MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 05 Januari 2018 13:37
Harga Rumput Laut Kembali Anjlok
MENUMPUK: Pembudidaya enggan menjual rumput laut karena harga saat ini anjlok.

PROKAL.CO, TARAKAN – Rumput laut kini menjadi salah satu komoditas andalan di Tarakan. Budidaya rumput laut banyak dilakukan oleh warga yang tinggal di pesisir pantai, terutama di Kelurahan Pantai Amal dan Juata Laut.

Namun, memasuki awal tahun, pembudidaya rumput laut di Tarakan diresahkan dengan penurunan harga. Kondisi ini sudah terjadi seminggu lamanya. Akibatnya, rumput laut mereka hanya tertahan di rumah, karena belum ada pembeli.

“Ada sudah satu minggu, tidak ada yang mau beli karena masalahnya tahun baru, tertutup gudang,” keluh Askar, warga RT 07 Kelurahan Pantai Amal, Kamis (4/12).

Informasi yang diperoleh Askar, rencananya hari ini para pengumpul baru menerima pembelian rumput laut. Itu pun kalau mereka jadi membuka pembelian. Jika tidak, maka akan rumput laut Askar terus menumpuk di rumahnya.

Namun, persoalan mendasar, beber Askar, karena harga rumput laut yang jatuh saat ini. Askar enggan menjual jika hanya dihargai Rp 14 ribu per kilogram. Padahal, harga standar Rp 18 ribu per kilogram. Jika dijual dengan harga murah, keuntungannya tidak sebanding dengan modal dan jerih payah yang sudah dilakukan.

Padahal, bulan lalu harga rumput lalu sempat melonjak hingga Rp 21 ribu per kilogram untuk kualitas bagus. “Sebenarnya ada yang mau beli, tapi murah. Rp 14 ribu saja. Maunya Rp 20 atau Rp 21 ribu,” lanjutnya.

Beruntung, rumput lautnya tidak mudah busuk. Apalagi jika kondisi siang hari disinari matahari sehingga Askar bisa menjemur setiap hari rumput lautnya. Karena semakin kering kondisi rumput laut akan membuatnya semakin tahan lama.

Salah satu pengumpul rumput laut, Rosnaini membenarkan sempat tidak dibukanya pembelian saat dua hari menjelang tutup tahun. Karena mengikuti atasannya. Namun, sejak awal tahun ia sudah membuka pembelian rumput laut. Tapi dengan harga yang memang murah. Menyesuaikan harga yang dipatok atasannya, yakni pemilik pabrik.

“Harga rumput laut sekarang Rp 15 ribu, itu pun yang bersih dan kering. Kalau standarnya Rp 14 ribu,” ujarnya.

Ia mengakui banyak pembudidaya yang enggan menjual rumput lautnya jika mengikuti harga saat ini. Pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak, karena mengikuti harga yang sudah di patok pabrik rumput laut.

“Kami hanya pengumpul saja, masih ada di atas kami. Barangkali atasan kami ada kerugian atau bagaimana, atau memang dari pusatnya segitu dikasih. Kami tidak tahu, cuma kami dipatok harga sekian,” bebernya.

Pemerintah Kota Tarakan sendiri sejauh ini belum mengambil tindakan terkait anjloknya harga rumput laut. Menurut Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Tarakan Wipraptono Soebagio, menyatakan pemerintah tidak punya kewenangan mengatur harga rumput laut. Yang bisa distabilkan hanya kebutuhan sembilan bahan pokok.

“Coba dibuka di peraturan Menteri Perdagangan. Itu komoditi apa saja yang bisa diatur oleh pemerintah, yang saya ingat hanya 9 bahan pokok,” ujarnya.

Yang bisa dilakukan pemerintah, lanjutnya, hanya memfasilitasi pembudidaya rumput laut dan pembeli dalam hal ini pengumpul hingga pabrik untuk bernegosiasi soal harga. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Rabu, 04 Juli 2018 18:43

Harga BBM Nonsubsidi Naik

TARAKAN – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk nonsubsidi mengalami kenaikan. Namun,…

Sabtu, 30 Juni 2018 01:30

Disdagkop Pastikan Stok Telur Kembali Aman

TARAKAN – Gejolak harga telur ayam yang naik drastis dalam beberapa hari disebabkan kekurangan…

Jumat, 29 Juni 2018 13:18

Stok Habis, Pedagang Telur Libur Jualan

TARAKAN - Meski libur Lebaran telah usai, namun pedagang telur di Pasar Tenguyun dan Pasar Gusher, Tarakan…

Selasa, 26 Juni 2018 14:41

Perputaran Uang Hampir Rp 600 M

TARAKAN – Perputaran uang di Kalimantan Utara selama Ramadan dan Lebaran Idulfitri tahun ini,…

Selasa, 26 Juni 2018 14:35

Kuota Dikurangi, Pekerja Terancam

TANJUNG SELOR - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun ini menetapkan kuota produksi…

Jumat, 22 Juni 2018 15:41

Lebaran Ketupat, Tambah Pemasukan Pedagang

TARAKAN - Perayaan Lebaran Ketupat membuat  pedagang di Tarakan kebanjiran pembeli. Tradisi yang…

Kamis, 21 Juni 2018 15:10

Harga Daging Sapi Berangsur Turun

TANJUNG SELOR – Pascalibur Lebaran, harga daging sapi di Pasar Induk Tanjung Selor berangsur turun…

Kamis, 14 Juni 2018 14:26

Perputaran Uang hingga Miliaran Rupiah

TARAKAN - Hari raya Idulfitri memberi dampak signifikan pada perputaran rupiah di Bumi Benuanta. Tingginya…

Kamis, 14 Juni 2018 14:20

Ekspor Kayu Capai USD 13,8 Juta

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop dan UKM) Kaltara…

Rabu, 13 Juni 2018 15:37

Lion Air Group Bantah Raup Keuntungan

TANJUNG SELOR – Tingginya permintaan pada arus mudik 2018, membuat harga tiket pesawat pun melambung.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .