MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 03 Januari 2018 13:29
Data Penumpang Tak Sinkron

PROKAL.CO, JUMLAH penumpang speedboat Anugrah Express yang terbalik di Sungai Kayan, Bulungan, tidak sinkron. Data di manifest berbeda dengan laporan yang diterima Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Tanjung Selor.

Jumlah penumpang di manifest sebanyak 48 orang. Terdiri dari 43 penumpang dewasa dan 5 penumpang anak-anak. Belum termasuk nakhoda dan anak buah kapal (ABK) ada 2 orang. Sehingga, total keseluruhan yang berada di speedboat Anugrah Express sebanyak 51 orang.

Sementara, Bulungan Post mendapatkan data dari KUPP Kelas III Tanjung Selor keseluruhan mencapai 53 orang. Yakni, 50 penumpang dan 2 ABK, serta motoris.

Namun Kepala Pos Jaga Pelabuhan Kayan II Mulyono mengatakan, jumlah penumpang yang berangkat menggunakan speedboat Anugrah Express sudah sesuai manifest. Adanya dua nama yang tercatat di manifest, yakni Invent dan Muhammad Ridwan, dia menyebutkan merupakan satu penumpang.

“Setelah kami lakukan penelusuran terkait nama itu, ternyata merupakan satu orang. Muhammad Ridwan itu atas nama Al Habsyi,” ujarnya, Selasa (2/1).

Sedangkan adanya nama Invent tercantum di manifest, lanjut dia, merupakan sebutan atau alias. Sehingga, nama yang tercantum di manifest sudah sesuai dengan jumlah penumpang sebanyak 48 orang.

“Tinggal satu penumpang yang hingga kini belum ditemukan atas nama Muhammad Fikri,” ujarnya.

Dia juga mengaku untuk memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas, dirinya sudah melakukan pengecekan sebelum speedboat berangkat. Selain itu, dia menegaskan jumlah penumpang dan keberangkatan setiap armada speedboat sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Kami berangkatkan speedboat pun sesuai manifest yang ada,” akunya.

Mulyono menegaskan, bagi setiap armada yang sudah berangkat dari pelabuhan tidak diperkenankan untuk mengambil penumpang atau singgah. Baik itu saat di Tanjung Palas atau Salimbatu. Apabila hal itu dilakukan dan terjadi kecelakaan yang tak diinginkan, maka menjadi tanggung jawab nakhoda. Karena penumpang yang dibawa itu sudah di luar manifest.

Musibah kecelakaan speedboat yang terjadi, mendapat perhatian dari Ombudsman RI Perwakilan Kaltara. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kaltara Ibramsyah Amiruddin mengatakan, pemeriksaan tiket perlu diawasi agar tidak terdapat dua nama di manifest. Padahal, nama penumpang itu merupakan satu orang yang sama.

Meskipun hanya satu nama yang masuk manifest. Tapi pada kenyataan ada nama lain yang masuk manifest. “Penjual tiket pun harus mengecek nama-nama penumpang sehingga sesuai dengan manifest,” ujarnya.

Terkait masih adanya speedboat yang singgah setelah meninggalkan Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor untuk mengambil penumpang. Dia menyarankan agar calon penumpang bisa menghubungi penjual tiket untuk keberangkatan sehingga nama masuk manifest. Karena bila terjadi sesuatu yang tak diinginkan maka jadi tanggung jawab nakhoda.

Adanya musibah speedboat terbalik ini, Ombudsman mengambil langkah untuk meminta penjelasan resmi dari KSOP dan kepolisian terkait kronologisnya. Apabila ditemukan maladministrasi dalam musibah ini, maka akan diberikan pembinaan. (uno/fen)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 13:10

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu mulai menggulirkan program tol udara…

Rabu, 17 Januari 2018 12:57

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

TARAKAN – Meski diduga karena faktor cuaca, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Rabu, 17 Januari 2018 12:54

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

TANJUNG SELOR – Kondisi jalan di Kaltara perlu diamankan dari ancaman kerusakan akibat banyaknya…

Selasa, 16 Januari 2018 11:00

Penumpang Minsen Nyaris Jadi Korban

TARAKAN – Penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dibuat heboh dengan peristiwa yang terjadi…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Daya PLN Bertambah 3 MW

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Pembentukan Tim N219 Tunggu Arahan Gubernur
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .