yang diberikan bantuan adalah daerah yang sudah menanam tanaman pangan.

“Karena Kaltara potensinya sangat besar,” ujarnya usai pertemuan dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Selasa (9/1).

Padi dan jagung menjadi komoditas pertanian yang bakal dikembangkan di Kaltara. Kabupaten Bulungan menjadi daerah di Kaltara dengan potensi paling besar dalam program ini.

Dari data calon penerima dan calon lokasi (CPCL) sementara, Bulungan memiliki luasan 13.800 hektare. Kemudian, Nunukan dengan 3.100 hektare, Malinau 2.100 hektare, dan Tana Tidung 1.550 hektare. Namun, Aris mengatakan bahwa data tersebut masih belum final, karena masih menunggu konfirmasi dari tiap kabupaten.

Dia menyebutkan Bulungan memiliki potensi terbesar karena wilayahnya yang lebih dekat dengan pusat pemerintahan. “Kabupaten lain bukan berarti potensinya tidak besar, tapi tantangan di daerah selain Bulungan lebih besar. Seperti Nunukan yang dihadapkan dengan UU Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan). Untuk data sementara masih menunggu dari kabupaten,” jelasnya.

Aris menyatakan arah dari program ini nantinya adalah pemberian bantuan benih untuk petani. Namun, berapa jumlah bantuan yang diberikan masih harus menyesuaikan data final dari tiap kabupaten.

Dia mengungkapkan salah satu kendala PATB, yakni integrasi dengan perusahaan swasta besar. Menurutnya, jika PATB ini bisa dikerjasamakan dengan perusahaan swasta besar, program ini akan lebih mudah dijalankan karena potensi di Kaltara yang besar.

“Kendala dengan perkebunan swasta besar ini di birokrasinya yang masih perlu surat ini dan itu,” imbuhnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DPKP Kaltara Muhammad Najib menambahkan, pertemuan dengan Balai Besar Peramalan dan OPT Kementan adalah untuk mendata CPCL yang akan diberi bantuan padi dan jagung. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar merevisi Petunjuk Operasional Kegiatan (POK).

“Jadi, disesuaikan supaya apa yang diprogramkan pemerintah pusat tidak melenceng dari apa yang disanggupi oleh daerah,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Najib, setelah POK selesai direvisi kemudian dilakukan realisasi pemberian bantuan kepada CPCL. Baik benih, pupuk dan bantuan lainnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 14:15

Rancang Perluasan Komoditas

KEPALA Biro Perekonomian Setprov Kalimantan Utara Usdiansyah mengatakan, produksi sumber daya alam (SDA)…

Minggu, 07 Oktober 2018 15:10

Awasi Kestabilan Harga di Perbatasan

TANJUNG SELOR – Pengawasan harga barang terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kaltara, khususnya…

Jumat, 05 Oktober 2018 14:30

Izin Perkebunan Sawit Diperketat

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan akan mengkaji permohonan perpanjangan izin lokasi dan izin usaha perusahaan…

Kamis, 04 Oktober 2018 17:21

Ekspor Kayu Tumbuh 63 Persen

TANJUNG SELOR – Ekspor kayu dari Kalimantan Utara mengalami pertumbuhan pada triwulan I 2018.…

Kamis, 04 Oktober 2018 16:48

Provinsi Diminta Tertibkan Pergub Untuk Atur Harga Udang di Kaltara

TARAKAN – Hasil kunjungan yang dilakukan DPRD Tarakan ke kementerian terkait untuk menyikapi anjloknya…

Senin, 01 Oktober 2018 15:48

Warga Diajak Konsumsi Produk Lokal

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara mempunyai potensi sumber daya alam di tiap kabupaten dan kota.…

Minggu, 30 September 2018 16:44

Jamin SOA Barang Tak Dimonopoli

TANJUNG SELOR – Tingginya harga barang di daerah perbatasan, menjadi perhatian serius Pemprov…

Jumat, 28 September 2018 16:04

Pelaku Usaha Wajib Miliki NIB

TANJUNG SELOR - Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi…

Jumat, 28 September 2018 15:47

Harga Sewa Terlalu Mahal, Investor Mundur Kelola Pabrik Rumput Laut

TARAKAN – Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Tarakan terus berupaya memfungsikan pabrik…

Rabu, 26 September 2018 14:59

ADUH..!! 80 Persen Kebutuhan Warga Masih dari Malaysia

TANJUNG SELOR – Banyaknya barang-barang dari Malaysia yang beredar di daerah perbatasan Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .