MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 05 Januari 2018 13:33
Kadin Sarankan 30 Persen untuk Infrastruktur

Gubernur Sebut Tahun Lalu Lebih 50 Persen

Kilit Laing

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu atensi Pemprov Kalimantan Utara. Itu juga selaras dengan cita-cita perjuangan pembentukan provinsi ke-34 ini, selain mendekatkan rentang kendali pemerintahan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Utara Kilit Laing pun melihat pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan sudah berjalan. Bahkan,saat ini telah dibuka jalan menuju ke perbatasan yang sejak lama menjadi impian warga setempat. Meskipun belum sepenuhnya rampung.

Hanya saja, dirinya menganggap alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jembatan untuk membuka keterisolasian warga perbatasan maupun pedalaman masih kecil. Menurutnya, paling tidak alokasi anggaran khusus pembangunan jalan dan jembatan mencapai 30 persen dari total APBD.

“Karena pembangunan infrastruktur (jalan dan jembatan, Red) itu sangat penting. Infrastruktur merupakan kunci dari semua kepentingan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya kepada pewarta, Kamis (4/1).

Dikatakan, saat ini masih banyak daerah-daerah di pedalaman dan perbatasan yang masih minim pembangunan infrastruktur. Dia mencontohkan di Kabupaten Malinau. Di kabupaten yang memiliki wilayah paling luas di provinsi bungsu ini, kata Kilit Laing, sangat membutuhkan pembangunan jalan dan jembatan.

“Saya berbicara demikian karena saya orang Malinau. Jadi saya tahu kondisi di sana,” ungkapnya.

Namun, dia juga menyadari bahwa pemerintah daerah tidak mungkin bergerak sendiri membangun infrastruktur, karena harus pula mempertimbangkan sisi lain dan menyesuaikan kondisi keuangan daerah.

Untuk itu, kata dia, pemerintah pusat harus terlibat dan memberikan perhatian khusus pembangunan infrastruktur di Kalimantan Utara. Selain itu, dia juga menyarankan semua pihak, baik pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota menyuarakan ke pusat agar mendapatkan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur.

“Kami pun akan ikut membantu. Kami rencananya akan berkoordinasi dengan Kadin Pusat untuk menggelar dialog bersama Presiden mengangkat persoalan infrastruktur di Kaltara ini,” ujarnya.

“Karena pola pembangunan sekarang tidak hanya oleh pemerintah daerah. Tapi pusat pun harus memberi perhatian,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, di Kalimantan Utara ini ada tiga faktor yang mesti menjadi perhatian. Selain infrastruktur, yakni pemenuhan kebutuhan listrik. Untuk persoalan ini, lanjutnya, semua potensi harus dimanfaatkan agar kebutuhan listrik terpenuhi. Misal, kata dia, memanfaatkan potensi Sungai Kayan di Bulungan, Sungai Mentarang di Malinau dan Sungai Sembakung di Nunukan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga air.

Faktor lain yang harus menjadi perhatian Pemprov Kaltara yaitu sektor pertanian. Menurutnya, banyak masyarakat Kaltara yang menggantungkan hidup di sektor pertanian. Karena itu, dia menyarankan agar Pemprov Kaltara dapat mengalokasikan 10 persen anggaran dari APBD untuk sektor pertanian dalam arti luas. Ini juga sesuai cita-cita untuk mewujudkan Kaltara sebagai lumbung pangan.

Sementara itu, terkait saran Kadin Kaltara agar dialokasikan anggaran 30 persen dari APBD, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyatakan bahwa alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur telah melebihi 30 persen. Bahkan, dia menyebut antara 40 hingga 50 persen.

“Tahun lalu itu 50 persen lebih. Tapi infrastruktur itu kan bukan hanya jalan, jembatan, tapi juga untuk kesehatan, pendidikan,” ujarnya.

Di tahun ini pun, lanjutnya, porsi anggaran untuk infrastruktur dalam arti luas tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Bahkan, dirinya menyatakan melakukan rasionalisasi agar dapat menambah anggaran infrastruktur yang kurang, termasuk perkantoran dan melanjutkan program-program yang belum tuntas, dan perbaikan rumah orang miskin, perbaikan sanitasi lingkungan dan air bersih.

“Termasuk bantuan keuangan ke kabupaten/kota. Pada umumnya kan infrastruktur. Rata-rata satu tahun lebih dari Rp 100 miliar untuk bantuan keuangan kabupaten dan kota,” ujarnya. (fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:49

Bangkitkan Semangat Nasionalime di Tengah Keterbatasan

Lima tahun sudah sekolah tapal batas Darul Furqon hadir di Sebatik Tengah. Keberadaannya mampu memberikan…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:58

Bangun Laboratorium Uji Mutu

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (Disperindagkop…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:50

Bentuk Desa Tangguh Bencana

TANJUNG SELOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara mempunyai program membuat desa tangguh…

Jumat, 17 Agustus 2018 14:38

Gelar Upacara di Sekolah Tapal Batas

Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 14:45

Berkas Laka Speedboat Belum Lengkap

BERKAS kasus kecelakaan laut Speedboat Harapan Baru, belum sepenuhnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:46

Sempat Jual Sapi, Kini Punya Belasan Kapal LCT

Meraih kesuksesan pasti melalui proses. Begitupun yang dualami Jupri Budiman Pahit dan manis menjalani…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:43

Capaian Imunisasi MR 21,68 Persen

TANJUNG SELOR - Meski pemberian vaksin Measles Rubella (MR) masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:39

Sertifikasi Halal sambil Jalan

PRO dan kontra yang terjadi akibat vaksin imunisasi Measles Rubella (MR) menimbulkan keresahan bagi…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:51

Satu Kepala OPD Terjaring Razia Satpol PP

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar PNS maupun pegawai tidak tetap…

Selasa, 14 Agustus 2018 15:44

Rekrutmen CPNS Tunggu Kepastian Pusat

MASYARAKAT Tarakan masih harus bersabar untuk bisa mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .