MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Jumat, 29 Desember 2017 11:55
Akhirnya, Tunggakan Insentif Honorer Cair
NIKMATI INSENTIF: Jumiatin dan tenaga pendidik lainnya kini tersenyum karena telah menerima insentif dari Pemkot Tarakan.

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah menanti cukup lama, bahkan sempat merencanakan aksi demo ke Pemkot Tarakan untuk menuntut pembayaran insentif, para guru honorer baik PAUD, TK, SD hingga SMP, akhirnya menikmati jerih payah mereka.

Berdasarkan keterangan sejumlah guru, insentif yang dicairkan sebanyak 7 bulan kerja, baik tunggakan tahun lalu maupun 2017. Insentif tersebut sudah ditransfer ke setiap guru melalui sekolah sejak Rabu (27/12).

“Untuk tahun kemarin 3 bulan dan sudah cair. Dan tahun ini 4 bulan, jadi 7 bulan,” jelas Jumiatin, guru honor di SD Yaditra Intraca, Kelurahan Juata Permai. 

Dari insentif yang dibayarkan, Jumiatin menerima Rp 4,9 juta. Karena setiap bulan ia mendapatkan honor Rp 700 ribu. Wanita yang mengaku telah 10 tahun menjadi tenaga pendidik ini pun merasa bersyukur karena insentif tersebut sangat berguna bagi dia dan keluarganya. 

Rencananya, insentif tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama membayar utang-utang yang sudah menumpuk.

“Ya senanglah mas, bisa melunasi utang. Apalagi kebutuhan anak-anak,” tutur wanita berusia 47 tahun ini. 

Jumiatin berharap hal seperti ini tidak terulang lagi di tahun-tahun berikutnya. Karena itu, ia meminta Pemkot Tarakan dapat memenuhi hak-hak para guru honor. Sebab, hanya insentif yang mereka andalkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Hal senada juga diungkapkan Nia, salah seorang guru honor di Tarakan. Seperti Jumiatin, Nia juga menerima Rp 4,9 juta dari tujuh bulan insentif yang tertunggak. Nia pun berharap Pemkot dapat terus memperhatikan kesejahteraan guru honorer. 

“Pokoknya yang terbaiklah untuk guru PTK honor kota Tarakan,” Harapnya.

Sebenarnya, tidak hanya guru honorer yang menerima, tenaga kependidikan seperti yang bekerja di bagian tata usaha (TU), juga mendapatkan insentif. Hanya saja, untuk pegawai tenaga kependidikan, honor yang diterima lebih kecil dari guru honorer, yakni Rp 500 ribu per bulan. Sehingga jika insentif yang diterima keseluruhan sebesar Rp 3,5 juta.  

“Sudah cair semua. Hari ini (kamarin,red.) hanya ucapan terimakasih saja,” kata Wahab, pegawai TU SMP Negeri 2 Tarakan.    

Menurut Koordinator Forum PTK Tarakan, Rahmat Hidayat, ada 1.753 lebih guru honorer dan tenaga kependidikan baik yang bekerja di sekolah negeri maupun swasta, yang dibayarkan insentifnya.

“Alhamdulillah, kami terimakasih kepada Wali Kota dan Sekda,” kata Rahmat Hidayat kepada awak media.

Ia mengaku baru tahun ini dan tiga bulan terakhir pada tahun lalu yang mengalami keterlambatan dalam pembayaran. Sebelumnya, ia dan rekan-rekannya selalu menerima tepat waktu dirapel per tiga bulan.

Rahmat pun senang karena berdasarkan arahan dari Wali Kota Tarakan yang ia dengar langsung, Pemerintah Kota tetap menjamin akan memberikan insentif tahun depan. Bahkan sudah dianggarkan di APBD 2018.

Di pihak pemerintah, kata Wali Kota Tarakan Sofian Raga, pihaknya tidak pernah berniat menunda pencairan insentif PTK. Buktinya, tahun-tahun sebelumnya lancar terbayarkan tepat waktu. Namun, kondisi keuangan yang dialami Pemkot Tarakan tahun ini memaksa menunda pencairan insentif. 

Di sisi lain, Pemkot Tarakan juga memiliki sejumlah program kerja yang menjadi prioritas masyarakat dan harus direalisasikan. Namun, pihaknya tidak lantas menganggap insentif guru honorer bukan prioritas. Buktinya, saat ini sudah direalisasikan semua. 

“Niat kami memang tidak seperti itu, kami maunya on time. Tapi ini tentu jadi bahan evaluasi kita bersama. Saya terimakasih juga para PTK atas kesabarannya dan sudah kami realisasikan,” tutur Sofian.

Ia menjamin telah menyiapkan anggaran untuk insentif PTK tahun depan. Jika tidak ada kendala seperti tahun ini, Pemkot Tarakan berupaya membayar tepat waktu. Namun, Sofian tidak mengetahui persis berapa jumlah anggaran yang disiapkan untuk insentif PTK.

Tidak hanya insentif, Pemkot Tarakan juga akan mengikutsertakan PTK dalam peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan mulai tahun depan, sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pegawai honorer.

“Saya sudah minta Sekretaris Daerah supaya diperhatikan semuanya. Jadi bukan hanya insentif, tapi juga bantuan operasional sekolah dan lain-lain, semuanya diurus,” katanya.(mrs/asa)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:33

Internet Putus Gara-Gara Longsor

TARAKAN – Jaringan internet lagi-lagi dikeluhkan warga Kalimantan Utara sejak beberapa hari terakhir.…

Senin, 19 Februari 2018 11:05

Paslon Komitmen Hindari Perselisihan

TARAKAN – Setelah mengikuti deklarasi tolak money politic dan politisasi SARA pada Rabu (14/2)…

Senin, 19 Februari 2018 10:58

Dua Kadis Acungkan Salam Khas Paslon

TARAKAN – Tahapan kampanye Pilkada Tarakan yang baru dimulai 15 Februari lalu, dihebohkan dengan…

Minggu, 18 Februari 2018 14:04

Desak Pusat Realisasikan DOB Apau Kayan

TANJUNG SELOR – Salah satu usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Kalimantan Utara adalah…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:03

Warga Filipina Diproses Imigrasi

TARAKAN – Lima nelayan asal Filipina yang berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing selama…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:01

Belum Temukan Pelanggaran

TAHAPAN Pilkada Tarakan telah memasuki masa kampanye sejak Kamis (15/2). Di hari pertama kampanye itu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:58

BPK Ingatkan soal Utang Proyek

TARAKAN – Persoalan utang, tidak luput dari perhatian Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan…

Jumat, 16 Februari 2018 12:58

Target Tarakan Bebas Sampah

TARAKAN – Dalam rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari, Kepala Dinas…

Kamis, 15 Februari 2018 13:06

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

TARAKAN - Peraturan daerah (Perda) yang dikeluarkan Pemkot Tarakan tentang kenaikan tarif parkir telah…

Kamis, 15 Februari 2018 12:57

Arief Diberi Tugas Awasi ASN

TARAKAN - Mulai Kamis (15/2), Khaeruddin Arief Hidayat akan memulai tugas perdananya sebagai Pelaksana…

UMI: Nomor Satu Mudah Diingat

Warna-Warni Kampung Pelangi di Pesisir Tarakan

Sanksi Pemecatan untuk Oknum Petugas Avsec

BPK Ingatkan soal Utang Proyek

Belum Temukan Pelanggaran

Kenaikan Tarif Parkir Kendaraan Hanya untuk Fasilitas Pemerintah

Desak Pusat Realisasikan DOB Apau Kayan

Warga Filipina Diproses Imigrasi

Arief Diberi Tugas Awasi ASN

Nomor 3 Dianggap Berkah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .