MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 03 Januari 2018 13:30
Dua Bocah Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
DUKA MENDALAM: Siti Nurhasanah (kanan) bersama ibunya, Siti Nurjenah ketika menceritakan sosok Muhammad Hildan atau Mukti kepada awak media, Selasa (2/1).

PROKAL.CO, TARAKAN – Duka tidak hanya dirasakan keluarga korban tragedi terbaliknya speedboat Anugrah Express. Tapi, juga keluarga dari dua anak yang hilang saat bermain di sekitar Pulau Kacia, Kabupaten Bulungan, Senin (1/1).

Ibu Muhammad Hildan alias Mukti (5), Siti Nurhasanah (43), dan neneknya, Siti Nurjenah (60), tak kuasa menahan tangis saat menerima kedatangan pelayat yang datang, Selasa (2/1).

Mukti ditemukan sudah tidak bernyawa bersama M Zulkifli (7) yang juga sepupunya. Zulkifli lebih dahulu ditemukan pada Senin (1/1) malam oleh ayahnya sendiri. Menyusul Mukti pada Selasa pagi oleh nelayan.

“Kalau yang sepupunya itu (Zulkifli) ditemukan di gusung. Kalau Mukti ditemukan ngambang tadi (kemarin) pagi. Itu pun yang temukan nelayan,” kata Siti Nurhasanah saat disambangi awak media.

Ia pun tidak pernah menduga anaknya akan meninggalkannya di usia muda. Sebelum ditemukan meninggal, Mukti dan Zulkifli memang pergi berenang di sekitar Pulau Kacia sekira pukul 10 pagi. Keduanya berada di pulau itu karena sedang berlibur. 

Menurut Nurhasanah, ketika berenang, ada beberapa anak lain. Namun, Mukti dan Zulkifli nekat berenang ke daerah yang lebih dalam. Sedangkan yang lain memilih di tempat yang dangkal.

Saat keduanya berenang di daerah yang dalam, diduga keduanya terbawa arus sehingga sulit untuk kembali ke daratan. Keduanya baru diketahui Nurhasanah terbawa arus setelah mendengar informasi warga.  

“Ada yang teriak. Bilangnya ada yang lemas di sana. Saya kan tidak tahu kalau anak saya ikut berenang juga. Jadi saya lari juga,” beber Nurhasanah.

Tidak hanya Nurhasanah, warga lain pun langsung menuju lokasi. Namun, tidak ditemukan. Hanya, satu anak saja yang selamat, tapi bukan Mukti dan Zulkifli. Warga langsung melaporkan peristiwa ini kepada petugas SAR. Hingga dilakukanlah pencarian pada hari itu juga. Namun, sampai Senin sore, Mukti dan Zulkifli belum juga ditemukan tim gabungan.

Tidak putus asa, keluarga korban bersama warga lainnya tetap melakukan pencarian pada malam hari. Didapatlah pertama kali Zulkifli oleh ayahnya, tidak jauh dari lokasi berenang di daerah gusung. Sedangkan Mukti baru ditemukan pagi hari dengan kondisi sebelah matanya yang sudah tidak ada, bibirnya sedikit hancur dan badan agak lecet.

Nurhasanah pun tak kuasa menahan tangis mengenang anak bungsu dari dua bersaudara. Sebab, ia berencana menyekolahkan anaknya tahun depan. Namun, belum mewujudkan keinginan itu, anaknya meninggal dunia.

Tidak hanya Nurhasanah, neneknya, Nurjenah, juga tak kuasa menahan tangis jika mengingat sosok cucunya. Sebab, ia mengaku sangat dekat dengan Mukti tersebut. “Dia bilang, sayang aku sama nenek sama kai, seribu kali sayang. Dia suka bilang begitu sama neneknya,” tutur Nurjenah sambil menangis mengingat perkataan cucunya yang tak bisa ia lupakan. (mrs/fen) 


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:36

Penyangga Rapuh, Rumah Ambruk

TARAKAN – Warga Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara dikagetkan dengan ambruknya rumah…

Jumat, 19 Januari 2018 11:31

Kapal Pengangkut Barang Kandas, KSOP Turunkan Tim ke KTT

TARAKAN – Musibah pelayaran kembali terjadi di Kaltara. Kapal pengangkut barang, Bintang Timur…

Jumat, 19 Januari 2018 11:26

Barang Asal Tiongkok Diselundupkan ke Kaltara

TARAKAN – Posisi Kalimantan Utara yang berada di perbatasan dan menjadi salah satu pintu masuk…

Jumat, 19 Januari 2018 11:23

Badrun Mulai Cuti 1 Februari

TANJUNG SELOR – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Badrun menyatakan mulai cuti 1 Februari…

Kamis, 18 Januari 2018 12:07

Lupa Jalan Pulang, Kesasar di Hutan

TARAKAN – Pria berusia lanjut bernama Haris (70), sempat dikabarkan hilang. Warga RT 3 Kelurahan…

Kamis, 18 Januari 2018 12:04

Warga Kembali Temukan Mortir Aktif, Daya Ledak hingga 1 Kilometer

TARAKAN – Mortir peninggalan Perang Dunia II satu per satu ditemukan di Tarakan. Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 11:55

Sabu Lebih 1 Kg Gagal ke Sulsel

TARAKAN – Penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu melalui wilayah Kalimantan Utara masih saja terjadi,…

Kamis, 18 Januari 2018 11:40

Bakal Calon Pilwali Penuhi Syarat Kesehatan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan memastikan seluruh bakal calon (balon) yang akan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:07

Santun Tuntut Pemberhentian Komisioner KPU

TARAKAN – Sabirin Sanyong membuktikan ucapannya untuk memperkarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 16 Januari 2018 12:20

Sering Mengamuk dan Meresahkan

TARAKAN – Pria berinisial Sa diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan, Senin (15/1),…

Terancam Dinonaktifkan, Bupati Cantik Siap Bertanggung Jawab

Sering Mengamuk dan Meresahkan

Pelaku Narkoba Melawan, Tembak di Tempat

JPO Jadi Tempat Berfoto

Konflik DPP Hanura Tak Pengaruhi KPU

Lupa Jalan Pulang, Kesasar di Hutan

Santun Tuntut Pemberhentian Komisioner KPU

MAF Pilih Skema Bermitra

Jawab Ratusan Pertanyaan, Khairul Terkendala Waktu, Badrun Ngaku Sudah Biasa

KPU Siap Ladeni Gugatan Sabirin
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .