MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 03 Januari 2018 13:21
Perubahan Nomenklatur Bisa Dirundingkan

Soal Pengeloaan Lapangan Migas

Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie tidak terlalu mempermasalahkan perubahan nomenklatur pengelolaan blok migas, yang seharusnya Blok Nunukan menjadi Blok Bengara I dan wilayah kerja Sei Menggaris.

Karena menurutnya, perubahan tersebut tidak terlalu prinsip dan masih bisa dirundingkan dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas atau SKK Migas. Lalu, Pemprov Kaltara bisa menugaskan BUMD lain untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan migas melalui participating interest (PI) 10 persen.

“Sama seperti di Kaltim, kan belum ada BUMD khusus yang menerima (ikut mengelola, Red) Blok Mahakam,” ujarnya, Selasa (2/1).

Dia juga menegaskan, yang paling penting sekarang adalah membentuk BUMD terlebih dahulu. Yakni, PT Migas Kaltara Jaya untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan migas sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 Persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi.

“Jadi ndak usah berpikir rumit. Yang penting tekad kita membentuk BUMD untuk menambah pendapatan asli daerah,” ujar Irianto.

“Kalau ada hambatan kita perbaiki,” sambungnya.

Dia juga mengatakan, untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan atau blok migas tidak sebentar. Prosesnya membutuhkan waktu yang panjang. Dicontohkannya keterlibatan Pemprov Kaltim dalam pengelolaan Blok Mahakam.

Kalaupun BUMD khusus untuk terlibat dalam pengelolaan lapangan migas belum terbentuk, lanjutnya, Pemprov Kaltara tetap bisa terlibat jika Pertamina yang mengambil alih seperti skema pengelolaan Blok Mahakam.

“Kalau ndak, kita harus setor uang. Mampu ndak kita? Kalau ndak, kita ndak bisa (ikut mengelola lapangan migas). Karena itu bisnis,” tegasnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Kaltara Andi Zakaria mengatakan, di draf Raperda PT Migas Kaltara Jaya memuat rencana keikutsertaan pengelolaan wilayah kerja (WK) Blok Nunukan di Kabupaten Bulungan. Tapi, justru pada tahap finalisasi berubah nomenklatur menjadi pengelolaan WK Bengara I dan WK Sei Menggaris.

“Saat pembahasan berjalan, draf yang diajukan oleh Pemprov ada kesalahan wilayah kerja. Itu pun baru kami tahu di ending,” ujarnya, pekan lalu.

Dia juga mengatakan, participating interest (PI) 10 persen dari PT Pertamina Hulu Energi Company (PHENC) sebagai pihak kontraktor, baru diajukan Pemprov Kaltara setelah melewati masa yang sudah ditentukan, yakni satu tahun. Karena PI 10 persen sudah disampaikan PT PHENCH pada 4 Februari 2016.

Artinya, kata dia, paling lambat 4 Februrari 2017 seharusnya Pemprov Kaltara sudah bisa menyatakan kesiapan terkait pengelolaan Blok Nunukan sesuai tawaran dari PT PHENCH. Akan tetapi, pada kenyataannya draf Raperda PT Migas Kaltara Jaya baru diajukan ke DPRD Kaltara pada Juli 2017.

“Jadi sudah melebihi batas waktu satu tahun, draf Raperda PT Migas Kaltara Jaya yang diajukan Pemprov sudah kedaluwarsa,” ujarnya. (fen) 


BACA JUGA

Rabu, 04 Juli 2018 18:44

Tak Memengaruhi Daya Beli Masyarakat

KENAIKAN harga BBM nonsubsidi sejatinya dikarenakan oleh meroketnya harga minyak dunia yang rata-rata…

Rabu, 04 Juli 2018 18:43

Harga BBM Nonsubsidi Naik

TARAKAN – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk nonsubsidi mengalami kenaikan. Namun,…

Sabtu, 30 Juni 2018 01:30

Disdagkop Pastikan Stok Telur Kembali Aman

TARAKAN – Gejolak harga telur ayam yang naik drastis dalam beberapa hari disebabkan kekurangan…

Jumat, 29 Juni 2018 13:18

Stok Habis, Pedagang Telur Libur Jualan

TARAKAN - Meski libur Lebaran telah usai, namun pedagang telur di Pasar Tenguyun dan Pasar Gusher, Tarakan…

Selasa, 26 Juni 2018 14:41

Perputaran Uang Hampir Rp 600 M

TARAKAN – Perputaran uang di Kalimantan Utara selama Ramadan dan Lebaran Idulfitri tahun ini,…

Selasa, 26 Juni 2018 14:35

Kuota Dikurangi, Pekerja Terancam

TANJUNG SELOR - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun ini menetapkan kuota produksi…

Jumat, 22 Juni 2018 15:41

Lebaran Ketupat, Tambah Pemasukan Pedagang

TARAKAN - Perayaan Lebaran Ketupat membuat  pedagang di Tarakan kebanjiran pembeli. Tradisi yang…

Kamis, 21 Juni 2018 15:10

Harga Daging Sapi Berangsur Turun

TANJUNG SELOR – Pascalibur Lebaran, harga daging sapi di Pasar Induk Tanjung Selor berangsur turun…

Kamis, 14 Juni 2018 14:26

Perputaran Uang hingga Miliaran Rupiah

TARAKAN - Hari raya Idulfitri memberi dampak signifikan pada perputaran rupiah di Bumi Benuanta. Tingginya…

Kamis, 14 Juni 2018 14:20

Ekspor Kayu Capai USD 13,8 Juta

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop dan UKM) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .