MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 04 Januari 2018 13:37
Gandeng Investor Bangun Jembatan Bulan

Pemprov Sudah Bangun Koridor

Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TARAKAN - Terbaliknya speedboat Anugrah Express di Sungai Kayan, Bulungan pada Senin (1/1) pagi, dan menewaskan 8 penumpang, menambah catatan kelam transportasi di Kalimantan Utara.

Sebelumnya, tahun lalu, speedboat Rejeki Baru yang bertolak dari Tarakan menuju Tanjung Selor, Bulungan juga mengalami tragedi serupa yang mengakibatkan 10 penumpang meninggal dunia.

Percepatan pembangunan jembatan yang menghubungan daratan Kalimantan dengan Pulau Tarakan pun menjadi harapan banyak pihak. Dengan demikian, jalur transportasi yang menghubungkan Kabupaten Bulungan dengan Tarakan bisa dilalui juga lewat jalur darat.

Terkait hal itu, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie memberi sinyal untuk terus berupaya mewujudkan mimpi besar tersebut. Menggandeng investor menjadi solusi tepat saat ini agar jembatan tersebut segera terealisasi. Sebab, jika mengharapkan APBN akan lama terwujud.

“Insya Allah itu tim dari China Road and Bridge Corporation (CRBC)  akan datang tanggal 7 Januari ke sini (Kaltara). Kami akan mendiskusikan ulang. Karena kalau berharap dari APBN itu sulit. Kemungkinan peluangnya entah pinjaman lunak atau hibah dari negara lain,” kata Irianto kepada awak media, Rabu (3/1).

Namun, Irianto juga tidak memungkiri untuk merealisasikan impian ini bukan perkara mudah. Untuk perencanaan dan pematangan konsepnya saja membutuhkan waktu yang lama, karena harus berkoordinasi dengan Presiden dan Kementerian PUPR. Namun, langkah itu sudah dilakukan sejak dirinya menjadi penjabat gubernur.

Belum lagi jika dikaitkan dengan persoalan dana. Menurut Irianto, tentu butuh waktu untuk bisa mendapatkan investor yang siap mengucurkan anggaran. Sebagai gambaran, dia menyebutkan untuk pembangunan jembatan Bulungan-Tarakan membutuhkan Rp 10 triliun sampai Rp 15 triliun.

Ditegaskan Irianto, Pemprov Kaltara sebenarnya sangat serius mewujudkan mimpi itu. Buktinya, selain telah melakukan perencanaan, koordinasi ke pusat hingga mencari investor, pihaknya sudah memulai pembangunan jalan pendekat atau koridor ke lokasi jembatan di wilayah Bulungan.

“Sekarang secara bertahap sudah dibangun jalan terdekat. Artinya, di situ bisa dilihat dengan kemampuan kita terbatas, saya selaku gubernur dengan jajaran punya niat yang kuat. Seandainya kita punya uang yang cukup, sekarang juga kita bangun,” tuturnya. 

Masyarakat pun dimintanya untuk bersabar. Sebab, pembangunan jembatan Bulungan-Tarakan atau biasa disebut Jembatan Bulan diperkirakan butuh proses panjang. Ia mencontohkan, itu tidak berbeda dengan pembangunan jembatan yang menghubungkan Penajam dan Balikpapan yang dimulai perencanaan dan gagasannya sejak 1987. Ketika itu, dirinya masih menjabat salah satu kepala seksi di Bappeda Kaltim, dan baru dimulai sejak 2007.

Begitu juga dengan pembangunan Jembatan Suramadu di Jawa Timur. Menurut Irianto, itu pun butuh waktu hingga bertahun-tahun. Dimulai perencanaannya sejak era Presiden Soeharto, dan baru diresmikan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .