MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 28 Desember 2017 16:05
Tambak Berpotensi Budidaya Rumput Laut
INOVASI: Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie (tengah) meninjau budidaya rumput laut di tambak percontohan Dinas Perikanan Palopo, Rabu (27/12).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Areal tambak di Kalimantan Utara yang cukup luas, memiliki potensi baru selain budidaya udang dan ikan bandeng. Yakni, budidaya rumput laut seperti yang telah dilakukan petambak di Palopo, Sulawesi Selatan.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara Amir Bakrie yang menyempatkan diri meninjau budidaya rumput laut di dalam tambak percontohan Dinas Perikanan Palopo saat mendampingi Gubernur Irianto Lambrie menghadiri undangan di Tana Toraja, Rabu (27/12), budidaya yang dilakukan telah berhasil.

“Hasilnya bisa mencapai 2,5 ton per hektare,” sebutnya.

Budidaya dengan nama grasilaria ini, lanjutnya, bisa menjadi contoh bagi petambak di provinsi ke-34 ini. Pasalnya, Kalimantan Utara memiliki areal tambak yang luas.

“Banyak juga yang tambaknya cuma ditinggalkan. Itu bisa dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut,” ujarnya.

Dia yakin jika budidaya rumput laut itu juga dilakukan pemilik tambak di Kalimantan Utara, maka ke depannya pun produksi rumput laut dari provinsi bungsu ini bisa lebih meningkat.

“Memang harga jualnya (budidaya di dalam tambak, Red) lebih murah daripada yang budidaya di laut (cotoni). Tapi dengan cara (grasilaria, Red) itu, tapi tidak perlu perawatan,” ujarnya.

Untuk memulai budidaya dengan cara grasilaria, dia menjelaskan, petambak hanya butuh memberi pupuk urea yang dalam per hektare tambak sebanyak 100 kilogram, sebelum bibit rumput laut ditebar.

“Setelah itu, tidak ada perawatan. Nanti bibit rumput laut itu berkembang sendiri,” ujarnya.

“Budidayanya pun bisa bersamaan dengan udang dan bandeng. Apalagi rumput laut itu bisa jadi makanan bandeng,” tambahnya.

Untuk merangsang para petambak ikut membudidaya rumput laut, pihaknya berencana mengadakan bibit rumput laut untuk dibagikan ke petambak. “Kami usahakan di perubahan 2018. Tapi kalau bisa di (APBD, Red) murni, akan kami laksanakan,” ujarnya. (fen)


BACA JUGA

Jumat, 13 April 2018 14:25

Realisasi PBB Masih Minim

TANJUNG SELOR – Realisasinya pajak bumi dan bangunan di triwulan I tahun ini yaitu Rp 109.116.168…

Jumat, 13 April 2018 14:16

BI Klaim Rupiah Beredar hingga Pelosok

TARAKAN – Kalimantan Utara dipilih sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi pilot…

Jumat, 13 April 2018 13:52

Ekspor-Impor Februari Merosot

TANJUNG SELOR – Ekspor dan impor di Kalimantan Utara pada Februari 2018 mencatatkan penurunan.…

Jumat, 13 April 2018 13:47

Kaltara Dapat Dividen Rp 29 M

TANJUNG SELOR – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim dan Kaltara (Bankaltimtara) berhasil menjaga…

Kamis, 12 April 2018 13:51

OJK Awasi Ketat Kinerja BPR

TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong…

Kamis, 12 April 2018 13:47

Kejar Target PBB

POTENSI pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kota Tarakan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam setahun…

Kamis, 12 April 2018 13:32

Tiongkok Kurangi Impor, HBA Turun

TANJUNG SELOR – Setelah terus mengalami kenaikan sejak tahun lalu, harga batu bara acuan (HBA)…

Rabu, 11 April 2018 11:30

WAH GAWAT !!! Pangkalan ‘Timbun’ Elpiji 3 Kg

TARAKAN – Keluhan warga terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari belakangan, ditindaklanjuti…

Selasa, 10 April 2018 11:59

Jumlah Pengusaha Lokal Tergerus

TARAKAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melihat adanya persaingan usaha yang tidak sehat…

Selasa, 10 April 2018 11:15

Elpiji 3 Kg Langka Lagi

TARAKAN – Elpiji 3 kg masih menjadi pilihan banyak warga Tarakan, meski di Bumi Paguntaka –sebutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .