MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 03 Januari 2018 13:30
Dua Bocah Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
DUKA MENDALAM: Siti Nurhasanah (kanan) bersama ibunya, Siti Nurjenah ketika menceritakan sosok Muhammad Hildan atau Mukti kepada awak media, Selasa (2/1).

PROKAL.CO, TARAKAN – Duka tidak hanya dirasakan keluarga korban tragedi terbaliknya speedboat Anugrah Express. Tapi, juga keluarga dari dua anak yang hilang saat bermain di sekitar Pulau Kacia, Kabupaten Bulungan, Senin (1/1).

Ibu Muhammad Hildan alias Mukti (5), Siti Nurhasanah (43), dan neneknya, Siti Nurjenah (60), tak kuasa menahan tangis saat menerima kedatangan pelayat yang datang, Selasa (2/1).

Mukti ditemukan sudah tidak bernyawa bersama M Zulkifli (7) yang juga sepupunya. Zulkifli lebih dahulu ditemukan pada Senin (1/1) malam oleh ayahnya sendiri. Menyusul Mukti pada Selasa pagi oleh nelayan.

“Kalau yang sepupunya itu (Zulkifli) ditemukan di gusung. Kalau Mukti ditemukan ngambang tadi (kemarin) pagi. Itu pun yang temukan nelayan,” kata Siti Nurhasanah saat disambangi awak media.

Ia pun tidak pernah menduga anaknya akan meninggalkannya di usia muda. Sebelum ditemukan meninggal, Mukti dan Zulkifli memang pergi berenang di sekitar Pulau Kacia sekira pukul 10 pagi. Keduanya berada di pulau itu karena sedang berlibur. 

Menurut Nurhasanah, ketika berenang, ada beberapa anak lain. Namun, Mukti dan Zulkifli nekat berenang ke daerah yang lebih dalam. Sedangkan yang lain memilih di tempat yang dangkal.

Saat keduanya berenang di daerah yang dalam, diduga keduanya terbawa arus sehingga sulit untuk kembali ke daratan. Keduanya baru diketahui Nurhasanah terbawa arus setelah mendengar informasi warga.  

“Ada yang teriak. Bilangnya ada yang lemas di sana. Saya kan tidak tahu kalau anak saya ikut berenang juga. Jadi saya lari juga,” beber Nurhasanah.

Tidak hanya Nurhasanah, warga lain pun langsung menuju lokasi. Namun, tidak ditemukan. Hanya, satu anak saja yang selamat, tapi bukan Mukti dan Zulkifli. Warga langsung melaporkan peristiwa ini kepada petugas SAR. Hingga dilakukanlah pencarian pada hari itu juga. Namun, sampai Senin sore, Mukti dan Zulkifli belum juga ditemukan tim gabungan.

Tidak putus asa, keluarga korban bersama warga lainnya tetap melakukan pencarian pada malam hari. Didapatlah pertama kali Zulkifli oleh ayahnya, tidak jauh dari lokasi berenang di daerah gusung. Sedangkan Mukti baru ditemukan pagi hari dengan kondisi sebelah matanya yang sudah tidak ada, bibirnya sedikit hancur dan badan agak lecet.

Nurhasanah pun tak kuasa menahan tangis mengenang anak bungsu dari dua bersaudara. Sebab, ia berencana menyekolahkan anaknya tahun depan. Namun, belum mewujudkan keinginan itu, anaknya meninggal dunia.

Tidak hanya Nurhasanah, neneknya, Nurjenah, juga tak kuasa menahan tangis jika mengingat sosok cucunya. Sebab, ia mengaku sangat dekat dengan Mukti tersebut. “Dia bilang, sayang aku sama nenek sama kai, seribu kali sayang. Dia suka bilang begitu sama neneknya,” tutur Nurjenah sambil menangis mengingat perkataan cucunya yang tak bisa ia lupakan. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 15:25

Dua Transfer Depo Rusak Berat

TARAKAN – Keberadaan transfer depo menjadi salah satu infrastruktur penunjang suksesnya program…

Senin, 22 Oktober 2018 14:42

Akan Tindak Pelajar Bolos

TARAKAN – Pelajar yang  berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar dan masih mengenakan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:07

Dana Kelurahan Jadi Kabar Baik

TARAKAN – Wali kota terpilih, Khairul menyambut baik rencana pemerintah pusat menggelontorkan…

Minggu, 21 Oktober 2018 14:15

Dorong OPD Proaktif

SISTEM Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:26

LUMAYAN GEDE..!! Segini Nih Perkiraan UMK Kota Tarakan

TARAKAN – Inflasi dan pertumbuhan ekonomi menjadi rujukan dalam penentuan upah minimum. Itu sesuai…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:56

Rekrut Anak Perbatasan Jadi Prajurit TNI

TANJUNG SELOR – Anak-anak yang berasal dari perbatasan, pedalaman maupun pulau terluar, mendapat…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:53

Kirab Pemuda Mampir di Kaltara

TARAKAN – Perjalanan Kirab Pemuda yang digagas Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun ini,…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:48

Keterampilan Jadi Kendala Pencaker

TARAKAN - Sulitnya mencari pekerjaan layak, tidak hanya disebabkan lowongan pekerjaan yang minim.…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:44

Temukan Pungli, Laporkan

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Sudjati meminta masyarakat dapat mengawasi kinerja organisasi…

Kamis, 18 Oktober 2018 14:20

Konverter Kit Belum Ada Kejelasan

TARAKAN –  Janji Pemerintah Kota Tarakan mendistribusikan mesin kapal berbahan bakar gas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .