MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 09 Januari 2018 12:32
Ekspor Kepiting Bertelur Naik 20 Persen
BARANG BUKTI: Penyelundupan kepiting bertelur yang digagalkan aparat, tahun lalu. Sejak 15 Desember 2017 hingga 15 Februari, kepiting bertelur bebas diperjualbelikan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tarakan mencatat adanya peningkatan ekspor kepiting bertelur sejak diizinkan oleh pemerintah mulai 15 Desember 2017 dan akan berakhir 15 Februari mendatang.

Hingga akhir 2017, tercatat 151.563 ekor atau lebih dari 50.521 kilogram kepiting bertelur yang di kirim ke luar Tarakan dengan berbagai tujuan, baik dalam maupun luar negeri.

Menurut Petugas Pengawasan Pengendalian Data dan Informasi Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tarakan, M Zainul, peningkatan hingga 20 persen dari tahun sebelumnya dengan asumsi pengiriman setiap hari minimal 300 kilogram.

“Ada peningkatan kalau perkiraan kami. Karena kalau tahun sebelumnya pagi itu hanya maksimal 10 boks dikali 30 kilo, 300 kilo-lah. Kalau sekarang kadang dia kirim pagi, terus sore lagi. Kalau satu hari itu 30 koli dikali 40-an,” ujarnya, Senin (8/1).

Menurutnya, kesempatan ini memang sangat baik digunakan bagi pengusaha kepiting untuk melakukan ekspor. Terlebih, permintaan luar negeri juga cukup banyak, serta harganya yang melonjak mahal.

Informasi yang diperolehnya, jika di hari biasa harga kepiting di Tawau Rp 100 ribu per kilogram. Sekarang ini bisa lebih dari Rp 200 ribu per kilogramnya. Sedangkan kepiting yang dikirim selain ke Tawau, Malaysia, juga ke Tiongkok dan Taiwan melalui Jakarta.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 56/2016, memang diperbolehkan pengiriman kepiting bertelur ke luar negeri dengan syarat minimal 200 gram per ekornya.

Meskipun diperbolehkan, mekanisme pengiriman tetap harus sesuai aturan yang berlaku. Misal, sebelum pengiriman pengusaha harus mengisi permohonan. Selain itu, dilakukan juga uji fisik baik ukuran maupun mutu kepiting. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 13 April 2018 14:25

Realisasi PBB Masih Minim

TANJUNG SELOR – Realisasinya pajak bumi dan bangunan di triwulan I tahun ini yaitu Rp 109.116.168…

Jumat, 13 April 2018 14:16

BI Klaim Rupiah Beredar hingga Pelosok

TARAKAN – Kalimantan Utara dipilih sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi pilot…

Jumat, 13 April 2018 13:52

Ekspor-Impor Februari Merosot

TANJUNG SELOR – Ekspor dan impor di Kalimantan Utara pada Februari 2018 mencatatkan penurunan.…

Jumat, 13 April 2018 13:47

Kaltara Dapat Dividen Rp 29 M

TANJUNG SELOR – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim dan Kaltara (Bankaltimtara) berhasil menjaga…

Kamis, 12 April 2018 13:51

OJK Awasi Ketat Kinerja BPR

TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong…

Kamis, 12 April 2018 13:47

Kejar Target PBB

POTENSI pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kota Tarakan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam setahun…

Kamis, 12 April 2018 13:32

Tiongkok Kurangi Impor, HBA Turun

TANJUNG SELOR – Setelah terus mengalami kenaikan sejak tahun lalu, harga batu bara acuan (HBA)…

Rabu, 11 April 2018 11:30

WAH GAWAT !!! Pangkalan ‘Timbun’ Elpiji 3 Kg

TARAKAN – Keluhan warga terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari belakangan, ditindaklanjuti…

Selasa, 10 April 2018 11:59

Jumlah Pengusaha Lokal Tergerus

TARAKAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melihat adanya persaingan usaha yang tidak sehat…

Selasa, 10 April 2018 11:15

Elpiji 3 Kg Langka Lagi

TARAKAN – Elpiji 3 kg masih menjadi pilihan banyak warga Tarakan, meski di Bumi Paguntaka –sebutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .