MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Senin, 08 Januari 2018 12:12
Pemprov Beri Waktu hingga Pertengahan Januari

Penyelesaian Penyegelan Kelas SMAN 2 Tanjung Selor

BERI WAKTU NEGOSIASI: Penyegelan dua ruang kelas SMAN 2 Tanjung Selor pada 25 Oktober 2017.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Polemik penyegelan dua ruang kelas SMAN 2 Tanjung Selor oleh warga yang mengaku pemilik lahan pada 25 Oktober 2017, hingga kini belum juga tuntas.

Rencana Pemprov Kaltara memindahkan siswa sekolah yang ada di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor, itu ke SMAN 1 Tanjung Selor jika tidak ada solusi, hingga akhir Desember lalu juga belum dilakukan.

Asisten I Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara Sanusi menyatakan belum dipindahkannya siswa SMAN 2 ke SMAN 1 Tanjung Selor karena ada permintaan dari orangtua siswa ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara.

Dikatakan, permintaan dari orangtua siswa tersebut adalah untuk melakukan negosiasi dengan pemilik lahan yang menyegel ruang kelas tersebut.

Sanusi menyatakan orangtua siswa meminta waktu supaya rencana pemindahan siswa tersebut jangan dilakukan. Pasalnya, selain masih melakukan negosiasi dengan pemilik lahan, jarak siswa ke sekolah juga bakal menjadi lebih jauh.

“Sehingga, butuh waktu lalu untuk siswa ke sekolah,” ujarnya saat ditemui di rumah jabatan Gubernur Kaltara, Sabtu (6/1).

Sanusi menegaskan, meski orangtua siswa SMAN 2 Tanjung Selor diberikan waktu untuk melakukan negosiasi dengan pemilik lahan, namun pihaknya tetap memberikan tenggat waktu dalam proses negosiasinya. Sebab, pihaknya tidak mungkin membiarkan persoalan ini terus berlanjut tanpa ada solusi yang dihasilkan.

“Kami tetap berikan waktu untuk mereka negosiasi dengan pemilik lahan. Paling tidak sampai pertengahan Januari ini. Kalau tidak ada kesepakatan (solusi yang dihasilkan), terpaksa akan tetap kami pindahkan ke SMA 1 Tanjung Selor,” terangnya.

Sementara, terkait pemindahan siswa, Sanusi mengatakan, tidak ada permasalahan dan sudah bisa dipindahkan. Hal itu juga sudah dibahas dengan pihak-pihak terkait. Kemudian, untuk jadwal siswa belajar juga tidak ada masalah. Rombongan belajar siswa bisa disesuaikan dengan ketersediaan ruang belajar. Misal, siswa SMAN 2 belajar setelah proses belajar mengajar SMAN 1 Tanjung Selor.

Terkait komentar anggota DPRD Kaltara AR Rasyid untuk memindahkan gedung SMAN 2 Tanjung Selor jika tidak ada solusi, Sanusi menyatakan hal itu juga sudah menjadi perhatian Pemprov Kaltara. Namun, mantan Penjabat Bupati Tana Tidung ini menyatakan untuk membangun gedung sekolah baru tidak mudah. Banyak yang harus disiapkan untuk membangun gedung baru, mulai dari perencanaan, pembebasan lahan, pendanaan hingga masalah perizinan.

“(Membangun gedung baru, Red) Itu butuh dana yang tidak sedikit. Anggaran di Kaltara juga terbatas,” ujarnya.

Pihaknya juga tetap menunggu upaya Pemkab Bulungan untuk menyelesaikan persoalan lahan SMAN 2 Tanjung Selor. Sebab, sesuai UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, SMA menjadi kewenangan provinsi. Namun, pengalihan SMA tersebut harus tuntas seluruhnya. Bukan hanya siswa dan gurunya saja, tetapi juga aset-aset sekolah, termasuk gedung dan lahan sekolah, serta dokumen lainnya.

“Tidak bisa hanya siswa dan guru saja, harus semuanya dan sudah klir,” tegasnya.

Kepala Disdikbud Kaltara Sigit Muryono sebelumnya juga menyatakan sudah melakukan beberapa tahapan panjang untuk penyelesaian sengketa lahan SMAN 2. Termasuk yang terakhir adalah berkoordinasi dengan para orangtua pelajar yang jumlahnya sekitar 200-an orang. Salah satu hasilnya adalah jika tidak ada solusi terbaik, maka pihaknya siap mengalihkan siswa SMAN 2 ke SMAN 1 Tanjung Selor.

“Tapi masih ada proses-proses kekeluargaan lebih jauh yang bisa kami lakukan. Itu kalau sudah sangat terpaksa (dialihkan ke SMA 1 Tanjung Selor). Orangtua siswa ingin berkoordinasi dengan pemilik lahan dan seterusnya,” tuturnya, beberapa waktu lalu. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:57

Mabes Polri Segera Tinjau Lokasi SPN

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara menargetkan rencana pembangunan Sekolah Polisi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:54

Makan Kerupuk Bersama Sepanjang 750 Meter

MEMERIAHKAN - Masyarakat RT 53 Gang Kumis, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Tanjung Selor memeriakan Hari…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:19

Pendapatan Berkurang, Terpikir Jadi Nelayan

TANJUNG SELOR – Para motoris tambangan perahu yang menghubungkan Tanjung Palas dan Tanjung Selor…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:06

12 Kg Sabu-Sabu Diamankan lewat Nunukan

TANJUNG SELOR - Kepolisian bersama Bea Cukai Nunukan, sejak awal Agustus ini disibukkan dengan pengungkapan…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:02

Sanksi Bisa Pengurangan Insentif

GUBERNUR Kaltara Irianto Lambrie menanggapi terkait razia yang menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Jumat, 17 Agustus 2018 15:00

Anti KKN, Mulai dari Pelayanan Kesehatan

TARAKAN - Kasus korupsi sedang marak terjadi saat ini. Oleh karena itu, upaya-upaya agar terbebas dari…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:52

Terima Permohonan Gugatan DCS

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Utara, telah menerima dua permohonan…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:04

Penertiban PKL Tunggu Instruksi Bupati

TANJUNG SELOR – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulungan akan melakukan penertipan pedagang…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:03

Waspada Bahan Kimia pada Makanan

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kaltim bersama Dinas Perindustrian Perdagangan…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:55

Lima Tenaga Kesahatan Teladan Wakili Kaltara

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara akan mengirimkan 5 orang terpilih sebagai tenaga kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .