MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 09 Januari 2018 12:31
Pasangan Sobat Ditinggal PKB
LENGKAPI PERSYARATAN: Sofian Raga (tengah) membuat surat pernyataan cuti sebagai Wali Kota Tarakan di KPU Tarakan, Senin (8/1).

PROKAL.CO, TARAKAN – Tarik-menarik dukungan partai politik di pemilihan kepala daerah, juga terjadi di Tarakan. Pasangan Sofian Raga – Sabar Santuso yang awalnya mendapat dukungan 5 parpol yang memiliki kursi di DPRD Tarakan, berkurang saat pendaftaran calon kepala daerah di hari pertama, Senin (8/1).

Saat mendaftar, Sofian – Sabar alias Sobat minus PKB. Jadi, pasangan ini hanya diusung 4 parpol yaitu PAN, Gerindra, PKS dan PBB. Sedangkan PKB yang sebelumnya bagian dari koalisi, menarik dukungan.

Ini mengulang pada Pilkada Tarakan 2013 lalu. Saat itu, Sofian yang berpasangan dengan Khaeruddin Areif Hidayat, optimis Partai Bintang Reformasi (PBR) tidak berpaling, karena sudah memegang surat keputusan (SK) partai. Namun, menjelang pendaftaran PBR berpaling ke calon lain, Sabirin Sanyong.

Tidak masuknya PKB dalam koalisi partai pengusung, terlihat saat pendaftaran di KPU Tarakan. Dari formulir syarat pencalonan dukungan partai politik yang diserahkan ke penyelenggara pemilu ini, tidak ada ditandatangani pengurus PKB dari pusat hingga daerah.

Mulai dari surat pencalonan (formulir B), surat surat keputusan masing-masing DPP partai politik mengenai persetujuan pasangan calon (B1), surat kesepakatan antara parpol di tingkat kota (B2), surat kesepakatan antara parpol dengan pasangan calon (B3), dan surat pernyataan oleh parpol bahwa visi dan misi yang dibuat pasangan calon sudah sesuai dengan rencana pembangunan jangka panjang RPJP (B4).  

“Ternyata setelah kami melihat seluruh dokumen terkait dengan syarat pencalonan tidak satu pun yang ditandatangani oleh PKB,” beber Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo.

Dengan tidak adanya tanda tangan maupun surat dukungan PKB saat pendaftaran, Teguh memastikan partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu tidak masuk partai koalisi pengusung Sofian Raga - Sabar Santuso. Dan, tidak ada kesempatan lagi bagi PKB untuk mengubah keputusan kembali mendukung duet Sofian – Sabar.

“Artinya, PKB harus dikeluarkan dari koalisi gabungan partai Sofian Raga dan Sabar Santuso,” terangnya.

Namun, Sofian dan Sabar tetap dinyatakan memenuhi syarat pencalonan, karena mencukupi jumlah dukungan kursi di DPRD minimal 20 persen. Yakni, 5 kursi. Sedangkan tanpa keberadaan PKB, Sofian Raga – Sabar Santuso mengumpulkan 9 kursi. PAN dengan 4 kursi, Gerindra 3 kursi, dan PKS serta PBB masing-masing satu kursi.

Lalu, kemana PKB berlabuh? Berdasarkan kabar yang berdedar di media sosial, dukungan PKB dialihkan kepada pasangan Umi Suhartini – Mahrudin Mado. Ini terlihat dari beredarnya SK PKB yang ditandatangani Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Abdul Kadir Kading.

Selain itu, bendera PKB juga terlihat di sepanjang jalan protokol Tarakan bergandengan dengan bendera pasangan Umi Suhartini – Mahrudin Mado. Mereka akan deklarasi hari ini, sekaligus pendaftaran ke KPU Tarakan.

Namun, Umi Suhartini yang coba dikonfirmasi media ini di rumahnya, enggan ditemui dan menyuruh awak media ini untuk melihat langsung kebenarannya saat deklarasi.

Sementara Ketua DPC PKB Tarakan Muhammad Nasir yang coba dimintai keterangan melalui telepon genggam, juga enggan mengangkat telepon awak media ini.

Umi Suhartini – Mahrudin Mado sebenarnya sudah menyatakan maju melalui jalur perseorangan. Namun, sebelum memastikan lewat independen, Umi Suhartini memang diisukan bakal mendapatkan dukungan PKB. Karena suaminya, Undunsyah, adalah pengurus DPP PKB. 

Berpalingnya PKB dari koalisi partai pengusung Sofian Raga – Sabar Santuso, ditangapi santai oleh tim pemenangannya. Menurut ketua tim pemenangan Sofian - Sabar, Rudi Hartono, pihaknya tidak mempersoalkan karena calon yang diusungnya bisa maju dalam pencalonan.

“Dengan 9 kursi memenui syarat dalam rangka masuk kontestan pemilihan kepala daerah 2018. Jadi terkait masalah PKB, sampai tanggal 10 kami akan menunggu,” tuturnya.

Pria yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Tarakan ini menepis kalau pihaknya kecewa dengan keputusan PKB yang menarik dukungan. Rudi hanya menegaskan kalau pihaknya sudah berupaya membicarakan hal ini dengan internal PKB untuk memastikan dukungan. Namun, hingga menjelang pendaftaran pihaknya belum menerima surat persetujuan pengusungan dari DPP PKB, walaupun sebelumnya sudah ada rekomendasi dukungan terhadap Sofian Raga – Sabar Santuso. Meski demikian, Rudi Hartono masih berharap PKB kembali bergabung dalam partai koalisi pengusung.

Sofian Raga juga tidak mempermasalahkan. Karena ia tetap bisa maju dengan koalisi partai yang ada. Sedangkan untuk syarat calon yang sempat tidak dilengkapinya dengan surat pernyataan cuti selama kampanye, Sofian Raga memastikan sudah membuatnya.

Ia juga berkomitmen untuk tidak menggunakan fasilitas negara ketika sedang cuti. “Baik itu tempat tinggal, kendaraan, fasilitas apa saja, semuanya tidak boleh,” tegasnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:57

Target Lebih Banyak Serap Pencaker

TARAKAN – Pelaksanaan job fair yang dilakukan Pemkot Tarakan dengan melibatkan beberapa perusahaan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:54

Ngaku Guru Tari, Embat Anting-Anting Pelajar

TARAKAN – Orangtua yang memakaikan anak-anaknya perhiasan emas, harus waspada. Kemarin (19/2),…

Selasa, 20 Februari 2018 11:38

BKPPD Tunggu Hasil Panwaslu

BADAN Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Tarakan juga telah mendapatkan informasi adanya…

Selasa, 20 Februari 2018 11:36

Dua Kadis Acungkan Salam Khas Paslon, Terancam Kena Sanksi Pidana

TARAKAN – Sanksi yang bisa diterima dua kepala dinas di Pemkot Tarakan berinisial BS dan SW cukup…

Senin, 19 Februari 2018 12:33

Internet Putus Gara-Gara Longsor

TARAKAN – Jaringan internet lagi-lagi dikeluhkan warga Kalimantan Utara sejak beberapa hari terakhir.…

Minggu, 18 Februari 2018 14:04

Desak Pusat Realisasikan DOB Apau Kayan

TANJUNG SELOR – Salah satu usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Kalimantan Utara adalah…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:03

Warga Filipina Diproses Imigrasi

TARAKAN – Lima nelayan asal Filipina yang berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing selama…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:58

BPK Ingatkan soal Utang Proyek

TARAKAN – Persoalan utang, tidak luput dari perhatian Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan…

Jumat, 16 Februari 2018 12:58

Target Tarakan Bebas Sampah

TARAKAN – Dalam rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari, Kepala Dinas…

Kamis, 15 Februari 2018 13:06

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

TARAKAN - Peraturan daerah (Perda) yang dikeluarkan Pemkot Tarakan tentang kenaikan tarif parkir telah…

UMI: Nomor Satu Mudah Diingat

Warna-Warni Kampung Pelangi di Pesisir Tarakan

Sanksi Pemecatan untuk Oknum Petugas Avsec

Desak Pusat Realisasikan DOB Apau Kayan

BPK Ingatkan soal Utang Proyek

Belum Temukan Pelanggaran

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

Warga Filipina Diproses Imigrasi

Arief Diberi Tugas Awasi ASN

Nomor 3 Dianggap Berkah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .