MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 28 Desember 2017 16:05
Tambak Berpotensi Budidaya Rumput Laut
INOVASI: Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie (tengah) meninjau budidaya rumput laut di tambak percontohan Dinas Perikanan Palopo, Rabu (27/12).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Areal tambak di Kalimantan Utara yang cukup luas, memiliki potensi baru selain budidaya udang dan ikan bandeng. Yakni, budidaya rumput laut seperti yang telah dilakukan petambak di Palopo, Sulawesi Selatan.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltara Amir Bakrie yang menyempatkan diri meninjau budidaya rumput laut di dalam tambak percontohan Dinas Perikanan Palopo saat mendampingi Gubernur Irianto Lambrie menghadiri undangan di Tana Toraja, Rabu (27/12), budidaya yang dilakukan telah berhasil.

“Hasilnya bisa mencapai 2,5 ton per hektare,” sebutnya.

Budidaya dengan nama grasilaria ini, lanjutnya, bisa menjadi contoh bagi petambak di provinsi ke-34 ini. Pasalnya, Kalimantan Utara memiliki areal tambak yang luas.

“Banyak juga yang tambaknya cuma ditinggalkan. Itu bisa dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut,” ujarnya.

Dia yakin jika budidaya rumput laut itu juga dilakukan pemilik tambak di Kalimantan Utara, maka ke depannya pun produksi rumput laut dari provinsi bungsu ini bisa lebih meningkat.

“Memang harga jualnya (budidaya di dalam tambak, Red) lebih murah daripada yang budidaya di laut (cotoni). Tapi dengan cara (grasilaria, Red) itu, tapi tidak perlu perawatan,” ujarnya.

Untuk memulai budidaya dengan cara grasilaria, dia menjelaskan, petambak hanya butuh memberi pupuk urea yang dalam per hektare tambak sebanyak 100 kilogram, sebelum bibit rumput laut ditebar.

“Setelah itu, tidak ada perawatan. Nanti bibit rumput laut itu berkembang sendiri,” ujarnya.

“Budidayanya pun bisa bersamaan dengan udang dan bandeng. Apalagi rumput laut itu bisa jadi makanan bandeng,” tambahnya.

Untuk merangsang para petambak ikut membudidaya rumput laut, pihaknya berencana mengadakan bibit rumput laut untuk dibagikan ke petambak. “Kami usahakan di perubahan 2018. Tapi kalau bisa di (APBD, Red) murni, akan kami laksanakan,” ujarnya. (fen)


BACA JUGA

Minggu, 22 Juli 2018 11:06

Nihil Solusi soal Harga Udang

TURUNNYA harga udang secara drastis membuat para petani udang yang ada di Tarakan geram. Oleh karena…

Rabu, 04 Juli 2018 18:43

Harga BBM Nonsubsidi Naik

TARAKAN – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk nonsubsidi mengalami kenaikan. Namun,…

Sabtu, 30 Juni 2018 01:30

Disdagkop Pastikan Stok Telur Kembali Aman

TARAKAN – Gejolak harga telur ayam yang naik drastis dalam beberapa hari disebabkan kekurangan…

Jumat, 29 Juni 2018 13:18

Stok Habis, Pedagang Telur Libur Jualan

TARAKAN - Meski libur Lebaran telah usai, namun pedagang telur di Pasar Tenguyun dan Pasar Gusher, Tarakan…

Selasa, 26 Juni 2018 14:41

Perputaran Uang Hampir Rp 600 M

TARAKAN – Perputaran uang di Kalimantan Utara selama Ramadan dan Lebaran Idulfitri tahun ini,…

Selasa, 26 Juni 2018 14:35

Kuota Dikurangi, Pekerja Terancam

TANJUNG SELOR - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun ini menetapkan kuota produksi…

Jumat, 22 Juni 2018 15:41

Lebaran Ketupat, Tambah Pemasukan Pedagang

TARAKAN - Perayaan Lebaran Ketupat membuat  pedagang di Tarakan kebanjiran pembeli. Tradisi yang…

Kamis, 21 Juni 2018 15:10

Harga Daging Sapi Berangsur Turun

TANJUNG SELOR – Pascalibur Lebaran, harga daging sapi di Pasar Induk Tanjung Selor berangsur turun…

Kamis, 14 Juni 2018 14:26

Perputaran Uang hingga Miliaran Rupiah

TARAKAN - Hari raya Idulfitri memberi dampak signifikan pada perputaran rupiah di Bumi Benuanta. Tingginya…

Kamis, 14 Juni 2018 14:20

Ekspor Kayu Capai USD 13,8 Juta

DINAS Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diperindagkop dan UKM) Kaltara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .