MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 03 Januari 2018 13:21
Perubahan Nomenklatur Bisa Dirundingkan

Soal Pengeloaan Lapangan Migas

Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie tidak terlalu mempermasalahkan perubahan nomenklatur pengelolaan blok migas, yang seharusnya Blok Nunukan menjadi Blok Bengara I dan wilayah kerja Sei Menggaris.

Karena menurutnya, perubahan tersebut tidak terlalu prinsip dan masih bisa dirundingkan dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas atau SKK Migas. Lalu, Pemprov Kaltara bisa menugaskan BUMD lain untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan migas melalui participating interest (PI) 10 persen.

“Sama seperti di Kaltim, kan belum ada BUMD khusus yang menerima (ikut mengelola, Red) Blok Mahakam,” ujarnya, Selasa (2/1).

Dia juga menegaskan, yang paling penting sekarang adalah membentuk BUMD terlebih dahulu. Yakni, PT Migas Kaltara Jaya untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan migas sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 Persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi.

“Jadi ndak usah berpikir rumit. Yang penting tekad kita membentuk BUMD untuk menambah pendapatan asli daerah,” ujar Irianto.

“Kalau ada hambatan kita perbaiki,” sambungnya.

Dia juga mengatakan, untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan atau blok migas tidak sebentar. Prosesnya membutuhkan waktu yang panjang. Dicontohkannya keterlibatan Pemprov Kaltim dalam pengelolaan Blok Mahakam.

Kalaupun BUMD khusus untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan migas belum terbentuk, lanjutnya, Pemprov Kaltara tetap bisa terlibat jika Pertamina yang mengambil alih seperti skema pengelolaan Blok Mahakam.

“Kalau ndak, kita harus setor uang. Mampu ndak kita? Kalau ndak, kita ndak bisa (ikut mengelola lapangan migas). Karena itu bisnis,” tegasnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Kaltara Andi Zakaria mengatakan, di draf Raperda PT Migas Kaltara Jaya memuat rencana keikutsertaan pengelolaan wilayah kerja (WK) Blok Nunukan di Kabupaten Bulungan. Tapi, justru pada tahap finalisasi berubah nomenklatur menjadi pengelolaan WK Bengara I dan WK Sei Menggaris.

“Saat pembahasan berjalan, draf yang diajukan oleh Pemprov ada kesalahan wilayah kerja. Itu pun baru kami tahu di ending,” ujarnya, pekan lalu.

Dia juga mengatakan, participating interest (PI) 10 persen dari PT Pertamina Hulu Energi Company (PHENC) sebagai pihak kontraktor, baru diajukan Pemprov Kaltara setelah melewati masa yang sudah ditentukan, yakni satu tahun. Karena PI 10 persen sudah disampaikan PT PHENCH pada 4 Februari 2016.

Artinya, kata dia, paling lambat 4 Februrari 2017 seharusnya Pemprov Kaltara sudah bisa menyatakan kesiapan terkait pengelolaan Blok Nunukan sesuai tawaran dari PT PHENCH. Akan tetapi, pada kenyataannya draf Raperda PT Migas Kaltara Jaya baru diajukan ke DPRD Kaltara pada Juli 2017.

“Jadi sudah melebihi batas waktu satu tahun, draf Raperda PT Migas Kaltara Jaya yang diajukan Pemprov sudah kedaluwarsa,” ujarnya. (fen) 


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 11:56

Distributor Pupuk Masih Kurang

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi…

Senin, 15 Januari 2018 11:45

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

TANJUNG SELOR – Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos)…

Senin, 15 Januari 2018 11:38

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

TARAKAN – Dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi dua kali kenaikan harga beras di Tarakan.…

Minggu, 14 Januari 2018 13:40

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

TANJUNG SELOR – Alokasi dana desa dari pemerintah setiap tahunnya selalu meningkat. Di Kaltara…

Minggu, 14 Januari 2018 13:35

Harga Cabai Naik

TANJUNG SELOR - Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional awal bulan ini mengalami penurunan. Berdasarkan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:33

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

TANJUNG SELOR – Skema [enyaluran dana desa yang sebelumnya dibagi dalam dua tahap, mulai tahun…

Rabu, 10 Januari 2018 11:35

Kementan Lirik Potensi Kaltara

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi target dari Kementerian…

Selasa, 09 Januari 2018 12:32

Ekspor Kepiting Bertelur Naik 20 Persen

TARAKAN – Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tarakan mencatat adanya peningkatan ekspor kepiting…

Minggu, 07 Januari 2018 15:18

Stok Beras Aman hingga 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Persediaan beras Bulog di Kabupaten Bulungan aman hingga 4 bulan kedepan. Saat…

Minggu, 07 Januari 2018 15:15

Produk Lokal Belum Digarap Maksimal

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki berbagai produk yang saat ini belum digarap maksimal.…

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

Harga Cabai Naik

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

HET Beras Dicuekin Pedagang

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

Distributor Pupuk Masih Kurang

Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

Sektor Pertambangan Masih Jadi Andalan

Tarakan Jadi Pilot Project Gerakan Non Tunai
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .